Jumpa Lumba-lumba di Teluk Kiluan

0
505

Backpacker-an menuju Teluk Kiluaan.

Teluk Kiluan terletak di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Berwisata di sini, Anda dapat menikmati pasir putih dengan air lautnya yang jernih, serta yang paling seru adalah melihat polah lumba-lumba.

Dengan menggunakan jukung [perahu nelayan] untuk ke area lumba-lumba, Anda seolah berburu mencari-cari pergerakan lumba-lumba mulut botol [Tursiops truncatus] dan lumba-lumba paruh panjang [Stenella longirostris].

Perjalanan dari Jakarta
Bagaimana mencapai ke sana tanpa menggunakan jasa biro wisata?

Bila dari Jakarta, arahkan tujuan ke Pelabuhan Merak. Saat itu, Ghiboo memulainya dari Terminal Kalideres menggunakan bus kelas ekonomi dengan harga tiket Rp. 15.000, berjarak tempuh lebih kurang dua jam.

Dari Pelabuhan Merak, sambung dengan kapal Ferry ke Bakauheni. Biaya kelas ekonominya Rp. 11.000, dengan waktu sekitar 2,5 jam.

Di Lampung
Setibanya di Bakauheni, cari bus tujuan Bandar Lampung. Harga tiketnya Rp. 20.000, dengan perkiraan waktu 1,5 jam.

Dari Bandar Lampung ke Teluk Kiluan menggunakan mobil travel [AC] dengan biaya Rp. 50.000. Waktu tempuh 4 jam.

Masuk ke Teluk Kiluan dikenakan tiket Rp. 10.000. Sewa jukung ke Pulau Kiluan, Rp. 12.000, dengan estimasi waktu lebih kurang 15 menit.

Untuk bisa bertemu dengan lumba-lumba, waktu terbaik adalah dari jam 09.00 hingga jam 12.00. Sewa jukung untuk ‘memburu’ lumba-lumba ini kena biaya sebesar Rp. 250.000 per kapal yang bisa diisi tiga orang. Jadi satu orang sekitar Rp 85.000. Lama seluruh ‘perburuan’ lebih kurang 2-3 jam.

Total waktu hingga selesai mengejar lumba-lumba: 11,5 jam, dan biayanya: Rp. 193.000.

Bila ingin menginap di sana, ada tenda yang bisa disewa dengan harga Rp. 30.000 per malam.

Secara total –termasuk menginap di tenda, makan, dan biaya hingga kembali ke Jakarta– Ghiboo mengeluarkan dana lebih kurang Rp  500.000. « [teks @bartno | foto courtesy [email protected]]

SHARE