Ebola Mengancam Dunia

0
179
Virus Ebola
Virus Ebola

Virus ini belum ditemukan vaksinnya

Virus Ebola
Virus Ebola

Hingga kini, belum ditemukan vaksin untuk virus Ebola. Penanganan yang lambat akan berakibat kematian bagi si penderita. Menakutkan, ya. Itulah yang kini dihadapi dunia kita.

Ebola kini tengah kian mewabah di bagian Afrika Barat. Tiga negara di sana, Guinea, Sierra Leone, dan Liberia, sedang diserang Ebola dan sekarang statusnya gawat.

Bermula dari ditemukannya kasus pertama pada Februari 2014, di Guekedou, Guinea, dan kini Ebola menyebar di tiga negara itu. Laporan media dunia di awal Juli mencatat 759 orang terkena Ebola, dan 467 dari mereka meninggal dunia.

World Health Organization [WHO], Centers for Disease Control in Atlanta, Medecins Sans Frontieres, European Union, International Red Cross dan GOARN [Global Outbreak Alert & Response Network] mengadakan pertemuan di Accra, Ghana, untuk segera mengatasi wabah ini supaya tidak menyebar.

Virus EbolaSaat ini pihak-pihak terkait sedang mengarantina para pasien, mengedukasi lagi bagaimana penyakit ini dan cara penanganannya.

Sejauh ini baru ada dua pasien dari luar Afrika yang diduga terjangkit. Satu dari Spanyol dan satu lagi dari Italia, mereka berdua baru saja berkunjung ke sana. Namun, setelah pemeriksaan yang mendalam, sakit mereka bukan akibat virus Ebola.

Ebola adalah virus yang dapat ditularkan dari kontak langsung dengan darah atau cairan tubuh dari orang yang terinfeksi, jarum yang tidak steril atau hewan yang terinfeksi.

Gejalanya terjadi setelah dua hari hingga tiga minggu. Demam, sakit tenggorokkan, pegal-pegal, dan pusing adalah gejala awalnya. Muntah-muntah, diare, dan diikuti oleh penurunan fungsi hati dan ginjal, adalah gejala selanjutnya.

Namun, beberapa kasus menunjukkan Ebola dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh, pendarahan terus menerus, sehingga menyebabkan korban meninggal dalam beberapa hari.

Jadi, tetap perhatikan larangan dan vaksinasi yang harus dilakukan sebelum berkunjung ke luar negeri. « [teks @bartno | foto courtesy of macleans.ca]

SHARE