Sudut Pandang Beda The Changcuters

0
866

Melihat The Changcuters dari segi ‘Visualis’.

The Changcuters

Tria, Qibil, Dipa, Erick, dan Alda telah menghabiskan masa ‘hibernasinya’ selama dua tahun terakhir. Personel The Changcuters itu bukan menghilang untuk tidur, dan menunggu musim panas datang. Selama masa itu, mereka mengolah, mengotak-atik, meramu, musikalitasnya kembali. Baik dari segi musik serta lirik. Alhasil, di tahun 2014, mereka memberi kado istimewa bagi Changcut Rangers, yaitu sebuah album baru.

Akibat kecenderungan sosial untuk melihat mencari serta menelaah dari sudut pandang yang berbeda-beda. Dalam satu sudut, sebuah rupa bisa begitu indah. Sedangkan di sisi lain, rupa itu berubah menjadi buruk. Sudut-sudut itu seperti sebuah ilusi optik. Maka dipilihlah nama “Visualis” untuk merepresentasikan hal tersebut.

Album teranyar ini merupakan karya kelima mereka selama delapan tahun terakhir. Pijakan awal mereka ditandai dengan rilisan album perdana berjudul Mencoba Sukses [2006]. Tria cs menyadari ada yang kurang dari tiap album yang mereka lemparkan. Maka itu, mereka kembali menyelami akar-akar rock n’ roll di album Visualis.

Qibil, Dipa, Erick, dan Alda berusaha lebih bereksperimen dengan efek-efek digital mereka. Sementara urusan lirik, diserahkan kepada Tria yang selalu berbicara lugas serta dinamis. Ada 12 lagu yang dipersembahkan di album ini. Di antaranya: “Paradoks”, “Mengapa Sahabat Pacarku Lebih Cantik Dari Pacarku”, “Akhirnya Indah”, “Generasi Pantang Tua”, “Lestarikan Sang Pohon”, dan “Salam Pagi”.

“Generasi Pantang Tua” diplot menjadi anthem bagi mereka. Bercerita tentang seseorang yang menjalani profesi yang tidak diinginkannya. Meski begitu ia harus terus terlihat senang. Akhirnya, dengan segala macam cara ia selalu berusaha terlihat muda. Salah satunya dengan gaya berbusana. [Also read kesendirian seorang Bondan Prakoso]

Pada album Visualis mereka membiarkan para penikmatnya untuk menelaah maksud dari lirik-lirik yang mereka sampaikan. Seperti yang dikatakan oleh mereka lewat rilis, “Apakah hanya cukup menikmatinya sepintas atau menyelami setiap lirik lebih dalam lagi untuk mencari teka teki makna yang kami sembunyikan. Pilihan mutlak ada pada pendengar.”

Demi menunjang makna Visualis, The Changcuters juga akan merilis augmented reality, komik, games, dan bentuk visual kreatif lainnya. Ingin tahu lebih dalam tentang album Visualis mereka? Silahkan saksikan Rabu Ghiboo bersama The Changcuters, Rabu 19 Februari 2014, pukul 5 sore. So, Enjoy the show! « [teks @HaabibOnta | foto courtesy of Sony Music]

SHARE