Back to the Future bersama Jakarta 3030

0
190

Jakarta 3030 seperti apa ya?

trees

Ya, jika ingin melihat seperti apa pakaian dan kota Jakarta pada tahun 3030, Anda harus menyaksikan pagelaran seni modern yang dicampur dengan teater komedi hasil karya anak bangsa yang tergabung dalam Komunitas Seni Bandung.

Acara bertajuk 3030 Show ini digelar di Lapangan Parkir JCC Senayan, Jakarta, hingga 3 Februari 2014, yang dipersembahkan operator GSM 3 [Tri], milik PT Hutchinson 3 Indonesia. Untuk menyiapkan set ini pihak 3 [Tri] membutuhkan 10 hari.

Sebagian teman-teman lain yang tinggal di Sukabumi, Tangerang, Tasikmalaya, Pekanbaru, Lampung, dan lima kota lainnya sudah merasakan keseruan ini.

Ghiboo baru merasakannya kemarin. Dan kenangan keseruan itu masih lekat di kepala. Sepertinya ingin ke sana lagi untuk melihat keseruannya, dan it’s gratis anyway!

Yap, benar. Caranya pantau terus twitter @3030_jakarta. Di sana Anda akan temukan cara menontonnya. Pada hari kerja akan ada empat kali pertunjukan dan hari libur ada tujuh kali pertunjukan.

Seperti ini kira-kira sekilas mengenai pertunjukannya. Saat Anda masuk ke dome pertunjukan, Anda akan dibawa seperti dalam pesawat antariksa. Sebentang layar besar dan 4 layar kecil di sisi kiri dan kanannya menampilkan gambar suasana luar angkasa. Kemudian kecepatan pesawat akan semakin cepat, menuju kota Jakarta 3030.

Lalu munculah para penari berseragam LED, seperti menyambut kehadiran Anda. Seru banget. Sang leader memainkan sinar-sinar laser menjadi tongkat, perisai, dan lainnya.

Kapten sebagai pemimpin kota kemudian memerintahkan dua prajurit terbaiknya, Satria dan Triana untuk membantu masyarakat Jakarta.

Saat kedua prajurit ini akan landing di Jakarta 2014, desiran angin turunnya pesawat luar angkasa terasa ke bangku penonton, terlebih yang di barisan depan.

Pada sesi pertama ini, Satria dan Triana sukses membantu empat pemuda Jakarta agar tidak lagi lelet berinternet ria.

Baru kemudian, perut Anda akan lebih terkocok kala Satria dan Triana ditugaskan membantu masalah yang ada di Hutan Pancala. Di hutan ini ada seorang putri cantik dan Punakawan [Semar, Bagong, Gareng, dan Petruk] beserta gurunya.

Aksi Punakawan saat memperkenalkan diri dan mencoba memecahkan masalah sangat lucu. Sedikit joke dari Bagong, “3030 [tiga ribu tiga puluh] berarti seribu sepuluh ya?” hahaha. Ditambah lagi kehadiran BCL [psst bukan BCL yang itu lho ya].

Untuk memastikan tempat duduk Anda di sana, langsung pantau saja dan cari tahu kicauan @3030_Jakarta. Biar makin penasaran, simak cuplikan acaranya di bawah ini. Oh iya, saran kami untuk menonton acara ini, bawa kacamata untuk meredam silaunya sinar laser dan jaket buat yang tak tahan dingin. « [teks @bartno | foto courtesy of 3 [Tri] Indonesia]

SHARE