Nova Eliza: Wanita Aceh, Kuliner Bali

0
537
Nova Eliza
Nova Eliza

Nova Eliza kembali dengan obrolan seputar bisnis kulinernya.  

Nova ElizaMinggu lalu kita telah mengikuti obrolan dengan wanita berkulit eksotis ini mengenai proyek film terbarunya pada tulisan Nova Eliza dan Kampung Tanpa Laki-laki. Kali ini, kita akan mengulik tentang bisnis kuliner yang sedang ia jalani. Uniknya, wanita berdarah Aceh ini justru lebih memilih usaha kuliner masakan Bali bernama Nasi Kecak. Mengapa?

Untuk mengetahui lebih lanjut, kita simak kembali bincang-bincang santai Nova Eliza bersama Editor in [email protected], Photographer @boyMali, dan Videographer @ajiotoy hanya di G-Ask.  

nova kenapa pilih nasi untuk bisnis kuliner? dan kenapa harus nasi bali?
Beberapa waktu lalu, aku sempat tinggal di Bali bersama anakku. Nah, aku melihat bahwa turis-turis, baik yang lokal maupun asing, selalu mencari makanan khas Bali, seperti Nasi Pedes, Nasi Jinggo, dan street-food lain. Aku berpikir, kalau banyak orang yang nyari street-food sampai ke Bali, pasti bakal banyak yang mau kalau kita buka di sini.

Awalnya kami cuma punya layanan pesan-antar. Tapi dalam satu hari, pemesanan bisa sampai 80 bungkus. Lama-lama, mulailah berkembang usaha ini, sampai akhirnya kami membuka gerai Nasi Kecak di food court Energy Building di SCBD, juga di Sekolah HighScope Cilandak.

apa saja suka duka yang dialami selama berbisnis nasi kecak?
Bisnis ini menyenangkan, tapi menurutku, yang paling sulit dari membuka suatu usaha adalah sumber daya manusia. Walaupun aku yang membuat resep, tetapi nggak mungkin ‘kan kalo aku yang masak dengan pesanan yang begitu banyak setiap hari? Untuk itu aku butuh karyawan yang cocok denganku.

Karena dalam sebuah bisnis, antara bos dan karyawan harus saling mendukung satu sama lain. Bos harus paham bagaimana caranya membuat karyawan jadi betah, tetapi karyawan juga harus bisa [bekerjasama] dengan bosnya. Kalau salah satu pihak tidak mendukung, ‘kan jadi jomplang.

oh ya, kenapa waktu itu kamu memutuskan untuk pindah ke bali?
Aku memang suka liburan ke Bali, sebulan sekali, untuk cari suasana baru. Tetapi lama-lama aku capek juga bolak-balik. Untuk itu akhirnya aku memutuskan untuk pindah ke Bali. Tapi karena kerjaan aku entertainment dan bisnis banyak di Jakarta, jadi ya terpaksa kembali ke Jakarta. Sekarang sih, masih sering ke Bali, kira-kira 2 minggu sekali.

resep nasi kecak ini dari mana?
Aku ambil resep ini langsung dari Bali, kemudian aku coba-coba untuk bikin sendiri.

kamu ‘kan keturunan aceh, tapi mengapa memilih masakan bali untuk bisnis kuliner?
Dulu, aku ada rencana untuk membuka restoran khas Aceh, tetapi rempah dan bumbu-bumbu di masakan Aceh lebih kompleks, dan untuk mempelajarinya secara dalam, aku harus tinggal di sana untuk lihat langsung cara pembuatan dan sebagainya. Nah, untuk Nasi Bali ini, aku ‘kan pernah tinggal di sana. Jadi lebih mudah bagiku untuk mempelajarinya.

nasi kecak ini lauknya bermacam-macam, apa lauk favoritmu?
Yang jadi favorit aku ayam suwir dan sambal matah. Menurut orang-orang, sambal matah ini segar dan ada asem-asemnya sedikit. Selain itu rasa pedasnya juga nampol. Aku bahkan menjual sambal matah ini dalam bentuk botolan.

di antara semua menu nasi kecak, mana yang paling sulit untuk dibuat?
Sate lilit! Karena nggak setiap saat ikan tenggiri tersedia di pasar. Kita harus pergi pagi-pagi untuk dapat ikan itu, karena kalau siang sudah nggak ada.  Selain itu, kita harus pintar-pintar mengolah ikannya, supaya tidak amis dan tetap fresh. Makanya sebelum membuat pesanan, kami selalu tanya dulu ke pelanggan, mau dimakan jam berapa pesanannya. Karena kalau mau dimakan siang, tapi sudah dimasak pagi, ‘kan jadi nggak fresh.

Nova termasuk gencar mempromosikan bisnisnya lewat BBM. Dalam seminggu ia bisa sampai dua atau tiga kali melempar Broadcast Message mempromosikan menu baru, atau mengingatkan teman-temannya untuk memesan Nasi Kecak buatannya. 

selain via bbm, nova mempromosikan bisnis ini lewat mana?
Lewat social media, dan teman-teman wartawan. Ketika mereka tahu bahwa aku akan membuka bisnis kuliner, mereka langsung bilang kalau mereka bakal mempromosikan bisnis ini.

kenapa pilih bisnis kuliner?
Soalnya bisnis di bidang fashion sudah terlalu banyak. Lagi pula, kalau aku buka butik, pasti aku sendiri deh yang pakai baju-baju itu [tertawa renyah]. Sebetulnya, kuliner pun adalah bisnis yang sebelumnya aku hindari, karena aku suka takut kalau sampai makanannya nggak habis dan jadi mubazir. Makanya tadinya aku buat sistem pesan-antar. Tapi akhirnya aku beranikan diri untuk coba buka gerai. Ternyata menyenangkan.

Penasaran dengan Nasi Bali ala Nova Eliza? Anda juga bisa mencobanya dengan datang ke gerai Nasi Kecak, atau Anda dapat memesannya lewat telepon di 021 797 1560 dan follow twitter @Nasikecak. «

>>>minggu depan Nova Eliza akan kembali di G-Ask dengan hobi olahraga yang ia tekuni<<<

SHARE