Cerita Ramadhan Nola Be3

0
268
Nola dan Naura
Nola dan Naura

Bulan puasa jadi golden moment untuk Nola dan keluarga

Nola dan Naura
Nola dan Naura

Menjadi ibu tiga anak membuat cerita tersendiri bagi penyanyi Nola Be3 selama menjalani bulan suci Ramadhan. Hal ini terjadi karena hampir enam tahun ia tidak menunaikan ibadah ini.

“Jujur, aku sempat nggak puasa di enam kali bulan Ramadhan itu atau sekitar enam tahun. Ini karena aku hamil dan menyusui, lalu begitu selanjutnya hingga lahirlah si bungsu, pada tahun 2009 dan selesai menyusui pada tahun 2010,” ujarnya saat berkunjung ke redaksi Ghiboo beberapa waktu lalu.

Lebih jauh, Nola yang kini tampil dengan gaya rambut short bob haircut menceritakan, “Aku pernah puasa, tapi kok lemas. Terus periksa periksa ke dokter, dan dianjurkan berhenti puasa dulu. Soalnya, bukan tipe yang fisiknya kuat saat itu.

“Lalu pernah saat menyusui anak pertama, Naura [9] mau puasa lagi. Tapi akhirnya anakku nggak mau minum ASI-nya. Mungkin rasanya beda karena ibunya nggak makan selama lebih dari 12 jam. Akhirnya saat itu aku dan suami putusin untuk stop puasa dulu deh. Nanti dibayar setelah selesai Ramadhan.” 

Namun rasa penyesalan istri Baldy Mulia Putra [36] ketika tak menjalani ibadah puasa beberapa tahun seakan terbayarkan oleh kemampuan anak-anaknya untuk berpuasa secara penuh.

Alhamdulillah banget anak-anak udah mulai bisa puasa. Si Kakak, Naura [9] sudah dari umur 5 tahun puasa full selama satu bulan. Anak keduaku, Bevan [7] juga dari umur 6 tahun sudah puasa penuh, dan si bungsu Neona [5] lagi belajar puasa. Dia ikut bangun untuk makan sahur, lalu jam 12 siang minta minum. Terus lanjut puasa dan baru makan saat adzan Maghrib berkumandang,” ujarnya semangat.

Nola menambahkan, ini bisa terjadi karena dirinya dan suami selalu menerapkan pola pendidikan dengan cara bercerita ataupun sharing pengalaman saat berada di usia anak-anak. Dia yakin dengan bercerita, tentunya akan lebih menarik dan mudah diserap anak-anak.

Perempuan yang memulai karier sebagai penyanyi sejak umur 17 tahun ini mengaku tidak kesulitan untuk membangunkan anak saat sahur maupun mengajarkan anak untuk berpuasa. Dia justru merasa agak kerepotan memilih menu makanan sesuai selera anak-anaknya.

“Menu buka dan sahur untuk anak-anak beda sama menu aku dan suami. Jadi biasanya aku pisahin dulu deh. Masak permintaan anak-anak dulu, baru masak buat kami, orangtuanya. Makanan untuk anak-anak aku sama sekali tidak menggunakan zat Monosodium Glutamate [MSG] dan tidak pedas. Sementara aku dan suami doyan makanan pedas,” ujar pemilik nama lengkap Riafinola Ifani Sari ini.

Perempuan kelahiran Bukittinggi, 11 Agustus 1978 ini berujar, di sela berbagai aktivitasnya selalu menyempatkan untuk memasak menu sahur untuk keluarga tercinta selama bulan Ramadhan.

“Ramadhan itu selain ibadah, jadi kayak golden moment untuk keluarga aku, karena kita semua mengurangi aktivitas. Jadi mulai dari sahur bareng-bareng, terus aktivitas masing-masing, lalu kumpul lagi saat buka dan shalat tarawih bersama-sama. Hal kayak ‘gitu yang susah ditemuin di bulan lain,” tutupnya. « [teks @boyMALI | foto @bagusdimsum]

Also read: Kandidat Menteri dari Kaum Selebriti

SHARE