Iwan Fals, Konser dan Orasi

0
600

Konser Iwan Fals disesaki 200.000 orang

Iwan Fals 1Jika Sabtu malam kawasan Monas padat oleh muda-mudi yang ingin berpacaran sambil menikmati keriaan di sana, itu sudah biasa. Tapi, ini berbeda, muda-mudi itu sudah datang sejak pagi hari untuk diskusi dan menanam pohon. Ketika malam, mereka bersatu mengibarkan bendera bertuliskan “Orang Indonesia” dengan enerjik di hadapan sebuah panggung.

Yap, muda-mudi yang tergabung dalam perkumpulan Fals Mania serta OI datang untuk melihat performa pujaanya, Iwan Fals yang sedang melaksanakan konser. Jakarta merupakan kota ketiga dalam rangkaian konser bertajuk “Suara Untuk Negeri” yang diselenggarakan di empat kota berbeda.

Di hari itu [Sabtu, 15/3], Monas sesak dijejali oleh massa sebanyak 200 ribu orang. Para penggemar itu datang dari berbagai daerah seputaran Jabodetabek. [also read: rahasia seorang luna maya, mulai dari first kiss]

Konser dibuka oleh Iwan Fals dengan menyanyikan lagu “Padamu Negeri” secara serempak. Ratusan ribu orang itu pun sontak langsung ikut bernyanyi mengikuti sang komandan.

Seusai rangkaian konser “Suara Untuk Negeri”, Iwan Fals berencana akan membuat sebuah konser megah yang dapat menampung empat juta orang. Pada konser itu ia berharap dapat menyanyikan “Indonesia Raya” bersama para jutaan penggemarnya tersebut.

Konser yang belum ditentukan waktu dan lokasinya itu juga akan menjadi jawaban atas keresahan yang menggeluti Iwan Fals, apakah dirinya benar-benar memiliki fans jutaan orang seperti yang terdaftar di akun Facebook-nya.

“Bongkar” menjadi lagu berikutnya yang dibawakan oleh Iwan Fals dan band. Para penggemar yang sudah datang sejak pagi hari pun makin keranjingan mengibar-ngibarkan bendera yang sudah dibawa. Iwan Fals pun sempat berorasi.

Ia menyerukan agar para Oi menggunakan hak pilihnya sebijak mungkin pada pemilu mendatang. Seniman ini pun berharap agar tidak ada yang golput.

Iwan Fals 3Sama seperti konser sewaktu di Medan dan Bandung, Iwan Fals pun berkolaborasi dengan musisi lain di panggung “Suara Untuk Negeri”. Kali ini ia mengajak Bondan Prakoso serta Nidji untuk berduet dengannya. Bersama Bondan ia me-medley lagu “Lenggak-lenggong Jakarta” dan “Hujan Gerimis” milik alm. Benyamin Sueb.

Gegap gempita malam itu pun ditutup oleh lagu “Kemesraan” yang dibawa oleh Iwan Fals pada penghujung konser. Meski stamina sudah terkuras habis selama dua jam konser, namun para penggemar itu tetap berusaha berteriak menyanyikan lagu itu bersama pujaannya.

Konser kemarin sempat diliputi beberapa kericuhan kecil, tapi tidak sama sekali mengganggu jalannya keriaan malam itu. [teks dan foto @HaabibOnta]

SHARE