Investasi Properti Paula Verhoeven

0
267

Gadis kelahiran 18 September 1987 ini juga sudah mulai memikirkan investasi untuk masa depannya kelak.

paulaTeks @boyMALI
Foto Courtesy of FB Paula Verhoeven

[dropcap style=’square’]P[/dropcap]EREMPUAN ITU BERDIRI dengan anggun. Badannya yang tinggi dan dress warna biru yang ia kenakan tampak mencolok di antara beberapa pria yang mengenakan jas.

Ya, itulah yang saya lihat sesaat sebelum menyapanya. Dara manis itu ternyata Paula Verhoeven, seorang model keturunan Belanda-Tionghoa-Semarang.

Siang itu, Paula –sapaan akrabnya– tampak serius untuk terus mengembangkan kariernya di dunia model internasional.

“Saya beberapa waktu lalu memang harus bolak-balik Jakarta Singapura karena ada kontrak dengan agency di Singapura. Tapi awal tahun 2014 nanti saya ada kontrak tiga bulan di Milan,” kata kelahiran Semarang yang juga Juara I Elite Model Look 2003 ini.

Dari agency-nya, Paula dipromosikan untuk merambah Milan yang juga merupakan pusat mode dunia selama dari Januari hingga Maret 2014.

“Awalnya saya ke Milan hanya untuk fashion show dari busana karya Ibu Ghea Panggabean. Di sana saya diajak casting di beberapa model agency dan akhirnya diterima. Namun saya harus tinggal tetap di sana, nggak bisa bolak-balik ke Jakarta,” ujarnya dengan mimik serius, namun tetap terlihat elegan.

Investasi
Selain kariernya sebagai model internasional, gadis kelahiran 18 September 1987 ini juga sudah mulai memikirkan investasi untuk masa depannya kelak.

Lulusan jurusan Public Relations dari salah satu universitas swasta ternama di Jakarta tahun 2009 silam ini mengaku memilih untuk berinvestasi di bidang properti.

“Properti merupakan dunia baru untuk saya, jadi saya harus terus mempelajarinya. Apalagi saat ini saya didaulat jadi brand ambassador pengembang properti dari Australia,” tuturnya saat ditemui Ghiboo pada media gathering Crown Group beberapa waktu lalu.

Pilihan untuk menginvestasikan hasil kerja kerasnya di dunia modelling ke dunia properti dikarenakan bisa dipergunakan untuk pribadi atau mungkin disewakan.

Walaupun memiliki alasan kuat, putri dari pasangan Eddy Verhoeven dan Herlina T. Verhoeven ini mengaku sempat salah berinvestasi. Ia sempat menanamkan uangnya untuk sebuah toko tanpa penjelasan lebih lengkap.

“Dulu pernah investasi toko, tapi nggak berjalan baik. Dari setahun kemarin sudah kepikiran untuk menjadikan apartmen sebagai ‘tabungan’,” ujar Juara Harapan Abang None Jakarta 2006 ini mantap.

Di akhir obrolan, penyuka makanan rebus-rebusan ini mengaku lebih memilih untuk investasi di Indonesia karena lebih mudah dipantau. «

Also read:
Fantasirkus: Keseruan Fashion Musical

SHARE