Cara Maliq & D’Essentials Usir Bosan

0
501
Maliq & D'Essential

Personel Maliq & D’Essentials punya solusi mengusir kebosanan

Maliq & D'EssentialG-Readers, apa saja yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kebosanan? Jawabannya tentu beragam. Bisa dengan cara hangout bareng teman, membaca buku, main game, atau olahraga.

Berdasarkan hasil penelitian dari Universitas of Konstanz Jerman dan Thurgau University of Teacher Education, yang diterbitkan dalam jurnal Motivation and Emotion, ada lima kebosanan yang sering dirasakan seseorang.

Lima kebosanan itu adalah bosan masa bodoh, kalibrasi, mencari, reaktan, dan apatis.

Di jurnal itu diterangkan, bosan masa bodoh adalah saat seseorang merasa ingin menyendiri, masa bodoh, dan santai. Bosan kalibrasi, adalah orang yang merasa bimbang dan sangat reseptif terhadap perubahan atau gangguan.

Bosan mencari ialah orang yang cenderung resah dan aktif mencari sesuatu untuk mengalihkan perhatian Anda. Lalu bosan reaktan adalah seseorang termotivasi meninggalkan situasi yang mereka hadapi.

Sementara kebosanan apatis adalah jenis kebosanan yang paling baru ditemukan. Ini jenis kebosanan yang tak menyenangkan yang menyerupai ketidakberdayaan atau depresi. Ini terkait dengan rendahnya tingkat gairah dan tingkat keengganan.

Hampir semua orang pernah mengalami kebosanan dalam hidup. Suasana hati yang buruk juga kerap melanda. Begitu pun dengan personel grup Maliq & D’Essentials. Namun masing-masing dari mereka punya solusi mengatasi rasa bosan, apa-pun bentuknya.

Angga Puradiredja, vokalis, mengatakan ia  menghilangkan rasa bosan dengan cara berolahraga. “Biasanya gue nge-gym atau berenang, kalau lari nanti kalah sama istri,” ujarnya tertawa ketika datang ke redaksi Ghiboo. Angga merupakan suami Puteri Indonesia 2002, Melanie Putria, yang gemar berolahraga lari.

“Selain olahraga, makan bisa menjadi cara ampuh untuk bikin semangat balik lagi,” pria 34 tahun ini menambahkan.

Berbeda dengan Jawa, pembetot bass. Jawa menghilangan rasa bosannya dengan cara menyalurkan hobi otomotifnya. “Gue ke bengkel kalau lagi nggak mood, itu mainan gue. Gue doyan bongkar motor tapi nggak masang,” katanya sembari tertawa.

Rivani Indriya Suwendi a.k.a. Indah, vokalis, yang berada di samping Jawa, mengatakan ia memilih menghabiskan waktu di rumah jika sedang bosan dengan rutinitasnya. Gue ingin duduk di sofa sambil nonton TV tanpa ada yang ganggu, tanpa harus kena macet, itu momen paling nikmat dan sukses banget ngilangin bete,” ujar Indah.

Widi itu kalo lagi nggak mood, tetap aja main musik,” ujar Angga menjawab pertanyaan yang ditujukan ke Widi, adik kandungnya.

Bagaimana dengan Ilman dan Lale? Yang menjawab malah Widi, penabuh drum. Ia seperti juru bicara Ilham dan Lale. “Mereka berdua kalau bete paling gampang di carinya, lihat aja di sosial media masing-masing, pasti mereka lagi keluyuran menikmati malamnya Jakarta,” ujarnya. “Pernah suatu hari ibunya Lale sampai nanya ke tim manajemen karena anaknya ini nggak pulang-pulang,” katanya menambahkan sembari melirik penuh arti ke arah Lale.

Widi juga mengakui bahwa menjaga mood agar tetap baik selama ada di studio cukup penting. Perasaan bete akan selalu datang, meski mereka sudah saling mengenal pribadi masing-masing. Ia juga yakin setiap personel sudah bisa bersikap profesional dalam bermusik, jadi bisa mengatur pribadi dengan baik. «[teks @boyMALI | foto @gregbimz]

Also read: Mama cantik ini lagi sendiri 

SHARE