Loyalitas Runners Sampai ke Lapangan Bola

0
269
Running Man
Running Man

Gelora Bung Karno dipenuhi Runners

RM

Senin, 2 Juni 2014, sekitar pukul 18.00 WIB. Suara teriakan dan gemuruh tepuk tangan terdengar dari stadion utama Gelora Bung Karno, Senayan. Ternyata, sedang ada pertandingan bola di sana. Namun, nampak ada yang berbeda jika Anda ikut bergabung menyaksikan acara tersebut.

Seperti wajarnya sebuah pertandingan bola, ketika saya masuk, lapangan sudah terisi oleh para pemain. Salah satu tim mengenakan seragam hitam-hitam. Lawannya mengenakan jersey putih-hitam. Para pemain tampak biasa saja, seperti pertandingan pada umumnya.

Pemandangan aneh justru terlihat dari sisi penontonnya. Sisi bawah dan tribun tengah terlihat penuh, sedang tribun atas terlihat hampir penuh. Setidaknya sekitar 50 ribu penonton memenuhi tempat ini, dan sebagian besar dari mereka berjenis kelamin perempuan. Yap itulah anehnya.

Seorang bapak yang duduk di sebelah saya tiba-tiba berkata, “Seru juga sekali-kali yang nonton bola banyakan perempuan, meriah.” Belum sempat saya menimpali kata-kata sang bapak, benar saja, teriakkan memenuhi stadion karena dua layar besar di dalam stadion memperlihatkan wajah seorang pemain bola dengan nomor punggung 30, bernama Kwangsoo Lee.

Mengenali si pria bernomor punggung 30 itu? Bagi penggemar reality show asal Korea Selatan berjudul Running Man, pasti mengenalinya. Dan tentunya penonton yang hadir di sini sebagian besar adalah penggemar para pemain reality show tersebut.

Running Man menrupakan sebuah reality show terkenal dengan konsep permainan beregu. Di tiap episodenya menghadirkan tema dan permainan yang berbeda-beda, yang akan membuat penonton tertawa terpingkal-pingkal. Salah satu tontonan jitu penghilang stres.

Jadi tak usah heran mereka memiliki banyak penggemar di Indonesia. Apalagi bukan hanya Kwangsoo yang hadir di Gelora Bung Karno. Namun keenam pemain lainnya lengkap mengikuti pertandingan itu. Jaeseok Yu dengan nomor punggung 43, Seokjin Jee dengan nomor 48, Jongkook Kim 39, Heegun Kang [Gary] 37, Donghoon Ha [Haha] 36 dan Song Ji Hyo, satu-satunya pemain perempuan juga hadir menggunakan kostum bernama Suyeon Chun dengan nomor punggung 33, meski ia hanya duduk di bangku pemain cadangan.

Stadion bola malam itu meriah, tak kalah dengan konser-konser boyband asal Korea Selatan lainnya. Tapi sebenarnya dalam rangka apa ya mereka, para pemain Running Man ikut merumput di sore itu?

Pertandingan tersebut merupakan sebuah pertandingan persahabatan yang diadakan oleh JS Foundation, sebuah organisasi peduli olahraga khususnya sepak bola di Asia, milik Park Ji Sung. Ia seorang pemain bola internasional asal Korea Selatan. Pernah membela klub Inggris, Manchester United.

Kwangso mengitari lapangan
Laga hiburan itu bertajuk Asian Dream Cup, dan ini adalah keempat kalinya sejak pertama kali diadakan tahun 2011. Negara yang juga pernah disinggahi Asian Dream Cup antara lain Vietnam, Thailand, dan China. Di negara sebelumnya, pemain Running Man juga sudah ikut bergabung di dalam tim Ji Sung and Friends.

Selain pertandingan persahabatan, acara ini juga bertujuan untuk penggalangan dana amal. Dana tersebut berasal dari pembelian tiket, dan nantinya akan digunakan untuk menunjang kemajuan olahraga yang ada di Indonesia khususnya sepak bola.

Dan malam itu, acara terbilang sukses. Dengan daya tarik Running Man, puluhan ribu penggemar rela menyisihkan waktu mereka untuk menghadiri pertandingan. Penonton terbilang bervariasi, mulai dari anak-anak hingga orangtua.

Banyak dari mereka yang terburu-buru datang ke lokasi karena tak mau ketinggalan pertandingan. Bahkan, tak sedikit yang masih menggunakan pakaian kantor. Perlu diingat, acara ini diselenggarakan hari Senin, tepat setelah jam pulang kantor.

Meski harus repot mengenakan high heels, blazer atau rok mini, tak mengalahkan niat mereka untuk menonton aksi para pemain Running Man di Indonesia. Teriakan demi teriakan memenuhi stadion tiap salah satu pemain Running Man “berulah”. Contohnya saja, ketika di tengah pertandingan, Kwangsoo diganti dengan pemain lain. Bukannya beristirahat, namun Kwangso memutari Gelora Bung Karno dan memancing teriakan dari para penonton. Alhasil, pemain di tengah lapangan pun terabaikan.

