Cerita Lain Vamps, Hyde dan K.A.Z

0
722

Vamps merupakan band sub unit dari L’Arc~en~Ciel.

vamps 3
Tebak siapa yang paling cool?

Teks @dont_d4
Foto @HaabibOnta dan berbagai sumber

[dropcap style=’square’]B[/dropcap]AND PUNK ROCK asal Jepang, Vamps akhir November lalu telah merampungkan konsernya di Jakarta, melalui pergelaran Hyper Wave Festival 2013. Meski sudah pulang ke negara asalnya, namun kharisma dua personelnya masih terbayang dan dirasakan para penggemarnya di Indonesia.

Bukan Bloodsuckers [sapaan fans Vamps] namanya bila nggak tahu tentang Vamps. Demi G-Readers dan G-Viewers yang suka banget sama Vamps, yang masih terbayang-bayang kehadiran mereka di Jakarta kemarin, berikut ini Ghiboo bakalan melempar sedikit informasi tentang Vamps dan dua personelnya, Hyde dan K.A.Z.

Vamps Side Project Sukses
Vamps merupakan band sub unit dari L’Arc~en~Ciel, yang dimotori Hyde, Tetsuya, Ken dan Yukihiro. Pada tahun 2003, Hyde mengerjakan solo project-nya dan dibantu K.A.Z, gitaris band Oblivion Dust.

Entah karena cocok berkerjasama, pada tahun 2008 keduanya membentuk band side project yang diberi nama Vamps, dengan debut single “Love Addict”.

Diungkapkan K.A.Z, alasan ia dan Hyde memilih nama Vamps dan konsep vampir, hanya karena ingin nama yang singkat, sehingga mudah diingat orang. Sedangkan vampir, karena berhubungan dengan malam dan kegelapan, cocok dengan musik rock yang mereka usung.

vamps 2
K.A.Z: Tetap, saya minum dua!

Tapi tidak dengan Vamps. Hyde dan K.A.Z ternyata sangat komitmen dengan karier Vamps. Selang setahun dibentuk, Vamps resmi merilis album perdana self-titled mereka, Vamps.

Album pertama Vamps telah melahirkan single-single hits, seperti “Evanescent”, “I Gotta Kick Start Now”, dan “Sweet Dreams”. Bahkan, lagu “Love Addict” sukses bertengger lama di Oricon Singles Chart Peak.

Berbuah kesuksesan, Vamps pun melancarkan aksinya lagi di industri musik dengan menggelar tur. Jika pada tahun 2008, mereka masih menggelar tur di Tokyo, Jepang, maka di tahun 2009 Vamps sudah mulai menggelar tur di Amerika Serikat [AS], dengan menyambangi 10 kota di AS, di antaranya New York, Baltimore, Hartford, Columbia, Portland, San Francisco, Seattle, Las Vegas, San Diego, dan berakhir di Los Angeles.

Asyik dengan Vamps, Hyde dan K.A.Z pun kembali merilis album pada Juli 2010. Album keduanya diberi judul Beast, dengan single yang dijagokan “Devil Side”, “Angle Trip”, “Memories”, dan “Vamp Addiction”.

hyde 6
Hyde: Oooh god, semoga tidak turun hujan kali ini.

Kini, di tahun 2013, tepatnya September lalu, band yang bertema fashion ala vampir ini merilis album ketiga yang diberi judul Sex, Blood, Rock N’ Roll.

Bisa dibilang album ketiga mereka merupakan album istimewa. Pasalnya, album Sex, Blood, Rock N’ Roll merupakan album debut luar negeri mereka. Meski kebanyakan materi lagu berasal dari lagu-lagu lama, tapi Hyde dan K.A.Z sudah mengemas aransemennya lebih segar dan lirik diubah dalam bahasa Inggris.

All about Vamps

  • Sejak dibentuk, Vamps sudah manggung sebanyak lebih dari 250 kali, di Jepang maupun di negara lainnya.
  • Di Amerika Selatan, album kedua Vamps bertitel Beast sukses menduduki tangga lagu di peringat ke-4. Hal ini merupakan prestasi luar biasa, karena Vamps menjadi musisi Jepang yang pertama yang berhasil mencapai prestasi tersebut.
  • CD live konser Vamps, bertajuk “Vamps Live 2010 World Tour Chile” [2010] menarik banyak perhatian pencinta musik dan sukses menduduki posisi puncak penjualan album di Jepang.
  • Sejak musik mereka diakui dunia internasional, pada tahun 2013 Vamps resmi bergabung dengan label milik grup Universal Music, bernama Delicious Deli Records, dan keluar dari label Vamprose, yang merupakan label pribadi milik Hyde.
  • Vamps menggandeng Live Nation untuk dipromosikan ke industri musik dunia.
  • Sebelum bergabung di Vamps, Hyde dan K.A.Z memulai kerjasama di lagu “666” dan “Faith”, yang menjadi single di album solo Hyde.
  • Vamps pernah meraih penghargaan Billboard JAPAN Rising International Artist 2009.

next page: kharisma sang frontman, Hyde

1
2
3
SHARE