Revalina Berharap Film Laga

0
437

 “Dulu sih sempet ada tawaran tapi aku belum siap.”

Revalina s TematRaut wajahnya tampak seperti kelelahan. Di balik make-up tipisnya ia tetap mengumbar senyum ramah dan bersedia menjawab rasa penasaran yang sudah ada di dalam otak terhadapnya.

Revalina Sayuthi Temat atau lebih dikenal dengan nama Revalina S. Temat ini bersedia kami ‘culik’ masuk ke kantor redaksi Ghiboo seusai menjadi pengisi siaran di program radio Hard Rock FM.

Perempuan bertubuh langsing dan berkulit bersih ini bercerita bahwa dirinya baru saja selesai proses pengambilan gambar [shooting] film layar lebar yang judulnya sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia, yakni Oo Nina Bobo.

“Aku baru selesai syuting film horor baru, judulnya Oo Nina Bobo. Total syuting filmnya 14 hari di dua kota: Bandung dan Jakarta,” katanya. “Ini film horor kedua aku setelah sebelumnya aku juga main di film Pocong 2, tahun 2006 kalau nggak salah inget,” Reva menambahkan.

Di dalam film garapan sutradara Jose Rizal tersebut, Reva berperan sebagai seorang dokter Karina yang sedang menyusun tesis guna menyelesaikan pendidikan S2 psikologi. Dokter ini mengambil penelitian tentang seorang anak bernama Ryan yang mengalami trauma setelah seluruh anggota keluarganya tewas saat ia berumur 7 tahun.

“Film ini sangat menarik buat aku, karena aku memerankan seorang dokter yang juga harus belajar ilmu kejiwaan [psikologi] demi tesisnya. Untuk menjadi dokter Karina ini tidak semudah yang dibayangkan loh,” ujarnya.

Perempuan kelahiran Jakarta, 26 November 1985 ini harus belajar banyak tentang ilmu psikologi untuk memantapkan perannya sebagai dokter yang menangani psikis sang pasien. Namun ia mengakui hanya belajar melalui internet tanpa membaca buku maupun jurnal ilmu kedokteran ataupun ilmu kejiwaan.

Salah satu yang ia pelajari ialah EMDR [Eye Movement Desensitization and Reprocessing] yakni salah satu bentuk terapi yang sudah digunakan di dunia medis internasional untuk menangani masalah trauma terhadap sesuatu.

“Aku search di internet mengenai EMDR karena ceritanya kan aku sebagai dokter harus melakukan teknik itu. Dari situ aku tau kalau untuk terapi trauma, kita menggerakan tangan aja ada arahan dan tujuannya,” lanjut perempuan yang pernah meraih nominasi Aktris Terfavorit Indonesian Movie Awards 2009.

Walaupun mendapat tantangan baru di film horor ini, namun di akhir perbincangan Reva sempat mengutarakan keinginan yang sampai kini belum terwujud, yakni bermain di film action. [VIDEO: luna maya membuka sejumlah rahasianya]

“Jujur aku pengen banget main action movie, aku jadi jago berantem dan menurut aku itu kayak maini karakter yang beda banget sama keseharian aku,” tuturnya. “Dulu sih sempet ada tawaran tapi aku belum siap. Nah sekarang udah siap walaupun aku sebenernya nggak ikut beladiri apapun.” Semoga tercapai ya, Reva! « [teks @boyMALI | foto Ghiboo]

SHARE