High Heels, Beautiful yet Dangerous

0
416

Atas nama fashion, wanita menempatkan dirinya dalam cedera permanen.

 2

G-Readers, inget nggak sama film Devil Wears Prada? Dalam film tersebut, semua perempuan yang bekerja di majalah Runway wajib menggunakan sepatu hak tinggi atau high heels. Bagi yang ketahuan tidak memakai high heels bakal kena teguran.

Perempuan dan high heels bagaikan dua sisi mata uang. Tidak dapat terpisahkan. Perempuan akan sangat merasa cantik dan anggun saat dirinya memakai high heels. Dengan sepatu high heels, kaki perempuan akan terlihat semakin jenjang dan seksi. Semakin tinggi heels-nya, kepercayaan diri perempuan akan semakin meningkat pula.

Namun, masih ingatkah dengan kutipan beauty is pain? Ya, para perempuan pecinta high heels tersebut rela menahan rasa sakit yang timbul setelah berjam-jam menggunakan sepatu high heels. Mayoritas perempuan mengalami masalah pada kakinya setelah memakai sepatu high heels, namun mereka bertahan atas nama fashion dan kecantikan.

Tanpa disadari, semakin tinggi heels yang kita gunakan akan membuat tubuh menjadi miring ke depan. Selain itu, pemakaian high heels dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan pemendekan otot-otot betis, menyebabkan sakit, nyeri dan bahkan hingga patah tulang.

Selain masalah di atas, high heels juga menyebabkan beberapa masalah kesehatan lainnya. Apa sajakah itu? Let’s take a look!

editBunion
Bunion merupakan pertumbuhan tulang disekitar pangkal jempol. Penyakit ini menyebabkan jempol kaki bengkok dan mengarah ke jari-jari kaki lainnya hingga menimbulkan rasa nyeri.

Corn
Corn adalah penebalan kulit kaki akibat gesekan berulang terhadap sepatu.

Hammer Toe
Penyakit ini menyebabkan deformitas pada jari kaki karena jari kaki dipaksa turun oleh sepatu. Hal ini hanya bisa diperbaiki dengan bantuan alat medis tertentu atau melakukan operasi.

Morton’s neuroma
Penyakit ini akan menyebabkan jaringan di sekitar daerah pertengahan kaki menebal, sakit, dan mati rasa. Cara menyembuhkannya adalah dengan melakukan pembedahan untuk menghilangkan jaringan.

Pump bump
Pump bump adalah pertumbuhan tulang yang terjadi pada tumit. Hal tersebut diakibatkan oleh tekanan dan gesekan punggung kaki serta tali sepatu hak tinggi. Cara penyembuhannya adalah dengan melakukan operasi.

Metatarsalgia
Metatarsalgia merupakan peradangan yang biasa terjadi pada bola mata kaki akibat tekanan pada tulang metatarsal, yaitu tulang-tulang diantara jari-jari kaki dan lengkungan.

Selain enam penyakit diatas, high heels juga dapat negatif pada kehidupan seksual. High heels dapat menyebabkan orgasme yang dicapai perempuan menjadi tidak maksimal. Kenapa? Hal tersebut disebabkan karena otot-otot kaki yang berada disekitar tumit berhubungan langsung dengan otot-otot yang berada di pinggul.

Penggunaan high heels akan membuat otot-otot tersebut tidak mampu bekerja dengan baik dan akan berdampak pada pinggul. Sedangkan jika pinggul mengalami masalah maka hubungan seksual pun ikut mengalami permasalahan.

Namun, jangan sedih G-Readers! Kamu tetap bisa memakai high heels kesayangan kamu kok. Caranya, pakailah high heels hanya pada momen-momen tertentu saja. Pilihlah high heels yang memiliki heels dibawah satu inci agar lebih nyaman di kaki. Sesekali gunakan flat shoes atau sandal agar kaki dapat lebih rileks. Yang terakhir adalah lakukan pemijatan rutin terhadap kaki supaya peredaran darah lebih lancar.

Jadi, jangan takut untuk tampil cantik dengan high heels ya! [teks @ratihwinanti | foto berbagai sumber]

SHARE