Terungkapnya Masa Depan Travel

0
121
masa depan travel
Tom

Seperti apa masa depan dunia wisata?

masa depan travel
Tom

Skyscanner sebagai situs pencarian perjalanan global meliputi penerbangan, hotel, dan penyewaan mobil, bekerjasama dengan perusahaan riset The Future Laboratory menerbitkan laporan mengenai akan seperti apa masa depan wisata di 10 tahun ke depan.

Gambaran ini mereka kisahkan dalam sebuah animasi dengan tokoh utamanya Tom, yang merupakan singkatan dari Traveler of the Millennium.

Seperti ini gambarannya pada tahun 2024.

Setelah sekian lama berkutat dengan pekerjaan 60 jam setiap minggunya, Tom berencana melakukan liburan untuk menghilangkan penat pekerjaannya.

Sebelumnya, Tom sudah mendapatkan anjuran dari akun MeTube-nya bahwa dirinya butuh jarak jauh dari rutinitas pekerjaannya.

Siri, sebagai teman virtual serumahnya, langsung menanggapi keinginan Tom dengan berbagai pilihan liburan yang sesuai dengan analisa Siri berdasarkan perilaku Tom sehari-hari.

Tom lalu menentukan pilihan tempat wisatanya.Kemudian Siri memperlihatkan kepada Tom, foto, video, suara dan gambaran lengkap mengenai lokasi wisata yang dipilih Tom.

Masa depan travel
E-Agent

Setelah melihat apa yang akan didapatinya nanti di tempat liburan pilihannya itu, Tom memerintahkan Siri untuk melakukan pesanan wisata tersebut.

Pada era itu, setiap individu akan memiliki e-agent yang bertugas mencatat data aktivitas sehari-hari, kemudian menganalisanya, untuk menentukan anjuran-anjuran ke mana ia harus berlibur dan sebagainya.

E-agent ini juga berfungsi sebagai tour guide saat liburan nanti.

Skyscanner dan The Future Laboratory menggambarkan e-agent akan tampil dalam hologram 3D yang muncul dari jam tangan.

Kamera
Pada 10 tahun ke depan nanti, kamera akan begitu sangat kecil sehingga bisa ditempatkan dalam kacamata biasa. Fungsinya bisa untuk merekam gambar, membagi cerita liburan Anda ke teman-teman secara langsung, atau memantau apa yang sedang anak Anda lakukan di liburannya.

Bahasa
Berlibur di tempat asing dengan bahasa yang berbeda bukan lagi suatu masalah. Tim peneliti ini meramalkan, nantinya tebal sirkuit hanya 1/60 tebal rambut manusia. Alhasil, dengan hanya menggunakan lensa kontak atau kacamata, ucapan supir taksi yang berbahasa China bisa langsung diartikan dan dilihat dalam pandangan Anda.

Coba dulu, baru beli
Setiap traveler yang ingin berpergian dapat merasakan terlebih dahulu seperti apa nanti liburannya melalui virtual reality yang membuat traveler seolah-olah berada di sana. Cool!!! « [teks @bartno | ilustrasi by skyscanner2024.com]

Also read: Sensasi Sejarah Budaya Macau

SHARE