Kesempatan Kedua untuk Dia!

0
251

Pikirkan baik-baik sebelum mengambil keputusan

breakup[dropcap style=’square’]M[/dropcap]emiliki hubungan yang spesial dengannya membuat Anda sulit melupakan. Pada kenyataannya setelah mengambil keputusan berpisah, bayangan sang mantan kekasih masih saja menghantui. Hingga pada akhirnya Anda kembali lagi untuk menjalin komunikasi dengannya. Tapi sepertinya tidak semudah itu, perasaan pun tidak bisa dibohongi.

Pasangan Anda menyakiti Anda hingga akhirnya munculah kata-kata berpisah. Hal itu tidak akan terjadi jika ia tidak membuat kesalahan yang menyakiti hati Anda.

Tapi seiring berjalannya waktu, kenangan akan dirinya tidak semudah itu dilupakan. Banyak tempat-tempat yang mengingatkan Anda sampai pada suatu hari ia datang kembali pada Anda. Tentu saja perasaan itu timbul kembali karena kekasih Anda memberikan perhatian seperti dahulu.

Lalu, bagaimana jika ia meminta kembali pada Anda? Sebelum Anda mengambil keputusan yakinkan diri Anda seperti pertanyaan-pertanyaan berikut ini.

Tidak membuat kesalahan untuk kedua kalinya
Pikirkan ini baik-baik dengan hati dan otak Anda. Kembali berpikir akan apa kesalahan yang Anda lakukan padanya. Lalu cari tahu seberapa besar kesalahan yang ia perbuat dan apakah itu sungguh-sungguh berpengaruh pada hubungan Anda.

Putus dengan situasi seperti faktor waktu, jarak atau ketidaksetujuan orang tua justru memungkinkan hubungan Anda bahagia pada nantinya. Tetapi jika Anda pisah karena kemarahan antara Anda dengan dirinya, ini akan sulit untuk diselesaikan. Cinta akan kembali bersemi jika Anda memikirkan kebaikan apa yang telah ia perbuat pada Anda.

Apakah Anda memiliki rasa dendam?
Dendam memang dilarang bagi kehidupan ini karena benar-benar merusak hubungan antar sesama. Suatu sikap yang tidak baik adalah dendam apalagi terhadap hubungan percintaan. Jika ia membuat kesalahan pada Anda, pastikan bahwa Anda sudah memaafkannya.

Bicarakan baik-baik dengannya seperti menanyakan alasan mengapa ia membuat kesalahan tersebut. Jika sudah didiskusikan dengan baik dan Anda sudah memaafkannya, segera tinggalkan kisah buruk Anda lalu mulai kisah indah yang baru pada dirinya.

Apakah Anda melakukan ini untuk alasan yang tepat?
Sampingkan permasalahan Anda dengannya, lalu pikirkan lebih jauh mengapa Anda ingin ia ada kembali dihidup Anda. Bisa meredakan patah hati adalah suatu ajaib, maka dari itu yakinkan diri Anda kembali. Perhitungkan apa yang terbaik untuk Anda baik untuk sekarang dan di masa depan.

Pikirkan apa yang akan dibicarakan orang terdekat Anda jika kembali menjalin hubungan dengannya. Berikan alasan yang kuat pada diri Anda mengapa hubungan ini layak dipersatukan kembali.

Are you settling? [jujur!]
“Mengapa kita harus kembali? Aku tidak ingin sendiri,” jujurlah pada diri sendiri. Cobalah untuk jujur pada diri Anda akan perasaan terhadapnya. Jika Anda masih mencintainya, katakan yang sejujurnya pada dirinya. Apabila kembali menjalin suatu hubungan pilihlah yang benar-benar baik. Spending your time with someone you’re not into is never fun!

Apakah Anda begitu senang?
Anda senang saat mantan kekasih Anda memohon untuk kembali pada Anda. Akhirnya apa yang Anda rindukan kini akan kembali pada Anda. Tapi jika Anda ingin membuat suatu karya yang baik tentunya harus penuh dengan kesabaran.

Sama seperti hubungan percintaan Anda dengannya, as excited as you are remember to be patient! Untuk kembali menjalin suatu hubungan dengan nyaman, makan penuhi diri Anda dengan kesabaran dan ketenangan. Sabar dalam mengambil keputusan, tenang dalam segala permasalahan yang menjadi penyebab masalah dalam hubungan Anda. Pikirkan kembali sebelum bertindak. « [teks @shintriamylnia/dari teenvogue.com | foto dari berbagai sumber]

FriSex

SHARE