Menggali Wisata Sejarah Macau

0
226

Di mana belajar sejarah yang mengasyikkan?

Menghabiskan waktu liburan di negeri orang, terutama di negara yang banyak menyimpan keindahan dari objek wisatanya seperti Macau, tentu mengasyikkan. Meski demikian, sayang rasanya bila Anda tak berbekal banyak informasi dari tempat wisata yang Anda tuju.

Selain akan terasa hambar karena kurangnya pegangan info, Anda mungkin saja jadi sedikit ‘lemot’ saat tour guide mengajak Anda keliling sambil bercerita tentang obyek wisata yang dikunjungi.

Hal dasar dan paling sederhana saat traveling adalah mengetahui sejarah dari objek wisata yang Anda kunjungi. Macau adalah salah satu negara yang memiliki objek wisata yang menyimpan segudang nilai sejarah. Terutama sejarah saat negara ini masih dalam kekuasaan Portugis.

Nah, agar petualangan Anda di Macau semakin berkesan dan liburan terasa pol, ada baiknya Anda mengetahui sejarah yang terekam di balik keindahan wisata di bawah ini:

1. A Ma Temple

A Ma Temple
Kuil A Ma

Kuil A-Ma merupakan salah satu obyek wisata religi di Macau. Kuil tertua di negeri ini dibangun pada abad ke-15, tepatnya pada masa kepemimpinan Dinasti Ming. Konon di Kuil A-Ma inilah bangsa Portugis pertama kali menginjakkan kakinya di Macau pada tahun 1488.

Menurut legenda, kuil yang terletak di sebelah Tenggara Semenanjung Macau ini berasal dari nama seorang gadis miskin, A-Ma, yang sangat ingin pergi ke Canton. Namun sayang, ia tak diizinkan ikut kapal seorang pedagang kaya. Untungnya, ada seorang nelayan miskin yang berbaik hati mengizinkannya ikut.

Di perjalanan menuju Canton, badai besar menerjang dan menghancurkan semua kapal di lautan kecuali kapal yang ditumpangi gadis miskin tersebut. Kapal tempat si nelayan berlabuh kini bernama Macau. Sedangkan, si gadis miskin itu menghilang dan kembali menampakkan diri sebagai seorang dewi. Di tempat itulah para nelayan membangun kuilnya. Kuil ini pun didedikasikan bagi dewi bernama Matsu, artinya dewi pelaut dan nelayan.

Dengan sejarah tersebut, sampai saat ini Kuil A-Ma banyak didatangi wisatawan untuk sembahyang dan berdoa. Hal ini terlihat dari beberapa ruang-ruang doa di dalam Kuil A-Ma.

Nama Macau disinyalir berasal dari kuil ini, dari salah satu candi di kuil tersebut. Saat pertama kali bangsa Portugis menginjakkan kaki di pesisir pantai, di luar Kuil A-Ma, mereka bertanya kepada orang pribumi setempat di mana mereka berada. Dan, penduduk setempat menjawab “A-Mau-Gau” yang terdengar seperti Macau.

Next page top 5

1
2
3
4
5
SHARE