Comic 8 Bukan Sindiran, Tapi Kritikan

0
488

Anggy UmbaraGubernur DKI Jakarta Joko Widodo tergugah saat menyaksikan trailer film Comic 8. Anggy Umbara, sang pembesut film Comic 8, menceritakan bagaimana Jokowi merasa Comic 8 sangat mengena untuk dirinya.

“Waktu itu Pak Jokowi lagi nonton film lain. Tapi dia lihat trailernya [Comic 8]. Waktu dengar permintaan rampoknya, dia geli, ketawa sendiri. Dia merasa kok ini saya banget, ” ujar Anggy, saat ditemui di 87.6 Hard Rock FM Jakarta, beberapa waktu lalu.

Karena tertarik dengan Comic 8, Jokowi berjanji akan hadir di penayangan perdana Comic 8. Sayangnya, karena banjir mengepung Jakarta, Jokowi tak bisa hadiri di acara yang berlangsung pada Kamis, 23 Januari lalu.

Namun begitu, Jokowi mengatakan Comic 8 diprediksi laris di pasaran. Benar saja. Baru sehari penayangannya, pada 29 Januari lalu, film yang dibintangi delapan stand-up comedian [belakangan disebut comic] ini sudah meraup 65 ribu penonton. [Baca selengkapnya hasil wawancara dengan Anggy Umbara di sini]

Sebenarnya film ini mengangkat kegelisahan rakyat Jakarta, seperti masalah banjir dan kemacetan. Hanya saja, dalam penyajiannya dibalut dengan komedi yang mampu mengocok perut penontonnya.

Ide cerita film merupakan perpaduan dari sang produser, Frederica, yang ingin membuat film komedi, bercampur dengan keinginan sutradara, Anggy Umbara. Keduanya ingin membuat film bertema kritik sosial. Jadilah formula baru dalam wujud Comic 8.

Film ini dibintangi delapan comic, yaitu Mongol, Mudy Taylor, Ernest Prakarsa, Kemal Palevi, Bintang Timur, Babe Cabiita, Fico Fachriza, dan Arie Kriting. Anggy-lah yang langsung memilih kedelapan pemain tersebut. Tidak hanya itu, film ini juga dimeriahkan sejumlah artis seperti Indro Warkop, Nirina Zubir, Coboy Junior, dan Nikita Mirzani.

Setelah laris di pasaran, Anggy bisa berbangga hati karena karyanya bisa diterima. Yang lebih penting adalah pesannya bisa didengar oleh masyarakat se-Indonesia.

“Intinya gue berkarya yang ada isinya. Ini bukan menyindir tapi mengkritik. Film ini mengingatkan bahwa kita masih punya masalah dan kita masih butuh menyelesaikannya,” ujarnya dengan lugas.[teks @nandaindrih | foto @gregbimz]

SHARE