Inspirasi Borneo dari Sariayu

0
430

Sariayu Martha Tilaar kembali menghadirkan tren warna 2014, Inspirasi Borneo

sariayu3
Inspirasi Borneo dari Sariayu

 

Teks @innesspw
Foto Courtesy of Sariayu

[dropcap style=’square’]K[/dropcap]ALIMANTAN MENYIMPAN banyak kekayaan alam, flora dan fauna yang luar biasa di Indonesia. Keistimewaan-keistimewaan tersebut membuat Sariayu Martha Tilaar terinspirasi untuk kembali mengangkat Kalimantan secara luas melalui tren warna 2014.

Melalui Inspirasi Borneo, harmonisasi warna-warna Kalimantan diyakini mampu mempercantik wanita Indonesia dan Asia. Oleh karena itu, Sariayu menghadirkan tiga rangkaian produk Inspirasi Borneo yang hadir dalam mousse foundation, marshmallow blush on, eye shadow dan lipstick.

Borneo 1, terinspirasi dari Anggrek Coelogyne marthae S.E.C. Sierra
Warna hijau kekuningan, oranye dan ungu kecokelatan dari anggrek spesies baru yang ditemukan di alam Kalimantan ini menginspirasi Borneo 1. Anggrek langka Coelogyne marthae S.E.C. Sierra dapat tumbuh di tanah, bebatuan, maupun lumut.

Nama Coelogyne marthae S.E.C. Sierra merupakan bentuk apresiasi untuk Martha Tilaar atas pengetahuan dan penelitiannya dalam mengembangkan ilmu etnobotani dengan konsentrasi pada tanaman obat berkhasiat.

Borneo 2
Borneo 2

Borneo 2, terinspirasi dari Manik Banuaka
Manik Banuaka adalah manik-manik khas suku Dayak Taman dan Tamambaloh yang bermukim di sekitar kawasan penyangga Taman Nasional Betung Kerihun dan Taman Nasional Danau Sentarum di Kalimantan Barat. Manik-manik ini sangat erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat Kalimantan dan dinilai sakral.

Bentuk manik-manik ini sangat beraneka ragam, sesuai dengan penggunaannya. Misalnya, untuk upacara pernikahan bentuk manik-manik harus lonjong. Atau saat upacara kelahiran, manik-manik harus bulat dan berwarna cokelat. Warna-warna cerah dari manik-manik Banuaka, seperti kuning elektrik, biru dan pink menginspirasi Borneo 2.

Borneo 3, terinspirasi dari Tikar Bidai
Tikar badai merupakan kerajinan tangan perpaduan rotan dan serat kayu pohon Kapuak/Kapoa khas suku Dayak asal Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang, perbatasan Kalimantan Barat dan Serawak, Malaysia.

Tikar unik ini juga sudah menjadi komoditas ekspor di negara-negara tetangga. Borneo 3 terinspirasi dari warna-warna natural, seperti krem, cokelat dan hitam yang banyak dipakai di tikar bidai.«

SHARE