Jangan Ditinggal Tidur, Dong..

0
386

Pria yang tidur setelah berhubungan seks bukan berarti tidak romantis….

sleep frisex 2Pasangan Anda tidak romantis? Tak lagi memedulikan Anda setelah hubungan intim berakhir? Apakah itu berarti ia sudah tidak sayang pada Anda?

Sudah sejak dulu, banyak perempuan bersuami yang mengeluh tentang kebiasaan tidur pasangannya setelah mereka berhubungan seks. Padahal, sebagai perempuan, kita tentunya akan sangat merasa tersanjung dengan hal-hal romantis yang dilakukan oleh pasangan, seperti memeluk, mencium kening, membuatkan minuman, atau sekadar mengusap kepala dengan kasih sayang, setelah kita bercinta bersama pasangan.

“Saya sudah coba banyak tips dari majalah, mulai dari mengenakan lingerie yang seksi, menjaga bentuk tubuh, mengenakan wewangian yang menggoda, hingga mengajarkan kepada pasangan gaya-gaya seks yang unik, dari mulai doggy style hingga keys the cross, tetapi dia tetap saja langsung tidur setelah kami bercinta. Rasanya, saya kayak nggak dihargai dan hanya dianggap sebagai obyek,” ungkap seorang perempuan dalam sub-forum tentang seks dan hubungan percintaan.

Pria memang terkenal sebagai makhluk yang tidak peka dan sulit untuk memahami keinginan pasangan. Namun, rasa kantuk yang mereka alami setelah bercinta bukan disebabkan karena insensitivity pria, lho. Ada beberapa alasan ilmiah mengapa hampir semua pria dilanda rasa kantuk pasca berhubungan seksual. Apa saja?

Menurut Dr. Billy Goelberg, pengarang buku Why Do Men Fall Asleep After Sex? hal ini disebabkan oleh tingginya kadar hormon oxytocin, prolactin, gamma amino butyric acid [GABA], dan beberapa hormon lain yang menimbulkan rasa puas dan kantuk pasca ejakulasi.

Kata dokter yang bekerja di Bagian Gawat Darurat Bellevue Hospital Center ini, kurangnya prolaktin dalam tubuh pria disinyalir merupakan penyebab utama rasa kantuk dalam tubuh mereka. Selain itu, otot-otot yang memproduksi glikogen bekerja keras saat hubungan seksual berlangsung, sehingga pasca bercinta, otot-otot tersebut beristirahat dan memberi sinyal pada otak pria untuk tidur.

“Otak pria juga menerima pesan dari seluruh tubuh untuk tidak lagi merasa orgasme pasca hubungan seks, sehingga, pria butuh istirahat untuk kembali dapat merasakan rangsangan yang diberikan pasangan,” ungkap Goelberg.

Namun minimnya pengetahuan tentang hal tersebut dan kurangnya komunikasi antar-pasangan dapat menimbulkan kesalahpahaman. Dalam studi yang dilakukan di Universitas Michigan pada tahun 2008, kebanyakan wanita merasa kehilangan kasih sayang ketika ditinggal tidur oleh pasangannya setelah berhubungan seks. Sementara itu sebagian di antara mereka tak lagi merasakan ketertarikan untuk melakukan hubungan seks, terutama di malam hari.

Untuk itu, agar kehidupan seksual tetap berjalan harmonis, ada baiknya pria dan wanita mempererat komunikasi dan terbuka terhadap masalah seksual yang dihadapi. Cobalah untuk menggunakan nada bicara yang halus agar pasangan tak merasa tersinggung.

Atau, apabila Anda memiliki masalah seksual yang sulit untuk diselesaikan sendiri, Anda dan pasangan dapat meminta bantuan pihak ketiga, seperti psikolog atau dokter, misalnya. Kunci kebahagiaan rumahtangga, tentunya berawal dari diri Anda dan pasangan, bukan? « [teks[email protected]foto shutterstok.com]

~tentang tagging~
Anda tidak salah baca, dan kami pun tak salah menulis. Tak ada typo di tagging FriSex. Tag itu merupakan singkatan dari Friday Sex, yaitu artikel tentang seks yang diposting setiap Jumat.

SHARE