Di Balik Kebiasaan Toss

0
963

Di luar negeri, dikenal dengan sebutan “hi-five”.

isi 2Dalam berbagai kesempatan, ritual toss sering dilakukan. Itu bisa bermakna persetujuan akan sebuah ide; perayaan akan sebuah keberhasilan; bentuk perkenalan atau dukungan; dan juga pamit untuk pergi.

Apapun itu, toss seperti sudah melekat di kehidupan sehari-hari. Entah sejak kapan dimulainya budaya ini, tapi toss sudah dilakukan di seluruh dunia.

Di luar negeri, dikenal dengan sebutan “hi-five”. Atau bisa juga dengan ungkapan “give me five” sembari menjulurkan tangan dengan telapak terbuka menghadap ke arah lawan bicara kita. Mulai dari anak kecil hingga dewasa semua melakukannya.

Cara melakukan toss terbilang sederhana. Cukup merentangkan kelima jari selebar-lebarnya lalu adu dengan telapak tangan milik orang lain. Lewat kebiasaan ini, bermacam hal dapat diungkapkan seperti di atas. Dan, beragam hal juga didapatkan.

Menurut Dacher Keltner, ahli psikologi Universitas California, toss adalah merupakan ekspresi emosional tertinggi dari manusia. “Sentuhan fisik seperti toss adalah salah satu bahasa tubuh pertama yang dipelajari manusia,” ungkap Keltner.

Dari hasil penelitiannya ditemukan bahwa seorang murid yang menerima toss –sebagai bentuk dukungan dari gurunya– menjadi lebih giat di dalam kelas. Hal itu tidak hanya terjadi di anak-anak kecil. Di kalangan orang dewasa pun demikian. Toss bisa meningkatkan performa pekerjaan.

Mengapa? Karena ketika melakukan toss, rupanya hormon oxytocin terlepas. Hormon ini berfungsi meningkatkan rasa percaya diri dan menekan hormon cortisol yang menyebabkan stres. Alhasil, seseorang memiliki kepercayaan diri untuk menyelesaikan hambatan apapun. Jadi, sering-seringlah melakukan toss kepada siapapun jika ingin terhindar dari stres.

isi 3Meski sepertinya tidak terlalu berarti, sebenarnya toss dapat membuat siapapun lebih bersemangat setelah melakukannya. Faktanya, semua orang di dunia mengenal ritual ini. Tapi toss tidak melulu menepukkan telapak tangan milik kita ke orang lain. Ada ragam variasi toss di dunia. Apa saja itu? Simak di bawah ini:

1. Toss Bayi
Percaya atau tidak, hal pertama dipelajari oleh bayi adalah toss. Sebelum mereka diajarkan cara belajar berdiri atau berbicara, orang dewasa seringkali mengajak sang bayi untuk melakukan toss. Dan, si kecil akan merespon hal itu dengan menggenggam jemari kita, karena ingin mengetahuinya.

2. Toss Udara
Zaman kian modern berkat perkembangan internet. Toss yang semula harus dilakukan secara bertatap muka. Kini tidak lagi, karena bisa dilakukan lewat dunia maya.

Toss udara tidak menggunakan sentuhan fisik sama sekali. Bisa dilakukan dengan emotikon atau ikon berbentuk toss. Jika lewat video call, bisa dilakukan tanpa ikon apapun. Ini membantu sekali bagi yang terkena fobia bakteri.

3. Fist Bump
Jika toss biasa adalah pertemuan antara telapak tangan, Fist Bump adalah pertemuan dari kepalan tangan. Yap, dua kepalan tangan yang saling beradu mirip saat melakukan pukulan. Hal ini biasa dilakukan oleh kaum pria yang terkesan macho. Terkadang Fist Bump diakhiri dengan efek ledakan. Sesudah membentur, lalu jemari membuka lebar saling berjauhan.

4. Toss Random
Toss Random adalah melakukan toss kepada semua orang yang ada di sekeliling kita. Tanpa peduli apakah Anda kenal atau tidak. Biasanya jika Anda melakukan Toss Random, akan mendapatkan satu reaksi dengan banyak ekspresi dari berbagai orang. Mau tahu seperti apa Toss Random? Yuk lihat video #TOSSMOMEN ini.

5. Toss Ganda
Toss ini dilakukan dengan menggunakan kedua tangan saat melakukannya. Tangan diangkat hingga melebihi kepala. Lalu toss! Biasanya toss ganda dirayakan oleh orang-orang yang memiliki tingkat kegembiraan level tinggi. Jika satu tidak cukup, gunakan keduanya! «

SHARE