Macau #8 The Last Day in Macau!

0
304

Hari terakhir petualangan BorderPass: Let’s Get Lucky in Macau!

Avenue of Stars (2)[dropcap style=’square’]L[/dropcap]angkah untuk meninggalkan Macau sudah semakin dekat. Tak bisa dibatalkan, diundur, atau menarik diri dari jadwal yang sudah ditentukan.

Memang sudah saatnya, para peserta BorderPass: Let’s Get Lucky in Macau bareng Ghiboo dan 86.7 Hard Rock FM Jakarta mengakhiri pertualangan mereka di kota Macau.

Masih di hari yang sama, Jumat [13/06], setelah mencicipi ketinggian Macau Tower, saatnya kami kembali ke tour bus yang siap mengantarkan kami ke terminal kapal ferry.

Ini pula momen perpisahan kami dengan sang pemandu wisata berparas hitam manis, Surti yang sudah menemani hari-hari kami selama di Macau. Yah, ada pertemuan, pasti ada perpisahan… tsk tsk.

Sekitar satu jam berlayar bersama kapal ferry, akhirnya kami kembali ke tanah Hong Kong. Dan, kembali kami pun bertemu dengan Angel, pemandu wisata kami saat hari pertama.

Sesampainya di Hong Kong, rombongan BorderPass sudah tidak punya jadwal wisata yang harus dipatuhi lagi, alias kegiatan bebas. Dan benar saja, setelah diantar ke hotel tempat kami menginap di Hong Kong, para peserta langsung buru-buru ‘melempar’ koper mereka, dan langsung merencanakan jalan-jalan bebas.

Saking semangat ingin mencapai tujuan pribadi masing-masing, peserta BorderPass yang terdiri dari 13 orang tersebut, terpaksa terbagi menjadi empat kubu. Ada yang menuju ke Citygates, Ladies Market, Disneyland, dan Kowloon. Untungnya, meski memiliki tujuan yang berbeda-beda, Angel tetap memberi arahan tentang rute ke tujuan kami.

Meski di negeri orang, untungnya para peserta BorderPass ini tidak merasakan istilah terkenal di sana. Pendeknya: Lost in Hong Kong! Setelah dibebaskan berbelanja dan jalan-jalan tanpa arahan tour guide, malam harinya kami kembali berkumpul di hotel.

Wajah lelah memang tak bisa disembunyikan lagi. Namun, entah mengapa, semua saling tertawa dan berbagi cerita tentang perjalanan bebas siang tadi. Ini momen yang tak bisa dilewatkan. Tawa dan ceria pun mengiringi tidur kami malam itu.

Saatnya istirahat, karena keesokan harinya, Sabtu [14/06] peserta BorderPass harus meninggalkan Hong Kong dan kembali ke tanah air. Tidur yang lelap pun mengantar kami pada mimpi, mimpi kapan bisa kembali lagi ke Hong Kong-Macau. Selamat malam G-Readers, sampai kita bersapa pada cerita BorderPass lainnya.

They Say
Bagi peserta BorderPass, banyak cerita yang ingin mereka bagikan kepada pembaca setia Ghiboo. Sebaliknya, semoga G-Readers juga berkenan menyimak cerita mereka tentang pengalaman mengikuti jalan-jalan bertajuk BorderPass tersebut, serta cerita tentang beberapa tempat wisata di Macau dan Hong Kong.

Ini cerita mereka. Cekidot!

Yudith

Yudith Herwinda Swasono – karyawan swasta
“Aku ikutan BorderPass ini senang banget. Apalagi pas di Avenue Stars. Di sana banyak sekali telapak-telapak tangan artis Hong Kong, seperti Bruce Lee, Andy Lau, dan lain-lain. Pokoknya, saya senang sekali. Terimakasih BorderPass dan Ghiboo...”

Feby Silaen

Feby Renika Silaen – karyawan swasta
“Dari A Ma Temple kita bisa melihat kuil-kuil. Jadi setiap orang atau wisatawan yang datang ke sana boleh datang sembahyang ke kuil A Ma dan Kuil Dewi Kwan Im.

Konon katanya, kalau mengajukan permintaan ke Dewi A Ma atau Kwan Im, bila terkabul, kita harus kembali lagi ke sini untuk mengucapkan terimakasih, lho. BorderPass termasuk tour yang relatif murah, dengan hotel yang bagus. Kita juga jadi punya teman baru.”

Mega tridamayantiMega Tridamayanti – marketing
“Di Macau Tower, ketinggiannya.. gue lupa deh. Pokoknya sekitar 200 meteran. Di sini seru banget. Tapi gue takut banget ngeliat ke bawah itu, yang ada kacanya bisa ngeliat jalanan, semuanya yang di bawah, dan gue nggak berani, hahaha. Tapi seru sih. Keliatan semua Pulau Macau.”

Siti sarah umarSiti Sarah Umar – karyawan swasta
“Barusan gue dari St. Paul, sebuah tempat reruntuhan gereja ‘gitu. Setelah dari situ, gue turun ke bawah, ke Senado Square. Di situ jalanannya kebetulan tadi lagi agak sepi, padahal kata pemandu kami, biasanya lebih rame tiga kali lipat. Pokoknya seru deh ke St. Paul dan Senado Square. Belanjaannya harganya juga murah-murah dan bagus-bagus.”

Solih auliaSolih Aulia – karyawan swasta
Kami juga mampir ke Fisherman Wharf. Di situ kita bisa melihat replika Colosseum Roma. Keren banget! Jadi lo bisa foto-foto, berasa kayak di Roma.

Sebenarnya di situ ada panggung yang buat nonton teaterikal ‘gitu. Masalahnya, sekarang itu sudah tidak dipakai. Sayang banget sih. Tapi kalau untuk foto-foto oke lah datang ke sana.

Febry MelancoFebry Pamela Melanco – karyawan swasta
Hai, gue Imel. Gue ikutan BorderPass-nya Ghiboo, dan gue senang banget. Semuanya bareng-bareng sama peserta lain. Dari sarapan, dan jalan-jalannya.

Paling berkesan saat gue ke Avenue of Stars. Di sepanjang jalan sana, gue melihat cetakan tangan aktris dan aktor Hong Kong, sambil ditemani angin laut yang cukup kencang.

Silvy WinnySilvya Winny – jurnalis
“Di Victoria Peak, tadi kami naik tram, namanya The Peak Tram. Itu tuh jalannya nanjak banget, dengan kemiringan lebih dari 45 derajat. Dari pelan-pelan naik, kita bisa melihat pemandangan yang bagus. Sampai puncaknya kita bisa melihat keseluruhan kota Hong Kong yang spektakuler. 

Walau bukan datang sebagai peserta, tapi melihat itinerary acara sungguh menyenangkan! Cukup ekonomis, untuk hitungan budget traveler. Satu hal lagi, pergi bersama orang-orang baru bikin liburan semakin seru dan berkesan!”

Ivy BatutahIvy Batuta – presenter
Semua Happy! Semua Peserta BorderPass bisa eksplor wisata Hong Kong – Macau, yang pasti juga puas belanja!

Saya lihat banyak koper yang beranak pinak. Semoga G-Viewers bisa mengikuti perjalanan BorderPass selanjutnya. « [teks & foto DonT_D4]

– selesai –

Artikel sebelumnya:
#1 Narsis di Avenue of Stars
#2 Berlibur ke Bauhinia Square dan The Peak
#3 Bersenang-senang di Venetian Square
#4 Menelusuri Wisata A Ma Temple
#5 Serasa Roma di Fisherman Wharf

SHARE