Review The Monuments Men

0
190
The Monuments Men setelah menemukan sebagian benda sejara [foto: dok. Columbia Pictures]

Tugas ganda George Clooney selain tokoh utama.

The Monuments Men sedang mengatur strategi [foto: dok. Columbia Pictures]
The Monuments Men sedang mengatur strategi

Rehat sejenak dari film superhero, cinta-cintaan dan animasi. Mari me-refresh memori atau sekadar menambah pengetahuan Anda lewat film berlatar belakang sejarah, berjudul The Monuments Men.

Ini merupakan film bergenre drama-sejarah yang diadaptasi dari novel milik Robert M.Edsel berjudul The Monuments Men: Allied Heroes, Nazi Thieves and The Greatest Treasure Hunt in History.

Selain menarik karena mengangkat sejarah dari negara Amerika Serikat, yang kurang diketahui banyak orang, film ini juga didukung aktor-aktor hollywood kelas atas. Di antaranya George Clooney, Matt Damon, Bill Murray, John Goodman, Juan Dujardin, Bob Balaban, Hugh Bonneville dan Cate Blanchett.

Tujuh aktor yang berperan dalam film ini, memerankan sekelompok orang yang menamakan diri mereka grup The Monuments Men.

The Monuments Men terdiri dari sejumlah orang berbeda profesi. Ada tentara, ahli sejarah, kurator, arsitek, pemahat dan pecinta seni. Selain memang mendapat perintah Presiden Amerika Serikat, Franklin D. Roosevelt untuk mencari dan mengumpulkan benda seni-sejarah milik negara, The Monument Men memang memiliki kecintaan yang besar terhadap negara.

Minim Adu Tembak

Sekilas tugas para The Monuments Men ini terdengar sangat sederhana, tapi pada kenyataannya tidak. Pasalnya perburuan yang dilakukan The Monuments Men ini harus berkejar-kejaran waktu dengan ancaman tentara Jerman, yang ingin membumi hanguskan benda-benda seni dan sejarah, yang telah mereka curi dan sembunyikan.

Nah, di bagian berburu dan kejar-kejaran dengan tentara Jerman inilah, menjadi bagian yang seru di film produksi Columbia Pictures. Karena disinilah letak klimaksnya, yaitu bagaimana penonton bisa lebih menyelami jerih payah seorang pahlawan demi mempertahankan kekayaan milik negara, bahkan sampai berkorban nyawa.

Meski bercerita tentang sejarah negara dan menghadirkan banyak tentara dari dua kubu [Amerika-Jerman], bukan berarti film ini ramai dengan suara bising tembakan. Sebaliknya, bisa dibilang The Monuments Men minim akan adu baku tembak.

Hal ini mungkin dikarenakan perang antar dua negara bukan jadi tujuan utama cerita di film ini, melainkan tentang perjuangan sekelompok orang demi mengumpulkan benda seni dan sejarah, yang terancam punah.

Rose membeberkan daftar barang sejarah yang disembunyikan Jerman [foto: dok. Columbia Pictures]
Rose membeberkan daftar barang sejarah yang disembunyikan Jerman

Selain tentang sejarah Amerika Serikat, penikmat film juga diajak belajar tentang benda-benda seni-sejarah yang ada, bahkan terkenal sampai saat ini. Pengetahuan penonton juga bertambah dengan disebutnya beberapa pencipta benda-benda sejarah tersebut salah satunya, Michelangelo.

Pada umumnya film yang mengangkat tema sejarah suatu negara biasanya akan memakan durasi cukup panjang. Tidak ayal, film tentang sejarah identik membosankan, karena ceritanya harus detail dan durasi yang cukup panjang.

Beruntungnya, Anda tidak akan mengalami hal ini saat menyaksikan film The Monuments Men. Dengan detail sejarah yang ditampilkan cukup lengkap dan jelas, film ini tidak memakan waktu lama saat pemutarannya, hanya 118 menit. Waktu yang cukup pas untuk berduduk lama sambil menyaksikan film bertema sejarah.

Lalu bagaimana dengan tokoh utama di film? George Clooney yang berperan sebagai Frank Stokes, yaitu seorang tentara yang memilki kepedulian akan benda-benda sejarah, sekaligus pemimpin tim Monuments Men ini, memang tidak terlalu banyak mengambil scene sendiri.

Seakan-akan George Clooney memang tidak ingin film berpusat pada dirinya, melainkan pada cerita dan alur sejarahnya. Namun, penonton juga diyakinkan bila tokoh Frank Stokes amat penting dalam film ini.

Di mana dalam film ini Frank Stokes diwujudkan sebagai karakter tegas, berambisi, cinta negara, pintar, setia kawan, serta bertindak sebagai pengatur strategis dan pengambil keputusan di kubu Monuments Men. Ini artinya, tokoh Stokes memiliki andil cukup besar dalam sejarah Amerika Serikat, meski ia tidak selalu adan disetiap scene.

Sekadar informasi, di film ini George Clooney tidak hanya berperan sebagai tokoh utama, tapi juga sutradara dan produser. Dan, film The Monuments Men menjadi film ketiga di mana aktor kelahiran Kentucy, Amerika Serikat, 6 Mei 1961 ini memegang tiga peran sekaligus. Sebelumnya, ia juga berperan sebagai pemain, sutradara, dan produser di film Leatherheads [2008] dan The Ideas of March [2011].

The Monuments Men setelah menemukan sebagian benda sejara [foto: dok. Columbia Pictures]
The Monuments Men setelah menemukan sebagian benda sejarah

Sinopsis

Saat Perang Dunia II [1942-1943] terjadi, Presiden Amerika Serikat, Franklin D. Roosevelt menugaskan seorang tentara Frank Stokes [George Clooney] untuk menyelamatkan benda sejarah dan karya seni yang telah dicuri oleh Nazi di Jerman.

Merasa tidak sanggup bekerja sendiri, Frank pun mengajak teman-temannya yang memiliki visi yang sama, diantaranya Letnan James Granger [Matt Damon], Richard Campbell [Bill Murray], Walter Garlfield [John Goodman], Letnan Jean Claude [Jean Durjadin], Preston Savitz [Bob Balaban].

Agar bisa merebut kembali benda-benda sejarah-seni yang disimpan oleh Jerman, Frank Stokes Cs pun berbagi tugas. James Granger bertugas terbang ke Paris untuk menemui seorang wanita bernama Rose Valland [Cate Blanchett].

Rose ditengarai mengetahui dan mempunyai catatan penting tentang daftar-daftar benda sejarah-seni yang dicuri Nazi, tapi sayangnya mendekati Rose, tidak semudah dipikirkan. Rose tidak begitu saja mempercayai James sebagai tentara Amerika yang ditugaskan untuk mengumpulkan dan mengembalikan ke negara.

Sedangkan, anggota Monuments Men lainnya juga bekerja dengan pergi ke berbagai wilayah yang berbeda-beda. Disaat bergerilya inilah, dua anggota Monuments Men ada yang tewas karena tentara Jerman.

Titik terang tentang keberadaan benda-benda sejarah itu, semakin terlihat setelah James berhasil mendapat daftar dari Rose, serta Preston Savitz dan Richard Campbell berhasil menangkap mantan tentara Nazi yang mencuri benda-benda sejarah.

Lalu bagaimana? Apakah akhirnya The Monuments Men berhasil menemukan benda-benda sejarah tersebut? Saksikan film The Monuments Men di bioskop tanah air. [teks DonT_D4 | foto dok. Columbia Pictures]

SHARE