Kerinduan Jerman Memboyong Piala Dunia

0
453
Timnas Jerman
Timnas Jerman

Apa saja kiat Jerman untuk menang di Piala Dunia 2014?

Ajang pertandingan sepakbola paling bergengsi, FIFA World Cup 2014 boleh jadi sudah berakhir. Tetapi euphoria kemenangan dari kesebelasan Jerman ternyata masih terasa.

germany 3Kepulangan Mario Götze dan kawan-kawan disambut dengan antusias oleh rakyat Jerman. Setelah mendarat di tanah tumpah darahnya, tepatnya di Weiltmeister, Selasa [15/07] lalu, Tim Der Panzer pun disambut dengan teriakan suka cita ribuan masyarakat Jerman yang rindu pada piala pertandingan sepakbola terbesar.

Setelah sempat terpuruk dalam kekalahan saat bertindak sebagai tuan rumah pada Piala Dunia 2006, pelatih timnas Jerman saat itu, Juergen Klinsmann, mengundurkan diri dan digantikan Joachim ‘Jogi’ Löw.

Perlahan tetapi pasti, Jogi membangkitkan semangat kemenangan untuk tim Jerman hingga berhasil memboyong piala FIFA keempat kalinya. “Ini adalah kekuatan yang sangat kuat melalui peningkatan terus-menerus selama bertahun-tahun,” ujar Jogi. “Hari ini hanya ada satu pemenang yang layak, dan itu adalah tim ini.”

germany 2Persiapan Der Panzer untuk menambahkan bintang pada jersey timnasnya memang sangat matang. Terlebih lagi dengan keinginan para pemain untuk dapat membawa kembali piala yang sempat dipegang pada piala dunia 1954, 1974, dan terakhir pada tahun 1990.

Bangkit dari Keterpurukan
Kegagalan memburu trofi Piala Dunia di turnamen sebelumnya membuat Federasi Sepakbola Jerman [DFB] mendirikan markas pribadi untuk menampung para pemain serta staf timnas Jerman di Santo Andre, Brazil sejak Desember tahun lalu.

Markas yang dinamakan ‘Camp Bahia’ ini dibuat sebagai persiapan menghadapi turnamen Piala Dunia 2014. Markas tersebut juga dilengkapi dengan lapangan sepakbola, sebuah kantor pers dan fasilitas latihan lainnya.

Tak hanya membangun basecamp, DFB pun menyiapkan bandar udara yang hanya berjarak 15 km dari markas dan 30 km dari kota Porto Seguro agar timnas Jerman dapat mencapai lokasi pertandingan di Salvador, Fortaleza, dan Recife dengan mudah.

germany 1Sebagai seorang pelatih, Jogi sangat memperhatikan pemain-pemainnya dari hal yang sangat kecil, sampai hal besar yang akan mereka hadapi.

Ia tahu jelas bahwa tantangan terbesar bagi timnya pada piala dunia tahun ini adalah sengatan matahari musim panas di Brazil.

“Hal itu mempengaruhi pemilihan hotel dan markas tim dan terutama persiapan kami. Kami misalnya berpikir untuk menetap di lokasi yang memiliki suhu serupa dan tidak cuma menetap untuk tiga, empat atau lima hari, tapi lebih lama,” katanya menegaskan. Untuk membiasakan anak asuhnya dengan iklim Brazil, sebelum laga dimulai, Jogi menerbangkan para pemain ke Amerika Selatan.

Berdasarkan Statistik
Persiapan yang dilakukan selama pra-pertandingan ternyata masih dirasa belum cukup oleh DFB. Bekerjasama dengan perusahaan penyedia perangkat lunak terbesar di dunia yaitu SAP, DFB menggunakan solusi SAP Match Insight untuk membantu meningkatkan performa para pemain timnas Jerman di lapangan.

Solusi ini bekerja pada platform in-memory computing SAP HANA yang ditujukan untuk memfasilitasi analisis latihan, persiapan, dan pertandingan, termasuk analisis pasca-pertandingan Piala Dunia.

germany 4“Dalam 10 menit, 10 pemain dengan 3 buah bola [saat latihan] dapat menghasilkan lebih dari 7 juta data. SAP HANA dapat memproses hal tersebut secara real-time,” kata SAP Brand Ambassador dan Manajer Tim Nasional Jerman, Oliver Bierhoff.

Jerman dipastikan masuk final setelah menang telak dalam babak semifinal melawan Brazil 7-1. Kemudian Jerman berhasil menundukkan Argentina 1-0 di laga Final Piala Dunia 2014 dengan perpanjangan waktu di stadion Marracana, Rio De Janeiro, Brazil.

Kemenangan mereka kali ini membuktikan bahwa negara dari Benua Eropa mampu menjadi raja sepakbola di benua Amerika. Sukses Jerman sekaligus menghadiahkan uang  US$30 juta [US$32,44 juta dengan nilai US$ 2014]. « [teks @fifithra/berbagai sumber | foto fifa.com]

Sophia Muller

SHARE