Evan Peters, Si Quicksilver yang Jenaka

0
1128

Si Jenaka ini mampu bergerak secepat kilat.

QuicksilverSiapa mutan yang paling mencuri perhatian di X-Men: Days of Future Past? Anda mungkin punya jawaban sendiri-sendiri. Tapi jika saya tawarkan Peter Maximoff alias Quicksilver, tentu semua tak keberatan.

Ya, kemunculan Quicksilver di sekuel X-Men keenam ini memang agak istimewa. Pasalnya, karakter jenaka dan scene yang ia jalani terbilang sukses menghidupkan jalan cerita dan membuat penonton tak tegang mengikuti alur kisah serbuan Sentinel atas para mutan itu.

Karakter Peter Maximoff –atau dalam beberapa versi ada yang menyebutnya sebagai Pietro Maximoff– adalah saudara kembar Wanda Maximoff. Yang disebutkan belakangan ini juga adalah seorang mutan dengan nama Scarlet Witch. Keduanya, masih dalam sebuah versi, disebutkan sebagai anak Magneto, si mutan yang punya kemampuan mengendalikan magnet dan logam.

Tapi dalam versi lain disebutkan bahwa Peter dan Wanda adalah anak dari pasangan gipsy yang pernah ditolong oleh Magneto. Itu makanya, keduanya memutuskan untuk bergabung dengan kelompok Mutan yang dipimpin Magneto: The Brotherhood of Mutant. Well, whatever!

Quicksilver punya kemampuan bergerak secepat kilat. Yah, kira-kira seperti The Flash, atau kalau dalam versi lokal, macam Gundala Putra Petir. Atas keahliannya itu, Peter diminta Logan [Wolverine] dan Charles [Professor X] untuk membebaskan seorang mutan berbahaya yang dikurung di Pentagon. Ah, kalau ini diceritakan, nanti jatuhnya jadi spoiler. Jadi, kita skip saja ya.

Sementara Wanda, yang jadi Scarlet Witch, adalah mutan dengan kemampuan mengendalikan kemungkinan-kemungkinan, ilusi, dan realita alternatif. Sayang, di X-Men: Days of Future Past, tokoh Scarlet Witch yang banyak ditunggu fansnya ini gagal muncul di layar.

Jika tadi kita sudah bicara tentang karakter Quicksilver, sekarang mari kita ngobrol soal pemerannya, Evan Peters.

Evan lahir di St Louis, Missouri, Amerika Serikat, pada 20 Januari 1987. Bungsu dari tiga bersaudara ini mengasah bakat aktingnya sejak berusia 14 dengan mengambil kelas akting dan model di Flint, Missouri. Buah menimba ilmu itu membawa hasil yang cukup gemilang. Sejumlah penghargaan akting menghampiri Evan pada kompetisi bakat di Florida. Setahun kemudian, berbekal ilmu dan penghargaan itu, Evan pindah ke Los Angeles untuk kian mengembangkan bakatnya.

Evan memulai debut karier di layar lebar saat ia beroleh peran utama pada Clipping Adam di tahun 2004. Di film besutan Michael Picchiottino itu, ia berperan sebagai remaja dari keluarga bermasalah yang berjuang untuk survive di sekolah. Sejak itu, ia tak pernah absen wara-wiri di layar lebar dan layar kaca. Dunia hiburan terlanjur cinta pada wajah innocent-nya.

Evan boleh dibilang tak pernah absen dari syuting. Ia muncul di banyak serial teve. Berbagai genre film serial pernah dilakoninya. Namun demikian, aktingnya paling gemilang saat ia memerankan karakter Tate Langdon di serial American Horror Story.

Di layar lebar, pemilik akun twitter @tweetsonurface ini juga pernah muncul di film Kick Ass, The Good Doctor, dan Adult World.

Selain di X-Men, Quicksilver juga akan muncul di film The Avengers: Age of Ultron yang bakal tayang pada 1 Mei 2015. Tetapi yang main bukan Evan Peters, melainkan Aaron Taylor-Johnson, lawan main Evan di Kick Ass.

Buat yang masih kangen dengan akting Evan, tak perlu kuatir. Pasalnya, Evan sudah dipastikan akan kembali memainkan karakter Quicksilver dan bakal kembali menjumpai Anda dengan aksi kilatnya di X-Men: Apocalypse pada 17 Mei 2016. « [teks @EvaEvilia666 | foto 20th Century Fox]

Also read:
Bangsa Mutan Terancam Musnah

SHARE