Thousand Resolutions #40

0
614

Seribu orang ini, mantap mengikrarkan janji mereka.

Businessman covered with memos on white background
ilustrasi by sxc.hu

 

Janji adalah utang. Dan karenanya, kurangilah kebiasaan sering mengumbar janji ke sana ke mari. Agar utang kita tak bertumpuk-tumpuk, nanti.

Tapi seribu orang ini, dengan mantap mengikrarkan janji mereka. Bentuknya adalah resolusi untuk tahun depan.

Selama 40 hari, setiap hari hingga akhir tahun ini, Ghiboo akan merangkumkannya untuk Anda. Mereka bisa siapa saja. Dari karyawan hingga wartawan. Mulai seleb ke pegawai kantoran. Yang reporter sampai entrepreneur. Mahasiswa dan sutradara. Tunggu saja. Siapa tahu ada yang Anda kenal di antara deretan para pemberani ini. Dan mulai tahun depan, mulailah untuk menagih janji-janji mereka.

976. Erik Ostmani, 31, wiraswasta, @ostmanovski
“berhenti godain cewek, karena gue sekarang udah punya istri dan anak. tapi gue nggak nolak kalau digodain cewek.”

977. Tengku Syaida Ellia bt Tengku Mohd Zain, 26, student, @ohqueserasera
“berhenti late night sleep and staying up late for social networking, karena lack of sleep makes me feel easily tired and fatigue during the days and sometimes it causes my works on delayed and unproductive.”

978. Ellora Gavrila, 26, dokter gigi, @eyoyora
“berhenti negative thinking, karena capek mikir negatif melulu, hahaha.”

979. Rahmat Budiman, 29, editor, @matetampan
“berhenti menunda-nunda pekerjaan, karena membuat pekerjaan lain menumpuk dan tidak bisa melakukan hal-hal baru.”

980. Eva Isarawati, 30, ibu rumahtangga, @evaisara
“berhenti merendahkan kemampuan sendiri, karena selalu punya planning dan ambisi tapi selalu malas untuk mulai dan ngerasa takut tidak bisa.”

981. Yogira Yogaswara, 40, penulis, @yogirayogaswara
“berhenti break dance sore-sore, karena bikin capek dan lebih tertarik pantomim sekarang.”

982. Mela Megasari, 29, finance staff, @megasari.mela
“menghentikan kebiasaan makan malam, karena dengan bertambahnya umur nggak berasa berat badan cepat naik alias gendut.”

983. Muhammad Kamaludin, 34, freelancer, @moehakam
“menghentikan kebiasaan membiarkan sepeda terlantar di gudang, karena gue pengin banget bisa main sepeda lagi tahun depan. Insya Allah.”

984. Dina Fajar Ayu Triutami, 23, karyawan swasta, @dinafajarayu
“berhenti menunda pekerjaan, karena kalau ditunda, nantinya malah bikin lebih malas lagi untuk mengerjakan dan akhirnya malah nggak selesai.”

985. Susmini, 34, finance staff, @susipriatmodjo
“ingin menghilangkan kebiasaan lemot berpikir alias lama connect, karena membuat diri saya serasa orang yang bodoh, hehehe.”

986. Yasinta Mayestika, 22, fresh graduate, @yashiyaz
“berhenti terlalu banyak berpikir dan berspekulasi, terutama mikirin hal yang nggak penting kayak ngebandingin diri sendiri dengan orang lain dan mikirin apa yang orang lain pikirin tentang diri gue, karena capek mikirin hal itu yg gak bakal bawa gue kemana-mana. adanya gue terus merasa gak berguna, bersalah, gak mau nyoba hal baru dan melewatkan hal-hal yang bisa gue lakuin sekarang, dan ujung2nya nyesel lagi. jadi kayak lingkaran-setan. Gue mau jadi berani dan jadi diri gue sendiri tanpa pusing mikirin hal2 yang gak jelas itu.”

987. Angga Dwimas Sasongko, 28, sutradara film, @anggasasongko
“berhenti begadang, karena bikin badan makin kurus.”

988. Mia Astari, 31, producer dan radio announcer, @miaastari
“berhenti jadi orang yang males beres-beres, karena sekarang udah ada si kecil Kirana Gadis Alfajri yang lagi suka ngeberantakin rumah. jadi kalo males beres-beres, makin berantakan rumaaaaahhh.”

