Revolusi Harmoni Demi Revolusi Mental

0
100
Deklarasi politik sejumlah selebriti
Deklarasi politik sejumlah selebriti

Publik figur bersatu merevolusi mental

Deklarasi politik sejumlah musisiJelang Pemilihan Presiden 2014-2019, kesadaran politik masyarakat awam mulai merangkak naik. Jika pada periode 2009 angka partisipan golongan putih [golput] mencapai 29 persen. Sepertinya sekarang tidak –meski ada prediksi tahun ini mencapai 40 persen– karena di dunia maya pun sudah berlangsung kampanye “Gagal Golput” akibat Jokowi dicalonkan sebagai presiden.

Mendekati tanggal pencoblosan, 9 Juli 2014, para pekerja di industri musik, selebriti, dan senima yang tergabung dalam Komunitas Revolusi Harmoni coba berpartisipasi. Mereka mengadakan sebuah pergerakan menuju Indonesia yang lebih baik. Cara yang ditempuh dengan berkumpul di pelataran Parkir Timur Senayan sambil berdendang kemarin [12/6].

Melalui alunan musik, para pekerja dunia hiburan itu berusaha menciptakan #Revolusi Mental. Ada tujuh butir poin yang ditekankan oleh Revolusi Harmoni. Di antaranya, mereka bersumpah tidak akan menggunakan kekerasan. Selalu bekerja keras dengan cara yang benar dan menjauhi segala bentuk kecurangan. Bertekad membangun kesetaraan. Berbicara hanya untuk kebenaran. Selalu mengedepankan dialog yang jujur, terbuka dan bersahabat. Dan, meningkatkan potensi manusia untuk kepentingan Indonesia Sejahtera.

Abdee Slank, sebagai juru bicara menyampaikan harapannya semoga apa yang dilakukan oleh Komunitas Revolusi Harmoni bisa menjadi sebuah bola salju. Sehingga bisa dilakukan juga oleh orang lain. “Semoga saja Indonesia bisa menjadi lebih baik dan lebih besar, dengan cara merevolusi mental,” ujar pria yang terlihat mirip dengan Ian Antono.

Ia pun menambahkan, jika komunitas ini percaya Indonesia akan menuju arah yang benar dengan kepemimpinan baru nanti. “Ini merupakan start Revolusi Mental yang dimulai dari diri sendiri, keluarga sendiri, dan menyebar ke orang lain.”

Komunitas ini percaya jika menciptakan perdamaian dan harmoni maka hal itu bisa diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Abdee beralasan karena beberapa musisi memilih untuk menyanyi ketimbang orasi. Alhasil, panggung didirikan untuk konser. Lagipula, mana seru melihat musisi berorasi tanpa menyanyi.

Nama-nama publik figur yang ikut tergabung dalam komunitas ini ada Otong Koil, Yuni Shara, Trio Lestari, Krisdayanti, Kla Project, Giring Nidji, Vino G Bastian, Dochi PWG, Soul ID, Kill The DJ, Yacko, Kikan, Ello, Once, dan masih banyak lagi. « [teks @HaabibOnta | foto @Gregbimz] 

Also read: /rif Bicara Tentang Pemilihan Presiden

SHARE