Museum Ayala, Sejarah dan Seni Filipina

0
157
Courtesy of Ayala Museum

Berlibur sambil belajar sejarah di Kota Makati.     

 

Courtesy of Ayala Museum
Courtesy of Ayala Museum

Mengenal lebih dalam tempat wisata yang dikunjungi akan memberikan kesan lebih dalam selama liburan. Salah satunya dengan mengunjungi museum sejarahnya.

Bila ke Filipina, museum sejarah yang wajib dikunjungi adalah Museum Ayala. Museum ini terletak di De la Rosa Street di Kota Makati, Metro Manila.

Museum Ayala terdiri dari empat lantai. Ide pendiriannya datang dari seorang pelukis abstrak, Fernando Zobel pada tahun 1950. Mulai diperkenalkan ke publik pada tahun 1967 dan museum ini memamerkan seni dan sejarah Filipina.

Di museum ini, Anda dapat melihat:

  • 60 diorama ukiran tangan yang menggambarkan sejarah Filipina.
  • Beberapa model perahu yang sering melalui laut Filipina sehingga berkontribusi terhadap perkembangan Filipina sekarang ini.
  • Penampilan hasil karya pelopor seni Filipina yaitu, Luna, Amorsolo dan Zobel.
  • Memamerkan lebih dari seribu objek emas dari semua budaya yang ada di Filipina sebelum masa kolonialisasi pada abad ke-16.
  • Koleksi garmen Filipina yang didapat dari National Museum Leiden koleksi Ethnology tentang pakaian Filipina yang diperoleh dari diplomat Prancis Brejard, yang bertugas di Manila 1881-1886. Koleksinya meliputi celana sutra bersulam atau sayasaya yang dikenakan oleh laki-laki elit Filipina, yang sebelumnya dikenal hanya melalui gambar cat air abad ke-19.
  • Juga menampilkan lebih dari 500 keramik asal Cina dan Negara Asia Tenggara lainnya yang ditemukan di Filipina.

Untuk bisa melihat semua itu Anda diharuskan merogoh kocek sebesar 9 dolar US. Dan jam buka Museum Ayala adalah pukul 9.00 – 18.00 dari Selasa – Minggu.

Supaya sampai ke sana, Anda bisa memulainya dengan menggunakan pesawat Cebu Pacific dengan tarif termurah mulai 90 dolar US. Pilihan waktu keberangkatan pun cukup leluasa, empat kali seminggu dari Jakarta dan dua kali seminggu dari Bali.«

SHARE