Maraton Fotografi di Photo Face-Off

0
185

Maraton fotografi dari lima negara

faceoff

[dropcap style=’square’]A[/dropcap]pa jadinya jika para fotografer amatir harus diadu dengan para fotografer profesional? Hal ini bisa disaksikan dalam sebuah acara bertajukĀ Photo Face-Off yang akan ditayangkan di History Channel. Bukan pertarungan biasa, tapi ini adalah tantangan untuk mengikuti sebuah lomba maraton fotografi.

Lima fotografer dari Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia, dan Vietnam bersaing untuk mendapatkan momen terbaik di setiap tantangan. Mereka nantinya akan dikirim ke New York dan memotret beberapa bintang besar dunia. Bukan kesempatan yang main-main ‘kan?

Namun, sebelum merasakan itu semua, peserta terpilih akan disaring kembali untuk membuktikan kemampuan mereka. Penyaringan dibagi menjadi tiga putaran. Dan setiap putaran memiliki tantangannya masing-masing. Misalkan saja para peserta akan ditantang untuk mendapatkan foto yang sempurna dalam waktu yang telah ditentukan. Sesulit apapun tantangannya.

Tantangan lainnya, yaitu peserta harus mendapatkan foto sesuai dengan tema yang telah ditentukan, entah dalam sebuah acara atau tentang kultur di daerah setempat. Dan penilaian foto juga akan dilihat dari bagaimana para fotografer mengambil risiko untuk karya mereka. Misalkan saja, perjuangan harus menaiki tower dengan ketinggian puluhan meter, bisa jadi faktor tambah dalam penilaian.

Dalam acara ini terdapat lima fotografer. Siapa saja mereka?

K1Tan Jia Jun yang baru berusia 22 tahun. Mahasiswa asal Singapura ini berani mengambil tantangan dan berpetualang untuk dunia fotografi. Memenangkan Canon Photomarathon menjadi faktor pendorong baginya untuk mengikuti acara ini.

K2

Singyuin Christy yang berusia 26 tahun. Warga Malaysia ini dikenal berjiwa bebas, eksentrik dan penuh semangat. Ia berprofesi sebagai jurnalis foto dokumenter, relawan independen, penjelajah sosial, event manager, dan musisi musiman. Ia juga suka menyebut dirinya sebagai pemimpi.

K3Richard Silaraks, 48 tahun. Warga Thailand ini sudah mengenal dunia fotografi sejak tahun 2000 lalu. Sejak itu, ia suka menikmati tema-tema fotografi bawah laut, perjalanan dan pemandangan.

Selama menyukai dunia fotografi, Richard juga telah berhasil menjadi juara di beberapa lomba, contohnya juara kedua Novice Digital Macro-Alien dan SEA 2005 International Photography Contest yang diadakan Nothern California Underwater Photography Society.

K4Hoang Thi Lan Phuong, 22 tahun. Seorang pebisnis muda yang memiliki dua toko ritel fesyen dari Vietnam. Selain menggeluti dunia bisnis, gadis yang besar di Hanoi ini juga memiliki minat yang besar terhadap fotografi. Karena itu ia mencoba untuk mengikuti acara maraton fotografi ini.

K5Terakhir, perwakilan dari Indonesia, yaitu Willy Lesmana. Pria yang bekerja sebagai Technical Sales Executive di Jakarta ini memiliki kecintaan tersendiri pada fotogarfi. Menurutnya, foto berbicara lebih kuat dari kata-kata.

Dan atas kecintaannya pada fotografi, ia pernah meraih kemenangan untuk kategori foto terbaik di Upacara Grebeg Maulud, Jogjakarta, dalam acara Sehari Photography pada awal 2014 lalu.

Para peserta ini nantinya akan bertemu juri-juri yang kompeten di bidangnya. Beberapa nama yang akan ikut menjadi juri antara lain, Russel Wong dari Australia, Teoh Peng Kee dan Brian Chong dari Malaysia, Rodrigo Ordonez dan Dewandra Djelantik dari Indonesia, Joey Aung dari Thailand, Kathy Nguyen dan Olaf Mueller dari Vietnam.

Lalu bagaimana para peserta akan melewati ujian dan mendapatkan nilai yang baik dari para juri? Sayangnya penonton harus bersabar karena Photo Face-Off baru akan dirilis pada Selasa, 23 September mendatang. Ā« [teks @nandiyanti | foto History Asia]

Sophia Muller

SHARE