Tapi bukan berarti mereka tidak menyaksikkan pertandingan lho. Meski tak paham dengan peraturan atau skill dalam permainan bola, mereka tak henti-hentinya memberi dukungan tiap kali bola sudah mendekati mulut gawang.

Dua kubu ini dinamai Ji Sung and Friends dan juga Indonesia All Star. Di kubu Ji Sung and Friends, selain pemain Running Man, juga terdapat atlet bola saperti Sang Sik Kim, Jung Soo Lee, Jin Sung Hwang, Yong Ho Park dan juga pemain asing seperti Tese Chong atau pemain internasional seperti Zambrota dan El Sharrawy.

Sedang di kubu Indonesia All Star, pemain terdiri dari gabungan beberapa atlet dan juga artis-artis Indonesia yang juga menggeluti hobi sepa kbola. Mereka antara lain Mukti Ali, Ismed Sofyan, A. Juprianto, Musafri, Ramdani Lestaluhu, Firman Utina, Ponaryo Astaman, Tantan, Rahmad Afandi, Nova Arianto, N. Wahyu Nanak, Andritany, Ibnu Jamil, Judika, Rico Ceper, Egi Melgiansyah, Hero Doom, dan Agus Indra.

Kedua kubu tersebut terlihat serius bermain bola, dan berakhir dengan kemenangan Indonesia dengan skor 3-2. Ji Sung and Friends berhasil unggul di awal dengan gol yang diciptakan These Chong, namun tak lama Indonesia menyamai kedudukan dengan gol dari Ramdani.

Selfie di Taman Safari?
Mendekati akhir babak pertama, Ismet Sofyan menambah skor Indonesia menjadi 2-1. Namun These Chong kembali menyamakan skor Ji Sung and Friends tak lama setelahnya. Dan Tantan, kembali mencetak gol untuk Indonesia, mengubah skor menjadi 3-2, dan bertahan hingga akhir pertandingan.

Para penonton tetap terlihat gembira dengan gol-gol yang tercetak di lapangan. Mungkin, banyak dari mereka yang tak paham, tapi bisa melihat idola mereka saja sudah menjadi kesenangan tersendiri. Salah satu yang mengagumkan adalah penonton tetap berada di stadion mulai dari kick off sampai dengan pertandingan berakhir. Loyalitas membawa mereka ke lapangan bola demi idola!

Di sela-sela acara, penonton juga disuguhkan penampilan dari Judika yang menyanyikan lagu “I Want to Break Free”. Sedang di akhir acara penonton dihibur oleh penampilan Crayon Pop, girlband asal Korea yang menyanyikan dua lagu, yang salah satunya berjudul, “Bar Bar Bar”.

Apakah selesai sampai di situ? Tentu tidak. Pihak SH Entertainment selaku promotor memang hanya bertanggung jawab atas pelaksanaan Asian Dream Cup dan tidak menjadwalkan acara lain untuk para pemain Running Man di Indonesia. Namun para Runners, penggemar Running Man, telah mencium rencana mereka untuk melakukan syuting di Indonesia.

Benar saja, keesokkan harinya, lagi-lagi karena loyalitas, Runners bisa menemukan pemain Running Man yang dikabarkan melakukan syuting di Taman Safari Indonesia. Lewat Twitter, beredar beberapa foto yang memperlihatkan pemain Running Man selfie bersama penggemar yang beruntung.

Kabar tersebut tentu saja menghebohkan. Karena sudah lama beredar kabar bahwa mereka akan syuting di sini, dan hal itu benar-benar terjadi! Senang pastinya bisa melihat Indonesia di dalam tayangan laris asal Korea tersebut.

Usai syuting di Taman Safari, ketujuh pemain Running Man akhirnya kembali ke negara mereka. Melalui akun Twitter, beberapa dari mereka mencoba berpamitan dan menyatakan kesan mereka selama berada di Indonesia.

Haha lewat akunnya @Quanninomarley berkicau “Thank you!! Indonesia!! I luv Indonesia!! See u soon!.!” Suk Jin lewat akun Twitter-nya @ilovegamdong dan Lee Kwang Soo lewat Twitter @masijacoke85 juga menyatakan hal yang senada.

Tak lupa mereka juga memamerkan foto kebersamaan saat di Indonesia. Dan yang mencuri perhatian saat Kwangsoo mengunggah foto bersama pemain Running Man lainnya, yang memperlihatkan Sukjin sedang mengenakan kopiah.

Gary, tak mau kalah dengan yang lain, lewat Instagram-nya mengunggah foto mengenakan kopiah dengan caption “Goodbye Indonesia.” Setelah mereka kembali ke negaranya, sekarang para penggemar tinggal menunggu sampai episode spesial di Indonesia ditayangkan, dan selamat tertawa bersama Running Man di Indonesia. [teks @nandiyanti | foto twitter kwangsoo dan Dok SH Entertainment Indonesia]

Also read: Masa sulit lima leader boyband

SHARE