Tiga Tim Petualang Jelajah Kuliner Nusantara

0
750

Berpetualang di tiga wilayah Indonesia.

Indonesian-Cuisines-thebrainincorporated-projectingindonesiadotcom-2

Rendang, sate, nasi goreng, mie ongklok, gudeg, soto betawi, gulai belacan, dan mungkin jika seluruh resep khas Nusantara ini dikumpulkan jadi satu, bisa sampai ribuan resep makanan, atau ratusan ribu, atau bisa saja mencapai jutaan resep? Tentu saja jumlahnya teramat banyak.

Demi mengumpulkan warisan kuliner nenek moyang kita, bakal ada tiga grup petualang yang akan mengumpulkan data kuliner Indonesia di tiga wilayah Nusantara Barat, Tengah, dan Timur.

Ketiga tim ini akan berangkat serentak dari April hingga Juli 2014, dengan destinasi lebih dari 100 kota.

Untuk tim Indonesia Bagian Barat [Sumatera – Kalimantan] ini dia anggotanya:

Odilia Winneke
Odilia Winneke

Odilia Winneke, seorang Editor in Chief dari sebuah portal kuliner ternama di Indonesia. Sosoknya memiliki pengaruh yang cukup besar di Industri kuliner Nusantara. Ia juga telah menulis beberapa buku kuliner, salah satunya Kamus Lengkap Bumbu Indonesia.

 

Meliana Christanty
Meliana Christanty

Meliana Christanty, seorang penggiat kuliner yang berdomisili di Kalimantan Tengah. Saat ini ia mengelola sebuah event organizer yang menggelar acara-acara kuliner lokal di kotanya. Ia adalah salah satu semifinalis Masterchef Indonesia Season 3.

 

 

Indonesia Bagian Tengah [Jawa, Bali, dan Madura]:

Aldio Merancia
Aldio Merancia

Aldio Merancia, seorang mahasiswa Universitas Gajah Mada yang memiliki minat begitu besar di bidang kuliner Nusantara. Ia memiliki blog hungerranger.com yang hampir setiap hari mengupas ragam warisan kuliner Nusantara. Blog ini telah dikunjungi kurang lebih dari 160 ribu visitors selama 10 bulan terakhir, dengan kunjungan rata-rata seribu orang per hari selama 2014.

 

Jeffry Sie
Jeffry Sie

Jeffry Sie, si pemilik restoran Gudeg Yu Nap yang terkenal di Bandung dan sudah di-review oleh berbagai teve swasta dan pengamat kuliner tingkat internasional. Ia pernah diberangkatkan ke Monte Carlo, Monaco untuk memasak aneka kuliner Nusantara selama satu bulan. Menjadi bagian dari sebuah event organizer ternama, ia juga sangat terbiasa untuk mengulik ragam kekayaan kuliner tradisional. Serta bekerja sebagai kontributor di Makansutra Food Guide.

 

Indonesia Bagian Timur [Sulawesi, NTT, NTB, Maluku, Papua]:

Dina 'Dua Ransel'
Dina ‘Dua Ransel’

Dina ‘Dua Ransel’, bersama suaminya yang berkewarganegaraan Kanada adalah pasangan traveler yang telah menjelajah berbagai belahan dunia. Mereka memulai perjalanannya sejak 2009 dan hingga kini telah mengunjungi lebih dari 40 negara untuk menjelajah kekayaan budaya [termasuk kuliner] sebagai backpackers. Mereka juga mengelola situs duaransel.com yang diakui sebagai salah satu situs referensi terpercaya untuk para travelers lokal maupun mancanegara.

 

Terry Endropoetro
Terry Endropoetro

Terry Endropoetro, seorang traveler sejati yang pernah bekerja di beberapa majalah ternama di Indonesia untuk menulis artikel mengenai kuliner dan pariwisata. Sekarang ia mengelola sebuah travel organizer yang mengelola perjalanan wisata ke berbagai wilayah Indonesia.

 

Ke depannya, kumpulan data para traveler kuliner ini akan disatukan dalam buku Bango Jelajah Warisan Kuliner dari Barat ke Timur Nusantara.

“Kami harap buku ini akan menjadi salah satu referensi utama masyarakat Indonesia dalam memetakan, memahami, dan mengapresiasi ragam kekayaan warisan kuliner Nusantara. Selain itu, buku ini nantinya juga akan tersedia dalam bentuk e-book atau format digital sehingga mudah untuk diakses oleh lebih luas lagi masyarakat,” jelas Nuning Wahyuningsih, Senior Brand Manager Bango PT Unilever Indonesia Tbk.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif [Kemenparekraf]. Akhyaruddin, SE, M.Sc selaku Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus, Konvensi Insentif, dan Event Kemenparekraf menuturkan, “Kami menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap acara ini yang diinisiasi oleh kecap Bango sebagai upaya dalam pelestarian warisan kuliner Nusantara.”

Mmmm jadi nggak sabar nunggu bukunya. Keren! « [teks @bartno | foto berbagai sumber]

SHARE