Senandung untuk Manado

0
170

Puluhan musisi hasilkan 430 juta rupiah.

Once
Iya deh, gue nyanyi single Dealova. Lumayan nyumbang 10 juta untuk Manado.

Januari. Entah ada apa dengan bulan ini. Sudah dua tahun berturut-turut, selalu ada musibah banjir yang menyebabkan kerusakan parah. Di Januari 2013, Jakarta dikepung banjir. Separuh kota lumpuh. Golden Triangle: Kuningan, Sudirman, serta Thamrin yang menjadi pusat perekonomian negara lumpuh. Imbasnya harga-harga sembako sempat melonjak.

Musibah banjir pun kembali terulang, di wilayah utara jauh, Manado. Pertengahan Januari 2014, kota ini dihantam banjir bandang akibat hujan yang turun deras sejak tanggal 14-15 Januari. Derasnya air yang mencapai ketinggian lima meter memporak-porandakan kota Manado, Minahasa dan Tomohon.

Sekitar 1.000 rumah rusak parah, 4.000 orang mengungsi tanpa aliran listrik, dan 16 orang tewas. Ini menjadi banjir terbesar selama tiga tahun terakhir di Sulawesi. Dibutuhkan 75 miliar untuk merenovasi infrastruktur agar bisa pulih seperti semula.

Rasanya tidak perlu bertanya di mana pemerintah pusat berada ketika bencana itu terjadi. Mereka datang, untuk berkunjung selama tiga jam. Lalu melanjutkan wisata bencananya ke Sinabung. Di lokasi gunung meletus itu, telah berdiri tenda seharga 15 miliar untuk satu orang.

Siapapun yang berada di dalamnya pasti akan merasa nyaman dan aman. Tapi apa make sense, ketika rakyatnya justru berdesakkan dengan tenda darurat? Demikianlah yang diucapkan oleh Glenn Fredly ketika berdiri di atas panggung Konser KOIN “Senandung Untuk Negeri” di Hard Rock Cafe Jakarta. Ini konser amal untuk menggalang dana agar bisa membantu korban bencana alam di Manado. Next: gitar Abdee Slank dilelang 100 juta rupiah

1
2
3
4
SHARE