Nova Eliza dan Kampung Tanpa Laki-Laki

0
487
Nova Eliza
Nova Eliza

Nova Eliza bicara soal akting dan proyek film terbarunya

Nova ElizaDarah seni, memang ditakdirkan mengalir deras di tubuh Nova Eliza. Kelahiran Sigli, Pidie, Aceh, 4 Juni 1980 ini dikaruniai kemampuan akting yang baik. Sejumlah peran dalam beberapa sinetron dan film pernah dilakoninya.

Ia memulai debut sinetronnya dalam Karmila yang ditayangkan pada tahun 1998. Publik kian mengenal Nova lewat aktingnya dalam sinetron Julia Jadi Anak Gedongan [2001]. Ia juga pernah dikontrak eksklusif oleh rumah produksi Multivision Plus.

Tahun lalu, Nova meraih Piala Vidia untuk kategori Pemeran Utama Wanita Terbaik lewat aktingnya dalam FTV berjudul Sawah Leluhur.

Kini, aktris yang juga pernah terjun ke dunia tarik suara ini tengah merintis bisnis kuliner. “Ini karena aku senang makan dan tertarik buat menyajikannya untuk orang lain,” ujar putri pasangan Nurdin AR dan Cut Rosminar ini.

Selain masih berakting dan menekuni dunia bisnis, ibu yang kini menjadi orangtua tunggal untuk Naima Malinka [5,5 tahun] ini juga masih rajin merawat tubuhnya dengan yoga, pilates, dan menembak. Berikut ini simak obrolan santai Nova Eliza bersama Editor in Chief @hagihagoromo, Photographer @boyMali, dan Videographer @ajiotoy ini di sebuah restoran pizza di bilangan Kemang.

nova apa kabar?
Baik banget, thank you. Apa kabar juga?

alhamdulillah baik.. nova kegiatannya apa aja sekarang?
Kegiatannya biasa ya, baru selesai syuting film Bajaj Bajuri. Ini adaptasi dari serial sinetronnya yang dulu, tapi pemainnya berubah semua. Dulu ‘kan Mat Solar yang jadi Bajuri, sekarang Ricky Harun. Pokoknya yang lebih muda-muda. Di film ini ini aku memerankan karakter yang agak ‘jahat’, mau nyulik Bajuri, hehehe.

di bajai bajuri the movie, kamu main aja atau ikut jadi produser?
Aku main saja.

ini rencananya kapan rilis?
Rencananya bulan Juli keluarnya, dekat-dekat Lebaran. Karena ini ‘kan film keluarga, semua bisa nonton. It’s a comedy movie.

terus, selain itu apa lagi?
Selain itu, lagi persiapan untuk film berikutnya juga. Tapi kalau ini sedikit panjang dan berbeda persiapannnya. Karena kebetulan syutingnya di Sabang, di pantainya, dan memang basic-nya true story. Di sini aku main dan jadi produser. Dan bisa dibilang creator-nya [ide cerita-red] aku.

sama siapa aja?
Kalau sama siapanya aku belum boleh bocorin. Tapi yang pasti, ceritanya mengisahkan tentang perempuan-perempuan yang hidup di satu kampung. Makanya, judulnya Kampung Tanpa Laki-Laki. Kalau judulnya nggak apa-apa dibocorin. Tapi kalau pemainnya, masih rahasia [tersenyum penuh arti].

itu kapan mulai rilis?
Ini masih agak lama. Mungkin sampai tahun depan. Rencananya syutingnya tahun ini. Tapi karena banyak pihak yang terlibat dan lokasi syutingnya jauh, dan harus bawa kru semua dari Jakarta, jadi persiapannya harus lebih matang dan lama.

akhir-akhir ini kamu memang lebih aktif di film daripada sinetron, ya? kenapa? ada pertimbangan khusus?
Bisa dibilang begitu sih. Mungkin udah waktunya step up to next level ‘gitu. Karena sinetron itu udah jiwa banget. Dari awal aku udah terjun ke sinetron.

tapi kan kalo sinetron capek karena harus stripping..
Iya sih, meskipun stripping ‘kan balance dengan yang didapat [tersenyum]. Tapi kita sebagai pekerja seni ada waktunya mencari uang, ada waktunya mencari kepuasan. But don’t worry, nggak terlalu idealis kok.

aah, iya, emang nggak bisa terlalu idealis ya. kalo nggak, ‘kan sulit buat ‘dijual’ juga..
Yak, bener banget tuh.

jadi, film kampung tanpa laki-laki ini project yang kamu curahkan semua? ini yang ke berapa?
Ya. Sebelumya, empat tahun yang lalu, aku bikin film, aku produce, dan main juga. Judulnya Susahnya Jadi Perawan [2008]. Itu film pertama yang aku produce. Lalu film Bola itu Bundar [Golden Goal] [2011]. Itu kebetulan filmnya memang dibikin bukan buat tayang di Indonesia, tapi market-nya luar.

oh, itu yang waktu buatnya sama.. [terpotong]
[menyahut cepat] Ya itu dibuat waktu sama mantan suami, hahaha.

selain film, apalagi kegiatan kamu?
Ya, punya usaha kecil-kecilan, yang mau dibikin besar. Namanya, Nasi Kecak. «

>>>minggu depan Nova Eliza akan bercerita tentang bisnis kuliner yang digelutinya<<<

Also read: Feby Febiola Cari Pacar Lokal

SHARE