Episode Terakhir Andrea Pirlo

0
370
Andrea Pirlo
Andrea Pirlo

Bagi Andrea Pirlo, Piala Dunia tahun ini adalah pengabdian terakhirnya..

Pengantar Redaksi 

maradonaDiego Maradona masih lincah. Usai menerima sodoran bola dari rekannya, hanya dengan dua sentuhan, ia menendang kencang bola ke gawang Yunani. Bola mengarah ke sudut kanan gawang kiper, dan gol!

Maradona langsung berlari ke arah kamera televisi yang ada di pinggir lapangan, merayakan golnya. Kamera merekam jelas emosi kegembiraan Maradona, saat itu, di Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Argentina melibas Yunani 4-0 di Foxboro Stadium.

Bagi Si Boncel –julukan Maradona– Piala Dunia di Negeri Paman Sam adalah penampilan terakhirnya. Usianya menginjak 34 tahun, larinya tidak gesit lagi seperti pada tahun 1986 dan 1990, ketika ia membawa Argentina masuk final – juara di tahun 1986.

Di Amerika Serikat tahun 1994, Maradona mau memberi hadiah kepada pendukung La Albiceleste –julukan Argentina– di Piala Dunia terakhirnya. Ia seolah ingin membuktikan bahwa ia masih hebat dan pantas masuk skuat. Maka tak heran, usai mencetak gol ke gawang Yunani, kegembiraannya meledak-ledak.

Sayang, keinginan Maradona itu sirna. Penampilan terakhirnya di panggung dunia sepakbola harus berhenti cepat karena ia gagal menjalani tes doping. Ia pun dilarang berpartisipasi, dan cuma tampil di dua laga saja. Tanpa Maradona, Argentina kalah di partai selanjutnya dari Bulgaria, 0-2. Meski lolos ke babak 16 besar, Argentina tidak berkutik melawan Rumania, 2-3, dan akhirnya gugur.

Maradona tidak menutup kariernya di panggung dunia dengan indah. Namanya tercoreng oleh kasus doping, salah satu hal yang diharamkan di dunia olahraga.

Setelah Maradona, publik sepakbola mungkin juga ingat dengan pesepakbola terbaik dunia yang mengakhiri karier di Piala Dunia dengan kurang baik. Ya, dia Zinedine Zidane dari Prancis.

Zidane, mantan pesepakbola Real Madrid dan Juventus, sedikit lebih baik dari Maradona. Aksinya di Piala Dunia 2006 Jerman begitu impresif. Sebagai jenderal lapangan tengah bersama Patrick Vieira, ia mampu mengantar Les Blues ke final, meski tunduk melawan Italia melalu adu penalti.

Noda Zidane hanya satu: bersikap brutal dengan menanduk dada Marco Materazzi di partai puncak. Ia langsung dihadiahi kartu merah. Setelah lama menjadi misteri atas insiden itu, Zidane dalam suatu kesempatan kepada media akhirnya mengatakan, “[Tindakan saya] tidak dapat dibenarkan [saat itu]. Saya minta maaf. Tetapi saya tidak menyesali apa yang saya lakukan.”

Pada Piala Dunia 2014 di Brasil, yang akan diselenggarakan pada 12 Juni – 13 Juli ini, ada beberapa pemain terbaik dunia yang menjadikannya sebagai ajang terakhirnya. Siapa saja mereka? Kami akan menyajikannya secara berseri, dimulai dari Andrea Pirlo.

Andrea PirloAndrea Pirlo
DoB Lombardy, Italia, 19 Mei 1979
Playing Position Midfielder
Club Berscia, Inter Milan, Regina, AC Milan, Juventus
Cap 109
World Cup Apps 2006 di Jerman, 2010 di Afrika Selatan

Maestro lapangan tengah Juventus ini sudah mengumumkan bahwa Piala Dunia 2014 di Brasil menjadi pengabdian terakhirnya untuk tim nasional Italia. “Perlu ruang bagi pemain yang lebih muda,” katanya berdalih.

Faktor usia juga menjadi alasan lain Pirlo. Sekarang ini usianya 35 tahun, dan hampir tidak mungkin bisa mempertahankan performanya empat tahun mendatang. “Tidak masalah jika saya harus tersingkir. Lagipula saya tidak ingin karier orang terhenti karena saya,” ujarnya.

Pirlo memang masih pemain andalan pelatih nasional Italia Cesare Prandelli. Ia dinilai mampu menjadi pemimpin pemain muda macam si bengal Mario Balotelli. Kemampuannya mengatur irama permainan tim belum ada penggantinya.

Momen terindah Pirlo di pentas dunia adalah di Jerman, delapan tahun lalu. Bersama sahabatnya di klub, Gianluigi Buffon, ia menambah catatan rekor juara Italia di Piala Dunia menjadi empat tropi. Pada pengabdian terakhirnya di Brasil, ia tentu berharap akan menorehkan tinta emas untuk Gli Azzurri. « [teks @Tomi_Nala | foto berbagai sumber]

Statistik penampilan Pirlo di Piala Dunia:

Statistik Andrea Pirlo

>>>tulisan berikutnya adalah pentas dunia terakhir Frank Lampard<<<

SHARE