Sisi Dewasa Gita Gutawa

0
732

Lupakan Gita dengan irama musik riang.

Gita dan Erwin Gutawa
Gita dan Erwin Gutawa

Merantau ke negeri orang, jauh dari orangtua ternyata mampu mengubah Gita Gutawa. Ia bermetamorfosa dari sosok gadis belia nan imut-imut menjadi lebih dewasa dan sensitif.

Perlu diketahui, sejak tahun 2011 silam, putri sulung komponis Erwin Gutawa dan Lulu Gutawa ini melanjutkan pendidikannya di Universitas Birmingham, Inggris.

Beberapa waktu lalu, Ghiboo menemui Gita di FX Sudirman, Senayan, Jakarta. Hari itu ia terlihat lebih dewasa dan anggun. Tapi, bukan itu poin yang akan dibicarakan.

Yang hendak diperbincangkan Gita kepada Ghiboo dan rekan-rekan wartawan adalah karya musik terbarunya, berupa lagu berjudul Rangkaian Kata.

Dari single terbarunya ini, terungkaplah sisi kedewasaan Gita Gutawa. Jadi, mulai detik ini, lupakan Gita dengan irama musik riang, lirik kelas remaja, ditambah penampilannya yang ceria disetiap video musiknya.

Pasalnya, penyanyi kelahiran 11 Agustus 1993 ini, telah kembali dengan karya musik yang lebih berat dari sebelumnya. Sekilas, silahkan Anda dengarkan alunan musiknya dan penggalan lirik demi lirik Rangkaian Kata. Mungkin Anda akan ikut tersayat dalam kegalauan yang dihadirkan Gita di lagu ini.

“Aku mulai nyanyi umur 11 tahun, lalu 13 tahun sudah ngeluarin album pertama. Dulu lebih play full, fun, tapi sebenarnya selama ini banyak yang aku alami, senang-sedih, dan belakangan ini juga aku tinggal sendiri. Jadi, aku merasa harus lebih mengeksplor diri dan musik aku,” katanya.

Rangkaian Kata diciptakan sendiri oleh Gita. Ia menulis lagu ini sejak satu setengah tahun lalu. Lirik lagunya bercerita tentang kaum wanita yang terlalu sering menerima omong kosong dari pria.

“Aku rasa semua cewek pernah jadi korban rangkaian kata orang lain,” ujar Gita. “Dan, terus terang aku sering ketemu orang-orang yang seperti itu.”

“Apa yang pernah diungkapin orang-orang ini ke aku, jadilah lagu rangkaian kata ini. Banyak yang bilang lagu ini lebih moderen, kalau dulu masih kayak anak-anak atau remaja banget”

Gita Gutawa 2Kesendirian Berbuah 20 Lagu
Shocking, mungkin satu kata yang bisa digambarkan untuk lagu Rangkaian Kata, yang diciptakan Gita.

Bukan hanya dikagetkan dengan pilihan Gita yang menghadirkan aransemen full orkestra dan lirik yang super galau di lagu Rangkaian Kata. Tapi juga secara fashion yang cenderung lebih anggun, tidak ada corak berlebihan. Seakan-akan ingin memastikan para pecinta musik dan penggemarnya, kalau ia kini sedang bermetamorfosis sebagai seorang ‘wanita’.

Sikap dewasa juga terlihat saat penyanyi bernama lengkap Aluna Sagita Gutawa ini melayani pertanyaan para pewarta. Tutur kata lembut, secuil senyuman di bibir, dan sesekali memainkan rambut cukup menggambarkan sosok Gita yang berbeda.

Perubahan positif ini, mungkin efek kehidupan Gita yang dijalani, saat menetap di negeri pimpinan ratu Elizabeth. Gita memang sempat bercerita, bila di Inggris, ia memang kerap melakukan segala sesuatu sendiri, dan memiliki banyak waktu luang.

Bukan hanya dalam pola sikap dan penampilan, efek kesendirian itu ternyata sudah membuat Gita menjadi lebih produktif dalam menciptakan lagu. Diakuinya, kini ia sudah memiliki 20 lagu, yang siap digarap dalam bentuk album, termasuk Rangkaian Kata.

“Lagu-lagu banyak aku buat pas libur summer kemarin (Juni-September 2012), dan semua hampir aku tulis di waktu-waktu luang aku di Birmingham,” tutur Gita. “Mungkin karena banyak bengong waktu pulang kuliah, jadi punya banyak waktu untuk berimajinasi dan bikin sesuatu.”

Gita melanjutkan, “kebanyakan lagu yang aku ciptakan dari pengalaman pribadi aku. Bahkan, aku ngerasa paling enak bikin lagu dari pengalaman, karena aku ngerasain sendiri jadi gampang bikinnya.”

Gita Gutawa 1Rekaman di London dan Jadi Produser
Di balik cerita Gita Gutawa yang semakin beranjak dewasa, ia juga naik level dalam karier musiknya. Bila dulu Gita selalu terima jadi semua lagu yang ada di albumnya dari sang ayah, kini berbeda.

Di lagu Rangkaian Kata, sekaligus album keempatnya yang akan segera rilis dalam waktu dekat, Gita tidak hanya menyanyi, tapi juga berperan sebagai produser.

Dibeberkan Gita, perannya kini menjadi produser adalah bekal nasehat dari sang ayah.

“Di sini aku jadi produser, soal aransemen basic iringan sudah ada, dan waktu itu aku sempat kasih dengar ke papa [Erwin], dan kita diskuisiin. Ini sebuah tantangan, karena dulu papa doktrin aku. Dia bilang, seorang penyanyi itu suatu saat harus bisa menghasilkan sendiri, jangan tergantung orang lain,” tuturnya.

Selain bertindak sebagai produser, karya musik Gita kini terasa semakin spesial. Pasalnya, khusus lagu Rangkaian Kata, Gita melakukan rekaman di London Symphony Orchestra dan berkolaborasi dengan Olga FitzRoy, seorang music engineer yang sudah banyak menangani musik musisi dunia, salah satunya band Coldplay.«

SHARE