Teman Travel Marischka Prudence

0
234
Teman Travel Marischka Prudence
Marischka Prudence

Seperti apa teman travel impian Marischka Prudence?

Teman Travel Marischka Prudence
Marischka Prudence

Hobi dan pekerjaannya menjadi satu, dari sana ia punya banyak cerita yang dibaginya melalui laman marischkaprudence.blogspot.com. Yap benar dia adalah Marischka ‘Prue’ Prudence, traveler cantik yang jago menyelam.

Bila ingin tahu kisahnya yang bermula dari jurusan Seni Rupa ITB, dan akhirnya terjun ke dunia wisata, silakan baca lagi artikel “An-Absurd Journey of Marischka Prudence”.

Btw, saat kedatangannya waktu itu ke Ghiboo, ia pernah menceritakan teman seperjalanan seperti apa yang menurutnya sangat menyenangkan.

Gue sih nggak masalah sama orang yang nginep di tempat bagus, nyaman, dan bersih. Tapi kalau udah tahu kita traveling bakal tidak ada hotel yang bagus, tapi pas sampai sana ngeluh, itu bikin kesel aja,” begitu katanya.

Untuk mengenal lebih dalam seperti apa gaya bepergiannya, lanjutkan bacanya dalam Diz and Dat Prue di bawah ini.

liburan ke pantai or gunung?
Pantai! Sensasinya lebih menyenangkan. Kalau gunung kan lebih ke pengalaman spiritual, kalau pantai kita lebih senang-senang.

wisata bareng pacar or keluarga?
Pacar lah! Lebih bisa ke tempat-tempat yang lebih pelosok. Kalau sama keluarga ‘kan kita harus pikirin akomodasinya dan lain-lain. Kasihan juga kalau dibawa ke tempat yang rada ribet.

agen wisata or backpacker?
Backpacker! Lebih murah dan bisa atur waktu sendiri.

berenang di laut pakai bikini or hot pants?
Bikini! Lebih enak! ‘Kan kalau basah, tinggal naik ke kapal, berjemur sebentar, udah kering.

tersesat di hutan or terdampar di laut?
Hutan! Tingkat keselamatannya lebih tinggi sih.

bersih-bersih di kamar mandi umum or sungai?
Kamar mandi umum! Cewek sih soalnya. Kalau ketutup ‘kan enak. Private.

bila terdampar di pulau bareng kekasih or teman?
Kekasih! Romantis di hari ke-1,2,3, setelah itu berantem..[terbahak] Siapa yang nolongin kita?

saat traveling lebih pilih ketinggalan handphone or dompet?
Handphone! Kalau dompet, nggak bisa pulang. « [teks @bartno | foto @marischkaprue]

SHARE