Berandal di Keluarga, Polisi dan Gangster

0
594

Berlanjutnya pertualangan Rama di The Raid.

The Raid 2 Berandal 2Rama [Iko Uwais] berhasil selamat dalam penyergapan sebuah apartemen tempat Tama Riyadi [Ray Sahetapy], seorang gembong narkoba, bermukim.

Usai perkelahian besar di apartemen tempat tinggal Tama, Rama menemui seorang polisi bernama Bunawar [Cok Simbara]. Ia dikenal sebagai polisi bersih. Ia punya tim kecil yang berusaha mengurai rantai kejahatan di dalam tubuh kepolisian. Setibanya di tempat Bunawar, sebuah jalan panjang baru harus dijalani Rama.

Bunawar menjelaskan bahwa usai kejadian di apartemen Tama, Reza [Roy Marten] akan mencarinya, menghabisinya untuk membungkam semua yang telah terjadi. Reza merupakan bos kepolisian yang berkhianat dan hidup damai berdampingan dengan para gangster.

Untuk menyelamatkan hidupnya, Rama mau tidak mau harus bersekutu dengan Bunawar. Tujuannya mengungkap bukti kebusukan Reza dengan cara mendekati kepala gangster di sebuah kota besar.

“Kalau kita nggak segera bertindak, lu dan keluarga lu akan hilang,” kata Bunawar kepada Rama. Mengingat akan seorang istri, anak dan juga seorang ayah yang menunggunya, Rama rela mengikuti permainan barunya.

The Raid 2 Berandal 1Bunawar memberitahukan bahwa saat ini kota dikuasai oleh dua kepala gangster. Dua wilayah dibagi rata di bawah kuasa mereka, satu pihak di bawah pimpinan Bangun [Tio Pakusodewo] dan satu pihak lagi dipimpin Goto [Kenichi Endo].

Perjalanan panjang Rama dimulai dengan memasuki lingkaran keluarga Bangun. Rama ditugasi mengubah identitasnya menjadi Yuda. Ia diceritakan masuk ke penjara untuk mendekati Ucok [Arifin Putra], putra dari Bangun.

Di dalam penjara, Rama sukses mendapat kepercayaan Ucok. Dua tahun berlalu Rama pun bebas dari penjara. Setelah bebas ia diboyong Ucok ke markas Bangun. Ia dipercaya menjadi tangan kanan Ucok. [VIDEO: Ngobrol bareng pemain The Raid 2: Berandal]

Tugas awal Rama untuk membongkar kedok Reza bertambah berat ketika twist plot terjadi di sini. Ucok merasa sang ayah tak percaya kepadanya. Selama ini ia hanya diberi tugas yang dianggapnya ringan. Contohnya saja saat ia diperintahkan untuk ‘menghabisi’ seorang gembong video porno yang tak patuh aturan.

Ucok pun memberontak. Ia bergabung dengan seorang kepala gangster muda yang berambisi merebut kekuasaan dari tangan Bangun dan Goto. Gengster muda ini bernama Bejo [Alex Abadd].

The Raid 2 Berandal 4Bersama Bejo, Ucok berencana memporak-porandakan hubungan baik Bangun dan Goto. Mereka memulai kudeta tersebut dengan menghabisi orang-orang kepercayaan Bangun.

Prakoso [Yayan Ruhiyan] adalah orang kepercayaan Bangun yang pertama kali dihabisi. Prakoso adalah pembunuh berdarah dingin dengan wujud gembel berambut panjang namun sangat bertanggung jawab menafkahi istri cantiknya yang diperankan oleh Marsha Timothy dan juga pada anak gadisnya yang sudah lima belas tahun tak ditemuinya.

Prakoso dijebak. Ia mati ditangan The Assassin [Cecep Arif Rahman], pembunuh kepercayaan Bejo. Ucok berharap ayahnya akan terpancing emosi atas kematian Prakoso. Namun ia salah. Bangun membiarkan kejadian itu karena mencium kegelisahan Ucok di balik semua ini.

Karena sifat ketergesaan Ucok lah yang membuat Bangun belum mempercayai tanggung jawab besar padanya. Di sisi lain, Eka [Okka Antara] tangan kanan Bangun ikut mengamati semua yang sedang terjadi di sekelilingnya.

Korban kembali berjatuhan. Kali ini di pihak Jepang, orang kepercayaan Goto dihabisi oleh sepasang pembunuh berdarah dingin kepercayaan Bejo lainnya. Yang pertama adalah Hammer Girl [Julie Estelle], seorang perempuan bisu yang terlatih menghabisi lawannya menggunakan palu.

The Raid 2 Berandal 6Karakter ini diciptakan Gareth Evans karena terinspirasi dari gerakan silat harimau yang pernah digunakannya dalam film Merantau. Kemudian, berdampingan dengan Hammer Girl, ada seorang laki-laki yang dijuluki Baseball Bat Man [Very Tri Yulisman]. Ia tak segan-segan menghantam target menggunakan tongkat baseball yang tak pernah lepas dari genggamannya.

Cerita semakin rumit ketika Rama secara tiba-tiba dikeroyok segerombolan orang, yang belakangan diketahui beridentitas polisi. Semua menjadi satu dan menyajikan sebuah film drama dengan alur yang rumit, menegangkan, namun menyenangkan.

Selalu ada hal baru di setiap perkelahian. Selalu ada bagian-bagian kecil baru yang diselipkan sang sutradara di dalam film berdurasi 148 menit ini. Seperti perkelahian menegangkan di dalam mobil yang dialami Eka dan Rama. Akibat perkelahian ini, mobil mewah yang dikendarai Eka dan sebuah shelter busway hancur.

Banyak intrik lain di dalamnya, seperti turunnya hujan salju di tengah perkelahian. Dan sang sutradara melibatkan imajinasinya dalam hujan salju tersebut.

Apakah Rama akan bertahan dalam penyusupannya? Apakah misinya sukses di tengah pertempuran yang tak terhindarkan? Film ini mulai tayang pada 28 Maret 2014. Tak hanya di Indonesia, namun juga di Malaysia, Amerika Serikat, Rusia, Australia dan New Zealand dan direncanakan akan terus berlanjut di beberapa tempat lainnya.

Bukan hanya menyajikan perkelahian, kekerasan atau lumuran darah di mana-mana, namun film ini juga dibalut drama yang kental antara ayah, anak, kepolisian dan kriminal yang tergabung dalam kehidupan di sebuah kota besar. [teks @nandiyanti | foto dokumentasi Merantau Films]

The Raid 2 Berandal 3

The Raid 2: Berandal
Sutradara dan Skenario Gareth Evans
Pemain Iko Uwais, Arifin Putra, Tio Pakusadewo, Oka Antara, Ryuhei Matsuda, Kenichi Endo, Kazuki Kitamura, Yayan Ruhian, Alex Abbad, Julie Estelle, Cok Simbara, Donny Alamsyah
Genre laga
Durasi 148 menit

SHARE