989. Anjani Dyah Paramita, 33, ibu rumahtangga + online shop owner, @anjani_dp
“berhenti menunda meletakkan barang kembali pada tempatnya segera setelah memakainya atau menunda merapikan segala sesuatu yang berantakan, karena saya seringkali keduluan suami yang merapikan kembali barang-barang yang tidak pada tempatnya. itu membuat saya sangat tidak nyaman dan merasa bersalah. kadang ada benda-benda yang ter-sweeping beliau, padahal masih diperlukan.”
“juga berhenti ngemil atau melahap makanan/minuman yang tidak penting bagi tubuh, hanya demi kepuasan lidah sesaat, karena saya harus segera sadar atau melek soal kesehatan. Bukan soal gemuk, tapi kesehatan lebih utama. Saya sudah merasa tidak nyaman dengan kondisi badan sekarang, stamina sudah tidak seperti dulu.

990. Asthari Pawestri, 22, konsultan bisnis, @astharip
“menghentikan kebiasaan hedonisme, karena ingin menabung untuk masa depan/ biaya nikah.”

991. Andi J. Satya, 23, mahasiswa, @junisatya
“berhenti ngambek sama pacar, karena bukannya bikin lega malah tambah bikin mumet.”

992. Tartisa Sulistiani, 24, media monitoring staff, @TS_account
“menghentikan kebiasan menyendiri, karena pengin lebih membuka diri biar ketemu jodoh.”

993. Novi Kresna Murti, forever 22, imaginer at letsplayplanet.com, copywriter, traveler, @novikresna
“berhenti ngemil ketika bekerja, karena tidak baik untuk kesehatan hahaha, lebih baik banyak berlari, berjalan kaki, atau menabung demi masa depan.”

994. Titaz Permatasari, 31, PR & promotion manager, @tazty
“berhenti pake kartu kredit. yah minimal dikuranginlah atau ditutup kartu kreditnya sebagian hehehe, karena pengin bisa nabung lebih banyaak! sedih aja lihat tagihan yang harus dibayar, hahaha. yaah gitu deh. juga pengin berhenti menunda pekerjaan termasuk sesimpel menunda bangun pagi padahal weker udah menjerit, karena terkadang kewalahan aja sih. bahkan menunda bangun lebih pagi ujungnya jadi buru-buru deh ngantornya, hahaha.

995. Kinanti Pangestiaji, 22, junior linguist, @kinantip
“menghentikan kebiasaan malas olahraga, karena gaya hidup kerja kantoran itu kan nggak sehat yah. seharian duduk depan komputer, makan, ngemil pun depan komputer. pulang-pulang udah capek, weekend penginnya istirahat. padahal harusnya jangan malas olahraga biar badan tetep gerak dan makin sehat.”

996. Indah Dani, 37, broadcaster, ndak punya akun twitter
“berhenti makan daging merah, karena ingin sehat.”

997. Dini Suryani, 34, publicist & casting PT. SinemArt Indonesia, @dinsury
“berhenti makan mie instant dua bungkus kalo lagi kelaparan di tengah malam, karena bikin gendut dan aku alergi makanan berpengawet.”

998. Zaki Ibrahim, 38, creative director, @zaki_ibrahim
“berhenti makan nggak pake ngunyah, karena bisa keselek. ini beneran lho, aku kalo makan jarang ngunyah dengan benar. selalu buru-buru, bukan karena sibuk, tapi karena nikmat.”

999. Yudha Manggala Priana Putra, 30, jurnalis, @koiyudha
“berhenti merokok, karena merusak kesehatan dan ingin umur panjang sampai kakek nenek. pengin bisa liat cucu euy.”
“berhenti menunda jalan-jalan sama keluarga, karena istri sering ngomel-ngomel rencana ditunda-tunda terus. anak ogut juga perlu kenal dunia selain rumah.” “berhenti menunda nunda shalat, karena biar masuk surga.”
“berhenti ngutang pakai kartu kredit, karena capek euy setiap gajian, separoh lebihnya cuma buat bayar utang doang. pengin nabung juga buat ongkos kuliah anak nanti.”
“berhenti menunda nunda pekerjaan, karena biar nggak menumpuk dan malah bikin stres. siapa tahu gaji naik.”

1000. Rusli ‘Sly’ Eddy, 40, blitzmegaplex programmer, @slykacang
“berhenti bikin resolusi, karena udah tahu bakalan nggak diresolusikan. resolusi buat gue itu bisa dibikin kapan aja, nggak harus nunggu tahun baruan.” «