Jenahara Berharap ke Israel

0
889
Jenahara
Jenahara

Jenahara ingin sekali ke Masjid Al-Aqsa

JenaharaPada dasarnya Nanida Jenahara Nasution itu orangnya cuek. “Jadi waktu belum menikah dulu, kalau mau ke mana-mana ya nggak ada persiapan khusus,” ujarnya, menjawab tentang persiapan apa yang dilakukan ketika hendak berpergian.

Orang lebih mengenal dia dengan nama Jenahara. Ia seorang desainer baju muslim bernuansa gothic di Indonesia, juga sosok ibu dari Rosemary [6 tahun] dan Oliver [3 tahun].

“Cuma karena sekarang sudah punya anak, jadi kalau mau ke mana-mana, aku mempersiapkan keperluan buat anak-anakku. Bawain baju yang banyak buat mereka,” tutur desainer yang mengawali karier fashion-nya pada tahun 2011 dengan meluncurkan lini mode bertajuk namanya sendiri ini.

Jenahara mengatakan, ia senang mempersiapkan baju-baju bagi anaknya saat berlibur. Ia bahkan tidak pernah merasa repot saat bekerja ke luar kota sembari membawa anak-anaknya, terutama yang paling kecil.

“Aku kan’ suka liburan sambil sekalian kerja di luar kota. Nah, pada saat itu aku suka memanfaatkan satu dua hari untuk berlibur, menjelajahi kota-kota tersebut, karena aku memang suka travelling,” katanya. “Banyak orang yang merasa repot, kerja di luar kota sambil membawa anak, tapi kalau aku malah merasa senang, lho. Karena dengan anak di samping aku, aku merasa tenang.”

Lantas ke mana kah tujuan favorit Jehan, begitu panggilan akrab Jenahara, saat berlibur bersama keluarga kecilnya?

Menurut Jehan, tempat paling menyenangkan untuk berlibur di Indonesia adalah Bandung. “Bandung itu kan, dekat dengan Jakarta. Selain itu kulinernya enak, dan suasananya enak. Tapi aku memang menghindari Bandung pada saat lebaran, karena macet. Untuk itu, aku biasanya pergi ke sana setelah lebaran, di mana momennya juga bertepatan dengan libur sekolah.”

Bersama suami yang berprofesi sebagai chef, ia juga gemar mencicipi kuliner-kuliner khas daerah yang mereka kunjungi.

Ingin ke Israel
Mengenai lebaran, diakui oleh desainer yang selalu menghabiskan hari raya Idul Fitri di Jakarta ini, bahwa ia pernah punya cerita travelling yang seru, sekaligus ‘menyiksa’ sebelum lebaran tiba.

“Pernah aku menghabiskan satu bulan Ramadhan penuh di Sydney, di tempat kakak aku. Di sana kan lagi musim panas, dan waktu puasanya lebih panjang [sekitar 19 jam]. Jadilah aku menghabiskan waktu sambil belanja atau melakukan kegiatan di masjid, yang dulunya adalah gereja [Masjid Al-Hijrah].

“Di sana, ada komunitas muslim yang rutin mengadakan pengajian,” urainya seraya mengenang bulan Ramadhan yang tak terlupakan tersebut. “Jam setengah sembilan malam baru maghrib. Padahal sekitar jam empat sampai jam lima, toko-toko di sana kan sudah mulai tutup.”

Meski begitu, Jenahara mengaku bahwa ia malah memperpanjang waktu liburan di Sydney, lantaran ia ingin melewati Boxing Day [hari berlibur nasional] di Australia, yang berlangsung setiap tanggal 26 Desember. “Kalau belanja-belanja [waktu boxing day], kan puasanya jadi nggak kerasa..,” tuturnya diiringi derai tawa.

Kendati banyak kota di Indonesia dan beberapa negara dunia telah dikunjungi oleh wanita berusia 27 ini, tetapi Jehan masih memiliki keinginan untuk pergi ke Medan dan Israel. “Kan itu kampung halaman, tetapi aku belum pernah ke sana, karena belum tepat aja momennya. Makanya suatu saat ingin ke sana.”

Mengenai keinginan ke Israel, Jehan mengaku bahwa mimpinya ini telah ia pendam bahkan sebelum menikah. “Aku ingin ke Masjidil Aqsa [Masjid Al-Aqsa], karena itu kan tempat yang sakral, di mana Nabi Muhammad SAW harus ke sana terlebih dahulu sebelum Isra’ Miraj.

“Selain itu, aku ingin melihat batu melayang di dalam Masjidil Aqsa, dan aku memang suka dengan tempat yang menyimpan sejarah tertentu,” tutur wanita penyuka warna hitam dan merah maroon ini.« [teks @intankirana | foto @boyMALI]

Also read:
Travelling Sendirian Itu Keren
Element dan Impian Pulau Kosong

SHARE