DWP 2013 Berteman Hujan

0
655

Hujan tak jadi halangan untuk terus bergoyang

dwp ok 6Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Djakarta Warehouse Project [DWP] 2013 selalu mengundang animo besar kaum urban ibukota.

Malam itu, Friday the 13th di bulan Desember, hampir seluruh wilayah Jakarta diguyur hujan lebat. Kemacetan terjadi di mana-mana. Genangan air mudah ditemukan di jalanan. Termasuk di kawasan Ancol, Jakarta Utara, tempat digelarnya DWP 2013.

Meski langit gelap dan hujan rintik menemani, semangat muda-mudi Jakarta untuk berpesta jauh dari turun. Alih-alih mengurungkan niat untuk jejogedan di Ancol, mereka malah tambah bersemangat. Antrian di depan loket resmi, maupun ‘calo’ jadi pemandangan Ecopark Ancol malam itu.

Setelah masuk, dentuman musik langsung terasa menghentak dada mengiring langkah kaki pengunjung untuk menikmati musik dari para Disc Jockey favorit.

Tiga lantai dansa disediakan penyelanggara yakni Garuda Ice Land, Cosmic Station, dan Neon Jungle. Ghiboo memilih yang pertama untuk membakar adrenalin, menggoyangkan badan bersama iringan musik sederet DJ kondang. Sebut saja nama-nama seperti DJ Aay & DJ Joyo, DJ Bone, DJ Yasmin, DJ Crème de La Crème, DJ Flight Facilities. Selain itu beberapa DJ ternama seperti DJ Angger Dimas, DJ Zedd, DJ Alleso, dan yang paling hits saat ini DJ David Guetta jadi alasan utama untuk tetap bertahan.

DWP ok 3 DWP ok 7Kira-kira jam 11 malam, hujan deras kembali mengguyur para pengunjung di area Garuda Ice Land. Area terbuka yang menyerupai sebuah lapangan ini basah kuyup sudah. Bukannya menyingkir, para party animal ini malah menggila. Hujan tak jadi halangan untuk terus bergoyang, malah membuat area terasa kian panas.

Walaupun panitia menyediakan jas hujan, namun pengunjung lelaki memilih membuka baju basahnya sekaligus menunjukkan tubuh kekar atletis. Uhm, sebenarnya sih, beberapa dari mereka terlihat juga yang berperut buncit, hahaha, tapi semua larut dalam kegembiraan, berinteraksi dengan dentuman musik.

dwp ok 16 dwP ok2

Tak mau kalah, sejumlah perempuan yang datang dengan busana seksi bahkan ikutan melepas baju dan hanya mengenakan bra dan celana sangat minim. Mereka semua bak tersihir terus berjoged diiringi musik bergenre Electronic Dance Music [EDM].

Malam yang kian larut perlahan berganti menyingsing pagi. Musik yang semakin kencang, dan botol minuman yang tampak kian banyak bertebaran membuat pengunjung semakin semangat. Semua tak peduli dengan kondisi lantai dansa yang becek akibat hujan yang terus turun.

Sekitar pukul 4.30 pagi, satu persatu pengunjung mulai meninggalkan lokasi pesta. Ada yang memilih untuk sedikit melepas lelah di sekitar lokasi, namun banyak pula yang memilih antre di pintu keluar untuk kembali ke kehidupan normal. « [teks dan foto @boyMALI]

SHARE