3AM [Part 2], Horor Jam Tiga

0
522

Tiga cerita di film ini terjadi tepat pukul 3 pagi.

3 am 1

Suasana mencekam pasti menjadi salah satu yang terlintas. Persis seperti film omnimbus asal Thailand bertajuk 3AM [Part 2] ini. Tiga cerita di film ini terjadi tepat pukul 3 pagi.

Dibuka dengan cerita berjudul Malam Ketiga. Cerita pembuka ini tentang kematian seorang ketua geng motor sekaligus tattoo artist bernama Rang. Tak ada yang percaya Rang kehilangan nyawanya akibat kecelakaan sepeda motor. Di balik kematiannya itu ternyata ada alasan yang membuatnya gentayangan dan membalas dendam.

Di hari ketiga kematiannya, Rang hadir menemui teman-temannya dan juga kekasihnya yang bernama Koy. Rang mati tepat pukul 3 pagi, ia kembali bergentayangan dan membalaskan dendamnya di waktu yang sama. Lalu apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang membuat Rang harus bergentayangan dan menemui kekasihnya?

Akhir pembalasan dendam Rang membawa cerita bergulir ke babak berikutnya. Cerita kedua ini berjudul Biarawati. Setiap negara, kota, bahkan daerah pasti mempunyai mitos yang dipercayai. Begitu juga dengan sebuah sekolah biarawati yang berada di Thailand ini.

Sebuah mitos mengatakan, dahulu kala ada seorang biarawati yang menyerahkan hidupnya hanya untuk pelayanan kepada Tuhan. Namun satu waktu ia jatuh cinta dan memainkan piano untuk menandai perasaannya. Namun saat cintanya terbalas ia justru merasa berdosa. Sang biarawati merasa bunuh diri adalah satu-satunya cara untuk menebus dosanya.

Sang biarawati pun menembak kepalanya usai memainkan sebuah piano di dalam gereja. Mitos yang beredar mengatakan, setelah mati, tangannya tetap memainkan piano dengan keadaan kepala setengah hancur. [Baca juga Mereka [selebriti] setia sehidup semati.]

Setelahnya, mitos berkembang. Seisi sekolah biarawati mengatakan arwah biarawati tersebut dapat mewujudkan keinginan cinta seseorang. Namun ada harga yang harus dibayar. Jika keinginan tersebut dikabulkan, orang tersebut harus memainkan piano di dalam gereja tempat sang biarawati bunuh diri pada pukul 3 pagi, seorang diri.

3AMPart2 posterKhem, seorang siswi di sekolah biarawati ternyata mempercayai mitos tersebut. Mujurnya, permintaan Khem menjadi kenyataan. Namun apakah semua yang diperolehnya benar-benar nyata?

Bagaimana jika semua yang didapatkannya hanya sebuah jebakan? Apapun yang terjadi, Khem harus memenuhi kewajiban untuk memainkan piano di dalam gereja tepat pukul 3 pagi. Karena, jika ia melanggarnya kematian akan menghampirinya.

Bagaimana dengan kisah terakhir di film ini? Cerita penutup ini bertitel Persembahan. Cerita horor ini menimpa sebuah keluarga yang bekerja sebagai pengrajin kertas merang, yang biasa dijadikan persembahan. Menurut kepercayaan agama tradisional China, yang juga berlaku di Thailand, orang yang masih hidup harus membakar replika uang yang biasa terbuat dari kertas merang agar arwah orang yang meninggal hidup berkecukupan di alam lain.

Di saat pesanan kertas merang sedang ramai-ramainya, Kamod, seorang pegawai membaca artikel yang menuliskan mobil keluarga bosnya mengalami kecelakaan tragis dan menewaskan pengendaranya. Saat itu, mobil tersebut sedang dikendarai oleh istri sang boss. Namun, secara mengejutkan istri sang boss pulang ke rumah dalam keadaan baik-baik saja.

Apa yang sebenarnya yang terjadi? Apakah istri boss Kamod benar-benar masih hidup atau yang pulang ke rumah adalah arwahnya saja? Malam itu menjadi sangat menyeramkan di toko kertas merang, dan semua terungkap tepat pukul 3 pagi.

Film 3AM [part 2] ini merupakan sekuel. Film pertama 3AM telah dirilis pada tahun 2012. Kesukses film tersebut membuat para sutradara, Kirati Nakintanon, Putipong Saisrikaew, dan Issara Nadee melanjutkan film horor ini. Ingin menguji keberanian Anda? Anda bisa menyaksikan film ini mulai 12 Februari 2014. « [teks @nandiyanti | foto dok 3AM [Part 2]]

SHARE