Selebriti Peduli Anak Indonesia

0
471
BVLGARI - Dian Sastro dan Joe Taslim

Selebriti bantu Bvlgari Save The Children

BVLGARI - Dian Sastro dan Joe Taslim

Saat ini, banyak sekali berita yang mengisahkan mengenai kasus kekerasan terhadap anak maupun pelecehan seksual terhadap anak. Kejadian tersebut bermula dari laporan seorang ibu yang anaknya menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh petugas kebersihan sekolah internasional di bilangan Jakarta Selatan.

Setelah itu, berita mengenai kekerasan maupun pelecehan seksual terhadap anak semakin bermunculan. Ironisnya, 68 persen pelaku adalah orang terdekat dari korban seperti paman, orangtua, atau pun guru korban sendiri.

Seandainya kita menengok pada tahun 2013, ada sekitar 3.039 kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. Hal inilah yang membuat beberapa publik figur merasa miris mendengar berita mengenai kekerasan atau pun pelecehan terhadap anak.

“Kalau dari berita akhir-akhir ini ya, I’m very angry pastinya, dan saya sangat prihatin. Masalahnya ini bukan hanya terjadi di tempat yang kita pikir kumuh, bahkan ini terjadi di sekolah internasional,” kata aktor Joe Taslim, berkomentar.

“Jadi, emang nggak ada save place lagi buat anak kecil sekarang. Walaupun mau di desa atau di kota atau di sekolah internasional atau bahkan sekolah yang paling mahal di Jakarta pun juga bisa terjadi [kekerasan/ pelecehan seksual anak].”

Begitu pun dengan Dian Sastrowardoyo. Ibu dua anak tersebut merasa miris sekali dengan berita-berita mengenai kekerasan yang menimpa anak-anak. Apalagi beberapa korban tersebut berumur hampir sama dengan anak-anaknya yang masih balita. Sebagai seorang ibu, ia tidak dapat membayangkan apabila hal tersebut terjadi terhadap dua buah hatinya.

“Jadi kadang-kadang yang saya lakukan adalah gimana caranya saya bisa bantu sebanyak mungkin karena saya nggak kebayang apa rasanya jadi ibunya si anak yang jadi korban itu karena saya udah bisa lebih relate-nya. Sebelum saya punya anak, mungkin saya bisa relate tapi saya nggak bisa ngebayangin gimana rasanya punya anak. Kalau saya sekarang ngebayanginnya di depan anak saya, saya bisa lebih ngilu dan lebih kebayang paniknya si ibu kayak apa,” ujar Dian Sastrowardoyo.

BVLGARI: Save the Children pendantSave the children
Oleh karena itu, kedua pesohor tersebut bersama dengan BVLGARI Indonesia membangun awareness agar masyarakat BVLGARI: Save the Children pendantlebih terbuka mengenai kekerasan yang menimpa para generasi penerus bangsa Indonesia. Walaupun BVLGARI: Save the Children tersebut lebih mengedepankan mengenai pendidikan anak-anak di daerah terpencil, bagi mereka program BVLGARI tersebut saling berkaitan.

Awareness-nya sih harus kita build dari sekarang mungkin melalui program BVLGARI ini. Walaupun program ini fokusnya pada pendidikan, tapi semuanya berkaitan,” ujar pria yang turut tergabung dalam program Earth Hour, WWF, dan kampanye-kampanye AIDS.

Sedangkan bagi Dian Sastrowardoyo, program BVLGARI: Save the Children tersebut dapat membantu masyarakt pada umumnya dan anak-anak pada khususnya untuk lebih terbuka lagi. Dengan pendidikan, anak bisa lebih terbuka pikirannya untuk melihat keadaan di sekitarnya yang tidak wajar.

“Jadi, sebisa mungkin saya men-support kegiatan-kegiatan atau pun kampanye-kampanye yang mengurangi hal-hal dan meningkatkan perlindungan terhadap anak. Seperti misalnya, Save the Children ini. Walaupun kebetulan ini kan programnya memang lewat pendidikan ya cuma ini kan saling berkaitan.

“Anak-anak itu yang dalam area yang sangat remote [terpencil], mungkin sangat membutuhkan bantuan, mungkin lewat pendidikan. Dengan pendidikan yang lebih kan anak-anak bisa diajarin kalau misalnya kekerasan terhadap anak itu bukan sesuatu yang wajar, yang bisa dibiarin begitu aja. Jadi anak-anak bisa terbuka pikirannya kalau kekerasan itu nggak boleh. Mereka bisa bilang sama orangtuanya kalau misalnya mereka disakiti atau pun dilecehkan,” ujar Dian.

Untuk itulah, BVLGARI Indonesia melalui program Save the Children yang sudah lebih dari 10 tahun dijalankan ini mengeluarkan liontin dan cincin yang terbuat dari silver and black ceramic. Melalui pembelian liontin dan cincin tersebut, akan disumbangkan dana sebesar 75 euro atau lebih dari satu milyar rupiah.

Ingin turut membantu melindungi para generasi penerus bangsa kita? Anda bisa mengikuti program BVLGARI: Save the Children ini dengan membeli cincin dan liontin yang tersedia di BVLGARI store di Indonesia. [teks @ratihwinanti | foto BVLGARI Indonesia]

Also read:
Fashion Statement: HiVi!
Sex: Where vs Why
Tempat liburan pilihan Dian Sastro

SHARE