Roommate Tanpa Park Bom

0
582

Park Bom tak akan tampil lagi di Roommate

bom

Akhir Juni lalu, para pecinta Korean Pop [K-Pop] dikejutkan dengan berbedarnya kabar penyelundupan obar terlarang oleh Park Bom, salah satu anggota girlband 2NE1. Kabar ini menyebar secara global dengan cepat lewa media sosial.

Kabar tersebut, kembali muncul ke permukaan tanpa alasan yang jelas. Tak diketahui siapa orang yang kembali menyebarkan gosip tersebut. Padahal, berita tentang penyelundupan obat terlarang itu terjadi di tahun 2010. Berita negatif sangat berpengaruh bagi berlangsungnya karier seseorang di Korea. Kali ini Park Bom harus melewati ujian tersebut untuk menyelamatkan kariernya.

Memang benar, bahwa Park Bom terbukti menerima kiriman paket 80 buah Amphetamine yang dikirim dalam sebuah paket bercampur permen, dari Amerika Serikat. Namun, di tahun 2010, kasus tersebut hilang dari pemberitaan tanpa ada tindak lanjut terhadap Park Bom.

Amphetamine adalah obat yang biasanya digunakan untuk mengobati gangguan hiperaktif atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder [ADHD]. Atau digunakan untuk mengobati gejala luka traumatik pada otak serta beberapa gejala lain seperti sindrom kelelahan kronis.

Namun, pada perkembangannya obat ini sering disalahgunakan karena efeknya yang dapat mengurangi nafsu makan. Kemudian, obat ini sering digunakan untuk menurunkan berat badan, dan pada akhirnya berakibat ketergantungan. Karena itu, di Korea Selatan, obat ini termasuk dalam jenis obat-obatan ilegal.

Kesalahpahaman tentang penyelundupan ini pun terus berkembang, semakin memburuk. Sehingga Yang Hyun Suk, pemilik YG Entertainment, agensi tempat Bom bernaung angkat bicara. Lewat sebuah surat elektronik yang diunggah di blog resmi YG Entertainment, Yang Hyun Suk menjelaskan panjang lebar duduk permasalahannya, bahkan ia membuka masa lalu Park Bom, sebagai alasan mengonsumsi obat-obatan tersebut.

Yang Hyun Suk menuliskan ia sangat menyesal harus menceritakan masa lalu Bom kepada publik. Namun, semua pernyataan tersebut ia lakukan untuk memperbaiki nama Bom di mata Korean Netizen dan untuk menenangkan para BlackJack [fans 2NE1] yang menguatirkan keadaan Bom.

Bos salah satu agensi terbesar di Korea Selatan itu mengatakan bahwa Bom mengkonsumsi obat itu secara resmi. Bahkan di tahun 2010, pihak keluarga menyatakan kiriman tersebut legal karena menyertakan resep dokter dari sebuah rumahsakit di Amerika Serikat.

Meski harus mengecewakan banyak pihak, Yang Hyun Suk mengatakan bahwa saat remaja, Bom pernah memiliki trauma yang mendalam. Ia menjadi saksi hidup saat teman baiknya meninggal tiba-tiba saat melakukan pertandingan sepakbola. Meski terdengar aneh, jika perempuan terlibat pertandingan bola namun itu benar-benar terjadi.

bom 1
Park Bom

Beberapa orang kemudian mencari tahu kebenaran kata-kata Yang Hyun Suk. Ternyata di tahun 2000, tepatnya di New Hampton, memang ada seorang gadis yang masih berusia 14 tahun meninggal karena kecelakaan yang aneh saat pertandingan bola. Banyak pihak yang berasumsi bahwa kejadian itulah yang dialami Park Bom.

Karena kejadian itu, Bom membutuhkan perawatan psikis dan mengonsumsi Amphetamine untuk meredakan traumanya. Selama beberapa tahun, Bom terus mengonsumsi obat tersebut secara rutin.

Meski Yang Hyun Suk telah mengatakan hal tersebut, banyak yang masih meragukan kebenaran di balik penyelundupan obat tersebut. Hal ini tentu mengganggu bagi kelancaran karier Bom di industri hiburan Korea Selatan. Apalagi saat ini 2NE1 sedang menjalani tur dunia kedua mereka.

Isu ini berkembang sampai ke sebuah acara reality show yang dibintangi Bom, Roommate. Dalam acara tersebut, Bom tinggal bersama 10 artis Korea lainnya, berbagi rumah dan pengalaman bersama. Namun, semenjak Bom terkena isu penyelundupan obat terlarang, keeksisannya di acara Roommate dipertanyakan.

Setelah hampir satu bulan nasibnya di program Roommate dipertanyakan, akhirnya, pada Kamis 24 Juli 2014, beredar berita bahwa Park Bom resmi meninggalkan acara tersebut.

Baek Jung Ryeol, perwakilan dari Roommate telah memastikan mundurnya Bom. ”Benar bahwa ia telah meninggalkan acara ini,” ujarnya. Meski sedih, mungkin itu adalah keputusan yang terbaik untuk Park Bom. Bagi yang masih ingin menyaksikkan Park Bom, ia masih akan tampil di episode Roomate yang tayang pada 27 Juli 2014 ini.

Karena berita tersebut banyak komentar berdatangan dari para penggemar. Mereka berharap Bom dapat melewati berita negatif tentangnya dengan tetap berkarya. Bahwa mereka mendukung Bom untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi, dan percaya bahwa Bom dapat melakukan dan memutuskan hal yang terbaik untuknya, meski banyak pihak yang tak henti mencibirnya. Hingga saat ini, Park Bom sama sekali belum memberikan komentar mengenai pemberitaan yang beredar tentang dirinya. « [teks @nandiyanti | foto YG Entertainment]

SHARE