Seputih Cinta Melati di Lebaran

0
278
Seputih Cinta Melati 1
Seputih Cinta Melati 1

Ketika dua anak lugu bertemu buronan polisi

seputih cinta melati  (1)Bagi Anda yang suka dengan kisah kepahlawanan, Anda bisa menonton film besutan Alenia Pictures yang mengambil latar di daerah Puncak ini. Namun jangan bayangkan pertarungan bersenjata layaknya film-film aksi superhero ala Marvell atau Superman yang bertarung dengan musuh di gedung tinggi.

Kedua pahlawan kita, Rian dan Melati, justru menggunakan ‘keluguan’ mereka sebagai senjata untuk meluluhkan hati kedua buronan berbahaya yang kabur dari sebuah Lembaga Permasyarakatan.

Seperti layaknya anak sekolah dasar lain, Rian [Fatih Unru] dan adiknya, Melati [Naomi Ivo] memiliki kehidupan yang biasa-biasa saja. Tinggal bertiga bersama Ibunya, Andini [Sabai Morschek] saban sahur mereka makan bersama di ruang depan, setelah sebelumnya dengan susah payah Melati membangunkan kakaknya yang memiliki hobi tidur di mana saja.

Ketika mentari sudah mulai benderang di atas sana, mereka berdua melintasi jalan-jalan terjal di puncak, berseragam sekolah dasar, melewati rumah-rumah tetangga, perkebunan teh yang teduh, untuk pergi ke sekolah, sementara itu ibu mereka pergi ke pabrik teh, tempatnya bekerja.

Di sekolah pun mereka melakukan hal-hal yang selayaknya dilakukan anak sekolah dasar pada umumnya. Mendengarkan pelajaran. Mengerjakan tugas. Ketiduran di kelas. Lalu ketika bel berbunyi, mereka berlari untuk pulang, atau sekadar main dan memancing.

Seputih Cinta Melati 1 Rutinitas sederhana mereka berubah setelah bertemu dengan dua buronan yang bersembunyi di pondok tua di ujung sungai. Saat itu Rian tengah memancing dan Melati tak sengaja terpeleset. Salah satu buronan, Ivan [Chicco Jerikho], memutuskan untuk menolong Melati karena rasa kasihan, walaupun Erik [Asrul Dahlan], kawan buronannya, telah melarang.

Melalui pertemuan tersebut, Ivan menjadi dekat dengan Melati, yang kemudian mengiranya sebagai Pak Haji karena baju koko yang ia kenakan, dan Erik menjadi dekat dengan Rian karena kesamaan hobi memancing mereka.

Lambat laun, Erik dan Ivan pun mulai menjalankan ibadah seperti puasa dan sholat, berkat keluguan kedua anak kecil tersebut yang senantiasa mengatarkan makanan berbuka dan baju bagi mereka berdua.

Namun apakah kedekatan mereka tanpa halangan? Terlebih polisi telah mengepung daerah puncak dan foto mereka berdua telah tersebar di mana-mana sebagai penjahat berbahaya yang suka menculik anak-anak.

Pada suatu malam, ketika mereka tarawih bersama, rupanya Andini merasa cemas dan curiga bahwa kedua anaknya telah dicelakai dua buronan berbahaya tersebut! Polisi pun ternyata mulai mengetahui keberadaan pondok tua di ujung sungai itu.

Seputih Cinta Melati 1Bagaimanakah akhir dari kisah tersebut? Apakah polisi berhasil menangkap Ivan dan Erik? Lantas bagaimana nasib persahabatan mereka berempat? Untuk mengetahui jawabannya, Anda harus menyaksikan sendiri film Seputih Cinta Melati yang akan tayang di bioskop-bioskop terdekat mulai tanggal 24 Juli.

Selain akting yang memukau dan menggemaskan dari Fatih Unru dan Naomi Ivo, film ini juga memotret realita-realita yang kini tengah marak di tengah masyarakat Indonesia. “Seperti heboh caleg, misalnya, yang diwakilkan oleh tokoh Aa’ Asep [Argo Aa’ Jimmy]. Walaupun bukan tema utama, tetapi beberapa adegan heboh caleg itu diharapkan dapat menyentil masyarakat,” ujar Nia Zulkarnaen saat ditemui dalam screening dan konferensi pers Seputih Cinta Melati di Epicentrum XXI pada 14 Juli lalu.

“Sekarang ‘kan juga marak kasus kejahatan pada anak..,” Ari Sihasale melanjutkan, “Jadi film ini bertujuan untuk menunjukkan kepada penonton bahwa anak-anak itu sangat jujur, lugu, dan harus dijaga. Mereka layak mendapatkan kasih sayang, karena mereka adalah anugrah Tuhan yang tidak pantas disakiti.”

Dalam pembuatan film yang berjalan selama satu setengah bulan ini, para pemain mengaku tidak mengalami kesulitan yang berarti, termasuk dalam mempelajari dialek Sunda.

Fatih dan Naomi, sebagai seorang yang belum lama menyelami dunia hiburan dan masih sangat belia, bahkan mengaku merasa senang saat bermain film ini.

“Fatih itu kreatif. Dalam beberapa adegan, dia bisa melakukan improvisasi yang nggak ada di skenario,” ujar Asrul Dahlan, memuji bakat anak berusia 7 tahun yang ternyata juga mahir dalam melakukan Stand Up Comedy. « [teks @intankirana | foto @bagusdimsum dan Dok Alenia Pictures]

Seputih Cinta Melati 1

Seputih Cinta Melati 2Sutradara Ari Sihasale
Pemain Fatih Unru, Naomi IVo, Chicco Jerikho, Asrul Dahlan, Sabai Morscheck, Gery Puraatmadja, Argo ‘A’a Jimmy’, Yayu Unru, Arswendi Nasution, Nia Zulkarnaen
Genre Drama
Produksi Alenia Pictures
Durasi 107 menit


SHARE