Whulandary Selepas Puteri Indonesia

0
163

Apa yang hendak Whulandary kerjakan?

Whulandari HermanPenonton bertepuk tangan ketika mahkota Puteri Indonesia 2013 disematkan di kepala Whulandary Herman, kontestan Sumatera Barat. Malam itu, 1 Februari 2013, di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Senayan. Whulan — sapaannya — mengaku itu malam terindahnya.

Dunia terus berputar. Sekarang tahun 2014, artinya Whulan akan menyerahkan mahkota tersebut ke juniornya. Dan itu terjadi hari ini [red – Rabu 29 Januari 2013].

Tugas-tugasnya sebagai Puteri Indonesia akan dilanjutkan oleh penerusnya nanti. Selepas turun tahta, apa yang hendak ia kerjakan?

Ghiboo menemui Whulan usai siaran di radio Cosmopolitan FM di Gedung Sarinah, Jakarta, Selasa kemarin. Ia terlihat cantik, anggun mengenakan dress hitam. Whulan memberitahu setelah tidak menjabat sebagai Puteri Indonesia, ia akan memandu sebuah acara di televisi. Namun ia tidak mau menyebutkan nama acaranya.

Whulan lahir di Pariaman, Sumatera Barat, 26 tahun lalu. Kegiatan lain yang sedang ia kerjakan adalah merampungkan bukunya. Ia berharap akhir Februari bisa diluncurkan. [Baca juga: Secantik Sandra Dewi]

Buku Whulan bercerita mengenai seorang gadis kampung yang hijrah ke Jakarta untuk mewujudkan mimpinya. Bagaimana perjuangan ia mengikuti kontes kecantikan Puteri Indonesia dan Miss Universe.

Satu bagian buku mengisahkan perjalanan Whulan sebelum mengikuti Puteri Indonesia 2013. Ia mengaku melakukan persiapan selama tiga tahun untuk menegikuti kontes tersebut. Ia berguru kepada para seniornya yang telah lebih dulu menjadi model, seperti Artika Sari Devi. Dari situlah gadis berkulit eksotis tersebut mendapat banyak ilmu.

Whulan juga tidak segan membagi tip agar bisa juara di ajang kontes kecantikan. Menurut ia, cara pertama adalah bagaimana menjadi sesuatu yang berbeda dari orang lain. Kontestan harus mempunyai sesuatu yang berbeda dan membuat para juri tertarik.

“Beauty pageant adalah tentang wanita cantik. Jadi, you have to look different. You have to be different. You have to be stand out. Jangan cuma jadi seorang yang meramaikan acara,” kata Whulan.

Kedua harus punya niat yang kuat untuk menjadi pemenang. Tanamkan dalam diri bahwa kita harus menjadi pemenang. Bagi Whulan omongan adalah doa. Oleh karena itu, ia selalu mengucapkan dalam hati bahwa ia harus mendapatkan mahkota tersebut.

Ketiga, lakukan persiapan yang matang. Sebelum mengikuti ajang Puteri Indonesia, Whulandary lebih dulu mempelajari tata bahasa, perilaku, dan kekuatan setiap pemenang Puteri Indonesia, seperti Artika Sari Devi, Zivanna Letisha, dan Maria Selena.

Perlu diketahui, Whulan mulai terjun ke dunia modelling sejak tahun 2007. Ia pemenang Wajah Femina 2008. Di ajang kontes kecantikan sejagat, ia masuk 16 besar dan menduduki runner up ketiga Best Nationale Costume. « [teks @ratihwinanti]

SHARE