Gaya Wisata Alexandra Asmasoebrata

0
305
Alexandra Asmasoebrata

Ia memilih wisata di kota besar ketimbang alam bebas

Alexandra AsmasoebrataBerbagai macam pilihan dan cara dilakukan sebelum akhirnya memilih sebuah destinasi wisata yang menjadi impian. Ada yang memilih melakukan perjalanan sendiri, ada yang memilih backpacker, ada yang  memilih wisata kuliner, serta masih banyak lagi pilihan untuk melakukan aktivitas liburan.

Namun hal berbeda dipilih pembalap muda Alexandra Asmasoebrata. Andra –begitu ia biasa disapa– mengaku lebih memilih melakukan wisata ke kota-kota besar di dunia.

I am a big city girl! Setelah melakukan berbagai macam jenis perjalanan, kayaknya aku yakin kalau lebih suka liburan di kota-kota besar ketimbang hanya menikmati pemandangan alam,” ujar putri dari pembalap senior Alex Asmasoebrata ini kepada Ghiboo beberapa waktu lalu.

Meski begitu, perempuan kelahiran  Jakarta, 23 Mei 1988 tak memungkiri beberapa kali melakukan liburan yang lebih dari sekadar menikmati pemandangan lampu kota serta wisata belanja.

“Aku pernah ke Eropa, keliling negara-negara kecil, lihat pemandangan alam. Lalu pernah juga wisata pantai ke Bali dan Lombok. Terus wisata adat dan budaya di Bali dan Bangkok.

“Ke Selandia Baru juga  udah pernah untuk lihat langsung hijaunya alam dan sapi-sapinya. Tapi kok kayak aku ngerasa biasa aja, nggak terlalu excited. Beda saat aku libur di Hong Kong misalnya, atau di New York, ‘gitu,” celoteh bintang iklan sebuah produk sampo dengan rambut hitamnya yang panjang.

Andra menjelaskan alasannya memilih kota besar di negara lain sebagai tujuan utama liburan ialah seperti mendapat sebuah paket komplet untuk melakukan berbagai hal yakni belanja, mencicipi kuliner, hingga mengunjungi monumen ataupun tempat-tempat ternama di kota tersebut.

Selain itu, pehobi berkuda ini juga memilih menginap di hotel ketimbang harus menyewa losmen seperti yang umumnya dilakukan para wisatawan asing. “Aku sering liburan sendiri. Tahun lalu aku ke New York sendirian. Aku pikir lebih aman aja kalau tinggal di hotel. Terus juga bisa minta informasi mulai dari kendaraan umum sampe tujuan wisata di sana.”

Pembalap yang pernah menghabiskan limit dua buah kartu kredit untuk berbelanja ini mengaku lebih menikmati transportasi umum ketimbang harus mengendarai kendaraan sewaan di suatu negara.

“Jujur aku nggak punya Surat Izin Mengemudi [SIM] internasional. Walaupun sebenarnya kita bisa pakai SIM Indonesia serta paspor untuk bawa kendaraan di negara lain, tapi aku lebih suka naik public transport karena aksesnya mudah terus enjoy aja selama di perjalanan ketemu dengan banyak orang,” tambahnya.

Di akhir obrolan, ada secercah harapan dari perempuan berusia 26 tahun ini untuk pemerintah agar lebih meningkatkan kualitas transportasi umum, sehingga para traveler kota besar sepertinya bisa lebih nyaman saat berada di Indonesia. « [teks @boyMALI | foto[email protected]]

SHARE