Sepuluh Menit Bersama Tex Saverio

0
401

Karyanya begitu indah dan memukau. Tak heran para sosialita dunia sepakat menjadikan karya Tex Saverio sebagai adibusana indah yang layak dipamerkan.

Tex Saverio (kanan) bersama salah satu "Tale of Goddess" nya di Jakarta Fashion Week (jfw) 2014.
Tex Saverio bersama salah satu ‘Tale of Goddess’-nya di Jakarta Fashion Week 2014

teks[email protected]
foto @bayuHerdianto88 dan @ghewakary

[dropcap style=’square’]D[/dropcap]UNIA FASHION KINI MENGENALNYA sebagai The New Alexander McQueen, desainer dunia yang jenius dalam mengartikan keindahan wanita dalam sebuah gaun memukau.

Ya, Tex Saverio kini menjadi ikon baru rancangan yang Haute Couture di kota-kota fashion dunia. Para selebritas dan sosialita sekelas Jenifer Lawrance, Lady Gaga, Kim Kardashian menjadikan rancangan pria ramah ini sebagai pilihan utama kala mereka berada di red carpet ataupun pemotretan utama untuk majalah fashion internasional, seperti Harper’s Bazaar dan Elle [AS].

Lady Gaga gunakan karya Tex Saverio di sampul Majalah Harpers Bazaar lalu. (ist.tex Saverio)
Lady Gaga gunakan karya Tex Saverio di sampul Majalah Harper’s Bazaar  –courtesy of Tex Saverio

Perez Hilton adalah blogger fashion yang paling ditakuti para desainer dunia karena jarang memberikan pujian dan paling sering mengumbar kekurangan dalam setiap karya para fashion designer dunia. Namun pada Tex Saverio, Perez malah memberikan label sebagai fashion designer yang luar biasa. Ia pulalah yang memberikan label The New Alexander McQueen, desainer dunia yang dikenal dengan keahliannya membentuk sebuah karya luar biasa untuk gaun wanita.

Walau pengakuan dunia internasional telah didapatnya, namun hal ini tidak membuatnya besar kepala. Mantan anak sekolahan yang tak sempat menyelesaikan sekolah umumnya di SMUK 1 Tanjung Duren Jakarta balik mengaku bahwa ia masih terbilang anak baru di dunia fashion. Ia pun masih diwajibkan untuk belajar dan belajar, demi mendapatkan kualitas desain dan ciri khas dalam rancangannya.

Dan, di sela sela kesibukannya beberapa waktu lalu di Jakarta Fashion Week [JFW] 2014, Rio –sapaan akrab dari pria kelahiran Jakarta 28 Agustus 1984 ini– memberikan 10 menit waktu eksklusifnya bersama Ghiboo. Menarik, karena ia sendiri yang menghampiri Ghiboo dan memulai perbincangan dengan santai.

Berikut adalah obrolan 10 menit Fashion Editor Gracey Tineke Caroline Wakary bersama Rio.

Belum lama ini karya Anda masuk sebagai salah satu karya yang tampil di panggung utama Paris Fashion Week 2014. Apa rasanya?
Luar biasa bangga. Tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Ternyata tidak ada kata mustahil jika kita punya keinginan kuat.

Rancangan Anda begitu indah dan sangat feminin. Banyak yang percaya Anda menggunakan bahan-bahan unik yang tak mudah didapat. Bisa memberikan bocoran pada kami, bahan apa yang Anda gunakan untuk rancangan hingga terlihat beda dan memukau?
Ya, saya memang menggunakan bahan-bahan utama yang semuanya tidak ada di Indonesia. Bahan tersebut tidak pernah digunakan seutuhnya oleh desainer manapun. Maaf beribu maaf, saya tak bisa memberikan bocorannya. Itu adalah bahan kelas satu yang hanya ada di beberapa negara saja. Dan ini komitmen saya pada tim saya untuk tidak memberikan bocoran bahan yang saya gunakan untuk rancangan saya. Jujur saja, bahan tersebut adalah hasil pencarian dari tim kecil saya, dan selalu menjadi bahan utama untuk setiap rancangan Tex Saverio.

Apa yang membedakan karya Tex Saverio di Paris Fashion Week 2014 dan yang ada di Jakarta Fashion Week 2014?
Bedanya tidak terlalu banyak. Yang paling mendasar adalah target pasarnya. Paris Fashion Week 2014 adalah pasar internasional, dengan membawa brand Tex Saverio. Sementara Jakarta Fashion Week 2014, saya juga membawa label untuk Ready to Wear, yang tetap membawa gaya Tex Saverio. Tentunya pasar ini saya peruntukkan bagi dunia fashion Indonesia.

tax saverioUntuk Ready to Wear ini, Anda memilih tema Fantasy Made Reality’. Mengapa memilih tema tersebut?
Ya, tema itu berangkat dari visi fashion saya yang penuh fantasi tapi kemudian bisa direalisasikan. Gaun-gaun yang saya rancang memang berasal dari fantasi saya [Tex Saverio adalah penggemar berat dari komik dan manga Jepang-red]. Dan beberapa bahan yang saya gunakan untuk Jakarta Fashion Week 2014 ini, selain bahan utama yang tidak bisa saya sebutkan, saya juga menggunakan bahan dari duchess, tulle, dan organsa.

Karya Anda kini disebut sejajar dengan karya para desainer dunia sekelas dengan rumah mode sekelas Alexander McQueen, Dior Couture, Versace, Thierry Mugler, dll. Beberapa artis dan sosialita dunia menyukai dan memilih menggunakan karya Anda, dan blogger fashion kenamaan sekelas Perez Hilton menyebut Anda sebagai The New Alexander McQueen, bagaimana perasaan Anda?
Sekali lagi, itu sebuah kebanggaan yang luar biasa. Namun saya adalah desainer yang belum apa-apa, saya masih harus banyak belajar, terimakasi ya ghiboo.

Satu lagi, Anda sering sekali terlihat begitu tidak PD saat berjalan di runway bersama dengan desainer (Indonesia) yang memang lebih senior dari Anda? Padahal hasil karya Anda bisa dikatakan sudah setara dan malah lebih dari karya mereka? Mengapa?
Bukan begitu, saya bukan tipe yang pemalu, tetapi jika berjalan bersama para desainer senior, saya memang masih junior. Jadi yang begitu, tapi saya bukan pemalu ya. (Rio pun terbahak), tapi terima kasih ya, kalian begitu memperhatikan saya.

Terimakasih kembali Rio, sekali lagi selamat berkarya ya.
Terimakasih, mohon dukungan dan doa juga ya dari Ghiboo.

Untuk Jakarta Fashion Week 2014, Tex Saverio mengeluarkan dua line andalannya yaitu Tex Saverio [Ready to Wear] yang bisa dibeli langsung dengan harga mulai dari Rp 7 Juta hingga Rp 35 Juta.

Dan pada 10 November lalu, Rio kembali menggelar ‘Resurrection’ by Tex Saverio for Swarovski Runway Rocks [2013] di Swarovski Runway Rocks Event at Lane Crawford, Shanghai.

Di sini, lulusan dari Bunka School of Fashion Ini  mengambil inspirasi dari hewan mistik yang sangat diagungkan di Asian yaitu si Burung Phoenix atau dikenal juga sebagai burung Api penjelmaan dewa agung. Dan kembali lagi, karyanya ini mendapat sambutan yang luar biasa dari para fashionista Shanghai. Bravo Rio! «

SHARE