Macau #6: St. Paul dan Senado Square

0
215
St.Paul
St.Paul

Peserta diajak melihat keindahan St.Paul

St.Paul di Macau
Ruins of St. Paul

Setelah di pagi hari ke Venetian Square, dilanjutkan ke A Ma Temple dan siang harinya ke Fisherman’s Wharf. Kini, saatnya kami melaju ke lokasi wisata lainnya.

Kali ini, Surti, sang pemandu akhirnya mengajak kami ke tempat yang amat dinanti-nanti, dan berkali-kali ditanyakan para peserta BorderPass. “Kita ke St. Paul nggak?” Kita nanti mampir ke Senado Square kan?” begitulah pertanyaan peserta yang sering terlontar sejak pagi hari.

Ya, benar saja. Akhirnya rombongan BorderPass mengunjungi Ruins of St. Paul atau biasa hanya disebut St. Paul dan Senado Square, tepatnya setelah kami puas berwisata ria di Fisherman’s Wharf.

Untuk mencapai St. Paul kami harus diturunkan dari bus tour di suatu tempat, dan berjalan kaki sekitar 2 kilometer. Namun, karena memang sudah dirundung rasa tidak sabar dan excited luar biasa, jalan kaki pun jadi tidak terasa lelah.

Jalan di sepanjang menuju St. Paul berbentuk bebatuan. Maksudnya, lantainya bukan aspal atau pun pasir. Melainkan seperti bebatuan marmer. Uniknya, bukan hanya jalanan saja yang dhiasi batu marmer, tetapi tembok bangunannya juga tanpa plester semen atau cat.

senado square
Suasana Senado Square yang dipadati pengunjung untuk membeli oleh-oleh

Huft… Setelah berjalan kaki beberapa saat, akhirnya rombongan BorderPass sampai juga di St. Paul. Gejolak gembira dalam hati tak bisa disembunyikan lagi. Peserta pun terlihat semangat menapaki tangga demi tangga St. Paul.

Kalau sebelumnya hanya bisa melihat foto-foto bagunan sisa reruntuhan gedung gereja ini melalui internet atau Google, kini para peserta BorderPass bisa langsung melihatnya di depan mata. Bahkan, bisa menyentuh langsung permukaan bangunan yang berdiri sejak tahun 1602 ini.

Seperti yang pernah di tuliskan dalam artikel Ghiboo sebelumnya, St. Paul merupakan Gereja Mater Dei yang mengalami musibah kebakaran besar pada tahun 1835. Uniknya, bangunan ini tidak ludes semua, tapi menyisakan bagian fasade depan.

Nah, setelah ratusan tahun kemudian, bagian depan gereja ini masih berdiri kokoh sampai saat ini, dan menjadi tempat wisata paling wajib didatangi kala berlibur di Macau.

Selain melihat dan menyentuh langsung bagian sisa tubuh St. Paul ini, aktivitas lain yang tidak ketinggalan dilakukan para peserta BorderPass adalah, narsis berfoto di depan St. Paul dengan berbagai angel dan gaya.

Usai puas merekam momen di St. Paul dengan kamera masing-masing, kami pun mulai meninggalkan area wisata tersebut, dan kembali menapaki jalan bebatuan itu menuju Senado Square.

Santa Casa
Salah satu kantor pelayanan publik yang ada di kawasan Senado Square

Senado Square merupakan tempat wisata, sekaligus tempat membeli buah tangan alias oleh-oleh. Dari souvenir, makanan, sampai pakaian banyak dijajakan di sini. Soal harga? Senado Square mematok harga relatif cukup murah, bahkan bisa ditawar habis-habisan.

Dengan fungsinya sebagai tempat membeli oleh-oleh, tidak heran bila Senado Square amat dipadati pengunjung. Itu sebabnya, Surti tidak berhenti mengingatkan kami jangan keasyikan belanja dan melupakan bawaan barang berharga, karena takut raib diambil orang.

Hampir dua jam naluri konsumtif rombongan BorderPass tersalurkan. Setelah dibebaskan berbelanja, dan masing-masing peserta sudah terlihat menenteng jinjingan oleh-oleh, kami pun berkumpul lagi di depan gedung Santa Casa Da Misericordia, yaitu salah satu kantor pelayanan publik di Macau.

Saat itu, suasana sudah mulai gelap. Ini artinya, tanpa disadari Senado Square, menjadi tempat kami menyambut malam di Macau. Lelah? Sudah pasti. Lapar? Apalagi.

Sudah saatnya mengakhiri petualangan wisata hari kedua kami di Macau. Surti pun lekas membawa para peserta BorderPass menuju hotel, untuk beristirahat dan menikmati makan malam.

Peserta BorderPass harus menghimpun tenaga, demi mempersiapkan diri di perjalanan petualangan wisata di hari ketiga. Kemana? Tunggu cerita selanjutnya BorderPass: Let’s Get Lucky in Macau. [teks&foto @DonT_D4

to be continued…

senado_square1
Tampak Senado Square dari St. Paul

Artikel sebelumnya:
#1 Narsis di Avenue of Stars
#2 Berlibur ke Bauhinia Square dan The Peak
#3 Bersenang-senang di Venetian Square
#4 Menelusuri Wisata A Ma Temple
#5 Serasa Roma di Fisherman Wharf

SHARE