Kuliner di Tempat Para Dewa

0
110
Kompleks Candi Arjuna Dieng

Dieng berarti tempat para Dewa dan Dewi bersemayam. Lokasinya ada di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. 

Kompleks Candi Arjuna Dieng
Kompleks Candi Arjuna Dieng

Teks dan foto @bartno

[dropcap style=’square’]P[/dropcap]ASTI RASANYA BERJUTA NIKMAT kala bisa mencoba makanan para Dewa. Tapi itu hanya sebuah kiasan untuk tempat wisata Dieng.

Dieng berasal dari bahasa Kawi, “Di” yang berarti “tempat” atau “gunung” dan “Hyang” yang bermakna “Dewa”. Bila disatukan Dieng berarti tempat para Dewa dan Dewi bersemayam. Lokasinya ada di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Dataran Tinggi Dieng berada di ketinggian rata-rata 2.000 mdpl, memiliki suhu berkisar 10 sampai 20 derajat celcius. Karena kondisi yang cukup dingin dan terkadang bikin tubuh menggigil, warga Dieng memiliki beberapa kuliner khas yang wajib Anda coba.

Purwaceng
Ini minuman khas Dieng. Berasal dari tumbuhan dengan nama yang sama. Khasiatnya bisa dikatakan serupa dengan ginseng dari negeri Korea. Ada yang dijual dengan campuran atau Purwaceng murni. Khasiatnya meningkatkan stamina dan daya tahan pria dewasa.

Harga:
Purwaceng yang sudah dicampur dengan herbal lain seperti susu dan jahe, per bungkus 5 ribu rupiah dan per box isi enam bungkus 30 ribu rupiah. Sedangkan Purwaceng murni dalam botol kecil harganya 100 ribu rupiah.

Carica
Cemilan yang berupa manisan ini terbuat dari pepaya yang tumbuh di Dieng. Pepaya Dieng tumbuh lebih kecil dari pepaya pada umumnya. Kalau sudah matang, buah dengan nama latin Carica Papaya ini berasa asam dan kenyal. Paling pas dibuat manisan. Rasanya manis dan kenyal. Yummy.

Harga:
Perbotol ukuran selai harganya, 10 – 12 ribu rupiah.

Mie ongklok dan tempe kemul
Coba ini, mie khas Dieng yang berkuah seperti kari. Dalam cuaca dingin Dieng menikmati semangkuk mie ongklok yang disajikan dengan tempe kemul [seperti tempe mendoan] dan sate, hhmmmm nikmat dan menghangatkan. Satu rasanya tidak cukup, dua bagi saya baru pas.

Harga:
Semangkuk mie ongklok 6 ribu rupiah, sementara tempe kemul 500 rupiah.

Cabai Dieng
Seperti paprica, bentuknya disebut juga cabai gendot. Rasa pedasnya “wah!” sedikit saja atau dua buah untuk membuat sambal, pedasnya sudah membakar mulut.

Dalam pemakaiannya, bijinya jangan sampai terkena tangan, karena rasa panasnya lama hilang.

Harganya sekitar 12 ribu rupiah per kilogram.

Kripik Kentang
Kentang Dieng termasuk varietas Agria. Varietas kentang ini yang biasa digunakan untuk membuat potato chips dan kentang goreng, dan Dieng adalah salah satu pemasok besarnya. Karena itu Anda harus coba kripik kentang ala Dieng.

Harganya 150 ribu per kilogram.

Pak Sigit sebagai pengelola travel ke Dieng menyarankan tempat belanja yang murah dan bagus untuk menjajal makanan khas Dieng ada di Trisakti yang terletak di Parkiran Pendopo Soeharto yang berada lingkungan kompleks Candi Arjuna.«

SHARE