The Virgin di Panggung Kampanye

0
567

“Beda banget rasanya,” kata personel The Virgin

The Virgin
The Virgin

Pemilihan Umum Legislatif [PiLeg] 2014 telah berlalu. Berbagai pengalaman baru dirasakan para artis yang ikut merasakan euphoria saat kampanye jelang pemilu. Salah satunya dalah duo The Virgin yang pertama kali ikut memeriahkan kampanye Partai Kebangkitan Bangsa [PKB].

Menurut Mita dan Dara, dua personel The Virgin, pengalaman tampil saat kampanye sangat berbeda dibandingkan dengan penampilan The Virgin biasanya.

”Beda banget rasanya. Salah satunya di panggung banyak orasi. Diselak-selak. Tapi seru,” kata Dara sambil tertawa, saat ditemui di 89.6 FM I-Radio Jakarta beberapa waktu lalu.

Suasana di panggung kampanye pun lebih santai. Biasanya, semua area di atas panggung bersih. Hanya berisi duo The Virgin dan band pengiringnya. Tapi di panggung kampanye, semua campur aduk.

“Kalau pas kampanye, satu RT tumplek di panggung. Kami nyanyi sambil rangkul-rangkulan sama warga yang ada di situ,” kenang Mita mengingat aksi panggungnya.

Tak ada aturan baku yang perlu ditaati. Semua murni senang-senang. Tak ada beban tersendiri bagi The Virgin untuk bergabung di acara tersebut. Mereka justru bisa belajar hal baru dari acara-acara tersebut. ”Jadi nambah ilmu, begini lho repotnya bikin acara besar,” tambah Mita.

Mereka berharap bisa menambah pengalaman baru lagi di Pemilu Presiden mendatang. Dua anak buah Ahmad Dhani ini ingin bisa merasakan kemeriahan yang lebih besar lagi pada Juli mendatang.

Secara jujur, mereka ingin tampil di acara beberapa partai sekaligus. Sayangnya, saat ini mereka baru diajak PKB. ”Partai ‘kan biasanya sama kayak produk ya. Kalau udah sama A ya sama itu aja. Nggak bisa yang lain. Tapi kalau kami sih, kalau bisa, pilih maunya sama yang ngasih job-nya banyak aja,” kata Dara sambil tertawa.

Selama masa kampanye kemarin, Mita dan Dara diajak ikut ke beberapa kota sekaligus. Dua di antaranya Blitar dan Ciamis. Dalam setiap penampilan, mereka biasa membawakan lima sampai enam lagu. Selebihnya mereka membebaskan aturan main kepada partai yang bersangkutan.

The VirginKebersamaan The Virgin sejak 2009 sudah pasti menumbuhkan kedekatan di antara dua anggotanya. Namun apakah mereka selalu sama dalam memandang suatu hal? Kita lihat dari pilihan ‘Diz or ‘Dat berikut ini.

dicuekin atau dimarahin?
Mita “Mending dimarahin. Kalau dimarahin jadi tahu kesalahan kita. Kalau dicuekin ‘kan kita nggak bisa tahu salah kita apa.”
Dara Dicuekin. Kalau dicuekin pasti tahu, ah pasti marah nih. Aku sih orangnya peka, berarti dia [Mita] kurang peka nih. Hahahaha.”

cokelat atau bunga?
Mita “Aku nggak suka sama yang romantis banget, jadi aku pilih cokelat.”
Dara “Cokelat aja ah. Bunga nggak bisa dimakan, Cinn!”

curhat tentang cowok atau keluarga?
Mita “Keluarga. Mereka itu nomor satu, selalu jadi pembahasan nomor satu.”
Dara Ngapain cowok diomongin? Belum tentu mereka juga ngomongin kita. Hahaha. Keluarga aja yang pasti.”

piercing atau tattoo?
Mita “Aku nggak suka tato. Karena menurut aku jadi bala, jorok, kotor, ‘gitu. Itu menurut aku aja ya. Nah kalau piercing sih banyak. Ada 10 nih!”
Dara “Sama, piercing. Banyak juga nih, ada lima atau enam.”

baju atau sepatu?
Mita “Sepatu! Pasti! Aku di rumah ada tiga lemari! Dan satu lemari bisa 200-an. Banyak banget!”
Dara “Baju. Aku suka beli. Di rumah aja sampai ada pembagian baju, yang belum pernah dipakai sama yang sudah dipakai.”

musik atau akting?
Mita “Musik, karena lebih ke jiwa. Sudah coba akting, tapi tetep cintanya musik.”
Dara “Kami awalnya ‘kan dari musik, jadi maunya musik aja walau sudah jajal akting juga.”

musik dangdut atau india?
Mita “Dangdut. Itu tuh bikinnya nggak gampang dan nggak bisa disepelein.”
Dara “India! Aku cinta Indonesia, tapi cinta India juga, karena aku cinta Shahrukh Khan!” « [teks @nandiyanti | foto @gregbimz]

SHARE