Rekomendasi Wisata di Republik Ceko

0
629
Republik Ceko
Praha, Republik Ceko

Melawat ke Republik Ceko di Eropa Tengah

Republik Ceko
Praha, Republik Ceko

Ini adalah perjumpaan yang tak terduga. Bertemu dengannya di suatu kesempatan yang menyenangkan, dalam pertunjukan mini, seni dan budaya negaranya. Gelaran itu bertajuk Night Art Market. Malam itu, di Ancol, Tomas Smetanka yang menjabat Duta Besar Republik Ceko untuk Indonesia, menjadi teman baru saya sebagai sesama penyuka traveling.

Setidaknya begitu apa yang saya rasakan saat mendengar ceritanya tentang cintanya kepada kebudayaan Indonesia.

“Banyak hal yang saya suka dari Indonesia. Saya suka budaya Jawa, dan sangat menikmatinya saat berada di Jogja,” ujar Tomas. Ia kemudian melanjutkan, “Saya juga suka alamnya yang membuat pengalaman saya menyenangkan.”

Sambil mengerutkan keningnya sebentar, Dubes yang memasuki tahun ketiganya di Indonesia ini bercerita kembali, “Belum lama ini saya berlayar dari Lombok ke Komodo, kemudian diving selama satu minggu. Itu adalah pengalaman luar biasa dan tidak akan terlupakan. Saya juga senang saat berkunjung ke Sulawesi,” paparnya.

Ia juga punya mimpi tentang wisata di Indonesia. “Saya ingin mengunjungi Papua, sebelum masa tugas berakhir. I have to visit there!”

I wish your dream came true,” balas saya sambil tersenyum. Lalu timbul hasrat saya untuk bertanya kepadanya, mengenai negaranya, Republik Ceko.

Tomas Smetanka
Tomas Smetanka

apa yang direkomendasikannya bila kami ingin berkunjung ke sana?
Mulailah dari Praha, sebagai ibukota. Anda bisa melihat sejarah arsitektur Eropa dari abad ke-11 sampai sekarang di era modern di kota ini. Tapi pilihan mau ke mana kembali ke Anda sendiri.

Jika ingin berolahraga kami punya beberapa tempat menarik untuk hiking yang hampir dimiliki di setiap wilayah kami, dan bermain ski seperti di Beskydy.

Biasanya turis yang berkunjung ke Republik Ceko pergi ke spa untuk perawatan kecantikan, atau perawatan terhadap kondisi kesehatan tertentu, karena spa sangat terkenal di Ceko.

Teplice Spa, misalnya, yang merupakan spa tertua di seluruh daratan Eropa yang telah ada sejak abad ke-12. Teplice Spa menyediakan relaksasi mata air panas, aroma terapi, dan prosedur lainnya sehingga membuat tenang tubuh dan jiwa.

Sumber mata air panas di sini dipercaya sebagai terapi yang baik untuk beberapa jenis penyakit, seperti masalah syaraf dan untuk memperlancar peredaran darah.

bagaimana dengan makanannya apa yang harus kami coba di sana?
Makanan di sini serupa dengan apa yang ada di Eropa Tengah, seperti Austria, Jerman, Polandia, dan Slovakia. Kami punya banyak menu daging, termasuk daging babi yang bagi sebagian orang Indonesia harus menghindarinya.

Dumpling adalah bagian dari makanan tradisional kami, termasuk juga sayuran, kudapan manis, dan pastinya bir yang menjadi minuman tradisional kami.

saya pernah dengar julukan bahwa setiap orang ceko adalah seorang musisi?
Ya, ‘every Czech is a musician‘, tapi itu tidak benar. Saya contohnya. Namun kami punya sejarah musik yang panjang. Ada beberapa musisi klasik yang lahir di sini –seperti David H. Popper [1843-1913], Franz Benda [1709-1786]– ada musisi jazz, dan musik modern. Jadi musik adalah salah satu tradisi yang menonjol di Republik Ceko.

Satu hal lagi mengenai kesenian kami, ada yang serupa seperti Indonesia. Kami juga mempunyai wayang, tapi yang dimainkan dari atas [wayang di Republik Ceko bentuknya seperti boneka yang dikaitkan tali agar bisa digerakkan dari atas oleh dalangnya] kami menyebutnya the puppet shows.

bagaimana dengan festival yang sering diadakan di sana?
Ada satu yang paling popular namanya Prague Spring International Music Festival yang diadakan setiap tahun [dimulai setiap 12 Mei]. Ini adalah sebuah festival musik, yang menyajikan banyak konser di Praha, dikenal juga dengan sebutan festivalnya Republik Ceko.

sebaiknya kapan kami mengunjungi ceko?
Setiap tahun! Dan itu tergantung minat Anda. Republik Ceko sangat cantik di musim dingin, kami punya salju untuk Anda berski, kami punya olahraga musim dingin, yang sepertinya sangat menarik bagi warga Indonesia yang beriklim tropis.

Dan saya rasa akan sangat menarik melihat pemandangan Eropa di musim dingin. Atau sebaliknya di musim panas yang lebih hangat pada Mei sampai Oktober. Jadi, mungkin saran saya bagi yang pertama kali ke Republik Ceko, berkunjung di saat musim panas akan lebih baik.

Pertanyaan ini menjadi pertanyaan penutup saya, sebelum saya bergegas balik untuk menghindari semakin ramainya butiran air yang jatuh dari angkasa. Dan begitulah menurutnya, mengenai apa yang bisa Anda lakukan di Republik Ceko. Ada yang mau coba? « [teks @bartno | foto courtesy of miriadna.com]

SHARE