Wisata Islami di Tangerang

0
359
Wisata Islami
Masjid Al-Azhom

Masjid-masjid terunik dan tempat ziarahnya.

Wisata Islami
Masjid Al-Azhom

Luas wilayahnya 164,54 kilometer persegi. Tangerang menjadi kota pertama yang disinggahi turis asing untuk sampai ke ibukota melalui Bandara Soekarno-Hatta.

Kota yang berslogan ‘Bhakti Karya Adhi Kertarahardja’ yang berarti semangat pengabdian dalam bentuk karya pembangunan untuk kebesaran negeri dan kemakmuran serta kesejahteraan wilayah, memiliki tempat wisata islami yang asyik untuk dikunjungi.

Masjid Al-Azhom
Lokasinya tak jauh dari Bandara Soekarno-Hatta. Pembangunannya dimulai Pada 7 Juli 1997 dan diresmikan pada 23 April 2003. Bentuk kubah masjid ini unik, kubah utama ditopang empat kubah kecil lainnya. Kubah ini masuk dalam salah satu kubah terbesar se-Asia.

Memiliki luas 5.775 meter persegi, dan terdiri dari dua lantai, Masjid Al-Azhom mampu menampung 15 ribu jamaah. Kala malam sorot cahaya masjid ini tampak indah.

Masjid Pintu Seribu
Aslinya bernama Masjid Nurul Yaqin, namun karena didesain dengan pintu yang banyak, masjid ini lebih terkenal dengan nama Masjid Pintu Seribu. Alamatnya ada di Kampung Bayur, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Jatiuwung. Masjid Pintu Seribu menjadi lokasi favorit wisata islami umat Muslim.

Didirikan pada tahun 1978 oleh mendiang Syekh al Bakhir Mahdi. Pada ruang bawah tanah masjid ini terdapat tasbih raksasa yang bijinya berdiameter 10cm dan di 99 butir tasbih itu bertuliskan Asma’ul Husna.

Masjid Kalipasir
Unik, masjid ini terletak di kawasan Pecinan Tangerang. Letaknya tak jauh dari Klenteng Boen Tek Bio di Kampung Kalipasir no.18, Pasar Lama, Sukasari.

Dibangun sekitar tahun 1700-an oleh Tumenggung Pamitrwidjaja dari Kahuripan, desain masjid ini dipengaruhi arsitektur China. Selain sebagai tempat ibadah, dahulu masjid ini digunakan juga sebagai tempat transit para penyebar agama Islam di Tangerang, Banten, dan Cirebon.

Kramat Tiga Raksa
Tempat ziarah ini disebut juga Kramat Solear. Di area ini banyak kera liar berkeliaran. Tempat ini sudah ada sejak tahun 1552. Makam panglima perang tentara Islam dan juga sahabat para wali, Syekh Mas Massad, makam tokoh kerajaan Padjadjaran, Nyimas Gandasari, Mayangsari, dan Raden Mangkubumi, terdapat di sini.

Tempat ini dahulu, sering digunakan para wali untuk mengadakan pertemuan guna berdiskusi tentang cara penyebaran agama Islam di Jawa.

Bila berkunjung ke Tangerang di saat Ramadhan, jangan lupa kunjungi area sekitar Masjid Al Azhom dan Danau Cipondoh yang merupakan bagian dari tempat yang asyik menunggu waktu buka. « [teks @bartno | foto courtesy of kemenang.go.id]

Also read: Wisata Panas Bumi di Turkmenistan

SHARE