Fantasirkus: Fashion dan Konser Jadi Satu

0
377

Sirkus, kini sudah menjadi bagian gaya hidup. Sebuah tema yang sangat universal dan membawa keceriaan. Inilah Fantasirkus.

 

bazaar concerto
Suasana Fantasirkus

Teks @innesspw
Foto @tomi_nala

[dropcap style=’square’]D[/dropcap]UA BADUT PANTOMIM menyambut para tamu dengan aksi jenakanya di depan pintu masuk. Di samping mereka, area red carpet terlihat cukup ramai. Para tamu undangan sibuk memotret dan dipotret dengan penampilan glamornya.

Malam itu (5/12), Plenary Hall – Jakarta Concention Centre, Jakarta, disulap menjadi arena pertunjukan sirkus klasik. Nuansa sirkus dan magis terasa sangat kental ketika kaki melangkah masuk ke dalam convention centre yang berada di kawasan Senayan itu.

Bazaar Fashion Concerto 2013 mengajak para tamu merasakan pengalaman berimajinasi di dunia fantasi. Sesuai temanya ‘Fantasirkus’, suasana ballroom hingga panggung runway benar-benar bertemakan sirkus.

Inilah pagelaran fashion show yang dikemas dalam sebuah konser dan pergelaran musik menawan serta elegan. Sederet bintang, seperti Titi DJ, Be3 dan Armand Maulana dengan aransemen musik oleh Andi Rianto & Magenta Orchestra, turut memeriahkan pagelaran tahunan ini.

Dua desainer kondang Indonesia, Sebastian Gunawan dan Ronald V. Gaghana, siap menjadi sutradara di balik layar pertunjukan sirkus malam itu.

Sebastian Gunawan

Terinspirasi dari elemen vintage poster sirkus tahun 50-an, ia memamerkan sekitar 48 potongan busana. Desainer yang terkenal akan garis desainnya yang mewah dan feminim ini menambahkan kesan sensual lewat perpaduan satin taffeta, sequin, tulle, dan renda brokat di Bazaar Fashion Concerto 2013: Fantasirkus.

Sederet model ber-make-up putih [harlequin] dan dibubuhi ekspresi di wajahnya berlenggak lenggok dengan gaya pantomim memamerkan rancangan Sebastian yang didominasi dengan potongan peplum, mermaid, A-line hingga full-length.

Rancangan dengan warna hitam, silver dan palet putih yang dipadu kerah gorgera [kerah badut] berwarna hitam semakin mengentalkan atmosfer terhadap tema yang diusung.

Wujud badut dari era klasik kemudian beralih ke era modern yang lebih ceria. Masih menyajikan jalan cerita yang sama, Sebastian Gunawan menghadirkan koleksi dengan warna yang lebih playful. Merah oranye, merah pinkish, turquoise, koral, serta kuning mengarah oranye lebih mendominasi di runway.

Rancangan Sebastian:

sebastian
Sebastian Gunawan dan rancangannya di Fantasirkus
Sebastian 2
Salah satu rancangan Sebastian Gunawan di Fantasirkus
sebastian 3
Salah satu rancangan Sebastian Gunawan di Fantasirkus
sebastian 4
Salah satu rancangan Sebastian Gunawan di Fantasirkus
sebastian 7
Salah satu rancangan Sebastian Gunawan di Fantasirkus

sebastian 8 sebastian 10

Sebastian 1 sebastian 5 sebastian 9

 

Ronald V. Gaghana
Peri-peri cantik keluar dari balik panggung. Berjalan dan mengintari arena sirkus bak seorang ballerina. Warna-warna soft dan natural, seperti baby pink, light blue dan white lebih banyak dimainkan. Dalam balutan karya Ronald V. Gaghana, kesan feminim dan romantis terasa sangat kental.

Rancangan Gaghana:

gaghana 2 gaghana 4 gaghana 5

 

 

gaghanaGaghana 1 gaghana 3

SHARE